seperti apa

1.2K 128 30
                                        



Masalah akan terus datang pada mereka (manusia) yang masih diberikan kemampuan untuk menarik nafasnya meski sulit..



***"***



"jadi apa yang ingin kau katakan ?."


entah sudah berapa lama Yoon-Gi harus menahan keniatanya untuk tidak beranjak dari tahta sementaranya ini,


perlu kalian ketahui, Yoon-Gi kembali ke Rumah Sakit bukan untuk diseret paksa oleh bocah tak tau diri ini melainkan untuk menemui Suran yang sebelumnya menelfon Yoon-Gi saat tengah menemati Jimin melakukan Hipnoterapi.

Pemuda berusia dua puluh lima tahun dengan kemeja biru baby bluenya tengah kesal setengah mati tentu saja, sedang lawan bicaranya seakan tidak peka atau malah justru sengaja tak perduli pada face angel of the deathnya yang bahkan lebih menyeramkan dari seekor singa yang lapar.


srekkk !


"tunggu !."


sumpah demi boneka kumamon yang setiap hari selalu ia peluk dalam tidur, rasanya Yoon-gi ingin sekali menyuntik mati teman adiknya yang menahan langkahnya dengan wajah iba bak kucing jalanan yang minta di pungut.


Begitu menggemaskan untuk orang lain namun begitu menjijikan untuk Yoon-Gi.


Brengsek !


Dokter muda berparas menawan dengan kepribadian yang dikenal ramah oleh rekan sejawat dan juga pasiennya ini sebetulnya enggan jika harus bercengkerama dengan remaja yang selalu mendapat tatapan tak suka darinya semenjak Park Yoon-Gi mengetahui satu fakta tentang bocah itu.

jika bukan menyangkut Namjoon, jangan harap Yoon-gi mau diseret dengan tidak elitnya seperti tadi oleh remaja menyebalkan bernama Kim Jungkook ataupun orang lain layaknya kambing yang hendak di kurbankan.


BUGH !!!!


"apa kau tahu ?, kau membuang 5 menit waktu berhargaku bocah !." sarkas Yoon-gi yang kembali meletakan bokongnya dengan perasaan dongkol juga tak nyaman.

Bukan Yoon-Gi tak suka menebar keramahan pada teman-teman Jimin melainkan karna yang menjadi teman Jimin adalah Jungkook, maka dari itu Yoon-Gi enggan. Jangankan bercengkerama, jika diberikan kebetulan untuk bertemu Junkook saja rasanya Yoon-Gi seakan ketiban sial.


Apakah Yoon-Gi membenci Jungkook ? Jawabannya tentu saja,Tidak !


Yoon-Gi tidak bohong, tidak ada rasa benci untuk remaja yang saat ini duduk berseberangan dengannya,

hanya saja setiap melihat Jungkook, bayangan akan bagaimana Namjoon dulu diperlakukan tak adil terlintas begitu saja seakan mengolok dokter dengan senyum eye smilenya bahwa, betapa dirinya sangat terlambat menolong Namjoon pada masa itu.

oleh karena itu Yoon-Gi sangat ingin menjauhkan eksistensi Keluarga Kim dalam bentuk apapun dari setiap helaan nafas NamJoon termasuk menjauhkan adik kandung satu-satunya Namjoon yaitu Kim Jungkook.

My Son Our Brother [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang