14.

3.4K 278 19
                                        

Brace myself for the goodbye
Cause its all i've ever known oh
And you took me by surprise
You said "i'll never leave you alone"

And said "i remember how it felt sitting by the water, and everytime i look at you its like a first time"
I fell in love with a careless-man, careful daughter
"She is the best thing, that's ever been mine" - Mine by Taylor Swift




















(Suho's pov)
"Tuan Kim Suho?" Gue disapa dua polisi dan gue hanya mengangguk.
"Silakan ikut saya menuju ruangan detektif Ha Jung Woon. Mari..." gue hanya mengekori satu polisi yang gue liat tadi di name tag nya adalah Jung Tae Il.

Gue memasuki ruangan berkubikel banyak. Sampe si polisi jung tae il itu menyuruh gue duduk.
Ada si irene disitu, dijagain sama 2 polisi lain.
"Tuan kim suho, benar?" Tanya detektif ha jung woon.
"Kim junmyeon, suho hanya panggilan aja." Kata gue yang membenarkan nama gue. Memang bener nama gue kim junmyeon. Gue pun juga ngeliat semua akte gue atau ktp dsb bahwa nama gue kim junmyeon.
Mama yang ngasih tau.
"Oke, tuan junmyeon. Katanya anda memiliki bukti bahwa nona bae irene ini terlibat dalam percobaan pembunuhan, benar?" Gue mengangguk dan menyodorkan rekaman suara yang gue rekam waktu gue berantem di apart irene.
"Baik, saya akan mendengarkannya disini. Dan nona irene harus menjawab pertanyaan saya secara baik dan jujur." Irene menatap gue malas dan gue hanya menyeringai kecil.
Gotcha, lil' devil!

[Skip]
Setelah 15 pertanyaan diajuin ke gue dan irene, irene resmi dipenjara.
Gue bahagia gak ketulungan.
"Terimakasih atas kerjasamanya, tuan junmyeon. Saya cukup kaget bahwa anak dari tuan bae lucas melakukan tindakan tidak terpuji seperti itu. Tadi  anak buah saya tae il sudah menelpon tuan lucas dan dia nampak kaget dengan itu. Dia meminta anaknya tetap dipenjara dan tidka terekspos media." Kata detektif dan gue hanya mengangguk.
"Baiklah, saya akan kembali ke kantor. Permisi." Detektif itu mengangguk dan gue cus balik ke kantor.

Drtttt drtttt

Line

Junki Hyung : eiii
Junki Hyung : gue tau dimana hana berada
Junki Hyung : dia kerja dibutik langganan taeyeon
Junki Hyung : besok dia ada rencana untuk mengajak anak kalian jalan jalan
Junki Hyung : gue harap lo bisa menemui dia dan meminta maaf
Junki Hyung : kemungkinan dia kayaknya ke sungai han

Kim Junmyeon : ok hyung gomawo
Read

Gue harap, gue bener bener dimaafin sama hana.
Gue bahkan merasa malu sama diri gue sekarang.
Gue inget betul awal gue ketemu sama dia.
Gue yang bilang waktu itu gamau bawa mobil karna dia bukan orang terdekat gue, makanya gue ajak naik motor.
Bahkan seharusnya posisi irene saat itu adalah, milik istri gue sendiri.
Entah kalo inget yang lalu gue pengen nangis dan menghajar diri gue sendiri.
I'm such a fool.

(Hana's pov)
"Da Reum eonnie!!!!" Gue menoleh dan itu krystal, mantan pacar jongin.
"Annyeong. Mau jahit ya?" Tanya dareum eonnie pekerja seperti gue.
"Iya." Kata krystal dan gue menghampiri krystal.
"Ital?" Sapa gue dan dia kaget banget liat gue.
"Omo! Nyonya kim! Kenapa disini? Kan anda kerja di---"
"Udah berhenti saya. Saya kerja disini." Kata gue dan krystal merasa engga enak dengan gue.
"Mau kopi? Saya traktir nyonya..." kata krystal.
"Hmm apa gapapa dareum eonnie?" Tanya gue dan dareum eonnie tersenyum.
"Gwenchanna.. kamu udah kerja full time setiap hari. Aku tau kamu capek. Sana fresh kan otakmu." Gue berterimakasih dan pergi dari tempat kerja kekedai kopi seberang.

Krystal memesan 2 caramel macchiato.
Itu kesukaan jun, waktu kuliah.
Dan memang gue juga suka.
"Nyonya kenapa berenti? Apa gaji ga besar?" Tanya krystal.
"Saya cuma mau kasih ruang aja buat jun. Dia mulai ingat kayaknya." Kata gue.
"Lalu? Kenapa? Kan bagus.." kata krystal.
"Hmm saya belom siap aja. Its been 5 years, since we've spoken last." Kata gue dan menyesap minuman gue.
"Sulit ya? Saya paham kok nyonya." Kata krystal.
"Irene sudah dipenjara, kamu tau?" Tanya gue dan krystal hampir kesedak karna omongan gue.

"OMO! JINJJA?! AIGOOOO...." kata krystal.
"Junki oppa yang kasih tau. Dia penyebab jun kecelakaan. Dia terobsesi sama jun." Kata gue dan menyesap kembali kopi gue.
"Saya udah duga dari awal sama jongin. Karna memang gak beres dari awal. Semuanya." Kata krystal.
"Kamu masih sama jongin?" Dia mengangguk.
"Backstreet. Karna takut bos marah lagi." Gue tertawa pelan.
"Kalian lucu, kayak anak SMA aja." Kata gue dan krystal ketawa.
"Aku juga gamau kayak gitu. Tapi ya gimana lagi kan?" Gue mengangguk dan setelah itu membicarakan random things.

(Suho's pov)
Udah jam 7 malem, gue berencana dateng ke apart milik hana sama anak gue.
Ya, gue udah yakin itu anak gue. Karna, mama udah nunjukin ke gue foto waktu hana dan gue menggendong bayi.
Bayinya pun mirip sama liya.

Pas gue sampe, gue masuk kedalam dan mencari yang milik hana.
Gue ketok ketok namun yang keluar anak muda seumuran anak kuliah

"Cari siapa tuan?" Tanya anak perempuan itu.
"Ah... saya cari kim hana. Dia tinggal disini. Saya harap ga salah apartment---"
"Pemilik yg dulu sudah pindah sejak 3 bulan lalu. Tapi saya gatau dia pindah kemana. Maaf tuan saya harus melanjutkan tugas kuliah---"
"Ah maaf mengganggu. Jeongmal khansamnida." Gue udah hopeless parah.
Dia pindah kemana ya?
Aishhhhh.....
Gue takut mereka tinggal ditempat yang jauh dari kata layak... gue takut mereka kenapa kenapa...

(Sunbin's pov)
Gue baru kelar kerja. Shift gue berakhir jam 9 malam. Gue dapat shift dari jam 3 sore sampe jam 9 malam.
"Sunbin-yaaa... kamu dicari orang!" Aishh suara henry oppa berisik banget.
Cocok deh dia jadi member boyband korea.
"Ara.... ara.... gausah teriak lagi, oke oppa? Arajji?"
"Kalo ga diteriakin kamu ga denger bin. Sana...." gue didorong sampe gue akhirnya melihat mobil yang ga asing sama gue.
























































































































" gue didorong sampe gue akhirnya melihat mobil yang ga asing sama gue

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Mau makan ramyeon bareng?"

Omo, jantung gue udah gak kuat.
Someone call the doctor, please.

Forgotten x Suho [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang