2

5.7K 433 16
                                        

3 hari kemudian.

Mina sedikit demi sedikit mulai mengerjapkan kedua mata cokelat terangnya menyesuaikan cahaya yang ditangkap oleh kedua netranya. Ia mengedarkan pandangannya menelisik seluruh ruangan yang berdesain putih. Rumah sakit.

"Kau sudah bangun?"

Mina mengedarkan pandangannya kearah laki-laki yang berdiri disamping kirinya. Namun, kedua mata Mina membulat sempurna.

"K-k-kauhh--"

Ucap Mina tak bisa mengatur ucapannya.

Laki-laki itu tersenyum dan mendekatkan wajahnya kewajah Mina.

"Apa kau bisa melihatku?"

Mina mengernyitkan dahinya bingung dengan pertanyaan laki-laki didepannya ini.

CEKLEK

"MINAAA"

Teriak laki-laki yang baru masuk kekamar inap Mina dan langsung memeluk dirinya. Mina membulatkan kedua matanya ketika dengan mudahnya laki-laki yang baru masuk tersebut menembus tubuh laki-laki yang berbicara dengannya tadi.

Mina menatap kearah laki-laki tersebut. Laki-laki itu tersenyum, lalu kemudian menghilang entah kemana.

"Hiks... hikss..."

Mina menangis sekencang mungkin. Laki-laki yang memeluknya langsung melepas pelukannya dan menatap kearahnya dengan ekspresi khawatir.

"K-kenapa Mina? Ada yang sakit? M-maafkan aku"

Mina menggelengkan kepalanya pelan menanggapi ocehan khawatir laki-laki dihadapannya saat ini.

"Hikss... aku takut kak"

Tangis Mina semakin menjadi.

"Takut kenapa hm?" Tanya laki-laki itu kurang mengerti.

"Hiks... ada hantu tadi kak Eunhyukkk"

Eunhyuk membulatkan kedua mata sipitnya dan langsung mengedarkan pandangannya kesekeliling.

"Kau bercanda? Tidak mungkin"

"Ihhh.. beneran" tangis Mina tersedu-sedu.

Eunhyuk mengusap bagian lehernya dan mulai merasa merinding saat ini.

"Hikss... akhhh sakit" lenguh Mina tiba-tiba memegang kepalanya yang sakit.

"M-mina, kenapa hm?" Tanya Eunhyuk panik.

Mina memegang kepalanya erat hingga sedikit membuat perban dikepalanya hampir terlepas.
"Akh.. sakit kak"

"T-tunggu ya, kakak panggil dokter"

⚋⚋

"Bagaimana keadaan adik saya dok?"

Eunhyuk tampak penasaran dengan sang dokter setelah memeriksa seluruh badan sang adik. Takut-takut ada hal yang tidak diinginkan.

Sang dokter yang mempunyai name tag Yunho itu beralih menatap Eunhyuk.

"Tidak apa, hanya terkejut saja karena Mina koma selama 3 hari yang membuat otak dan organ tubuhnya tak berjalan dengan alami. Dan.. untuk kedepannya nanti Mina harus menggunakan tongkat atau kursi roda dikarenakan kemungkinan luka didaerah pinggul dan pahanya akan lama sembuh, banyak-banyak istirahat saja agar cepat sem---"

"Dokter" potong Mina dengan raut wajah serius.

"Anda yakin? Saya baik-baik saja? Maksud saya... saya melihat hal-hal aneh dok"

Yunho mengernyitkan dahinya bingung lalu menatap Eunhyuk sekilas dan kembali menatap Mina sang pasien.

"Saya.. melihat hantu dok" tambah Mina pelan dengan kedua matanya yang bergerak kesana kemari.

Yunho tersenyum menatap Mina.
"Mungkin hanya halusinasi saja"

"T-tapi dok--"

"Sudahlah. Terimakasih dok atas bantuannya" potong Eunhyuk lalu beralih menatap Yunho, kemudian membungkukkan badannya hormat.

"Sudah kewajiban saya" jawab Yunho setelah membalas bungkukkan Eunhyuk.

"Kalau begitu. Saya permisi, cepat sembuh Mina"

Yunho berlalu keluar dari ruang inap nomor 13 tersebut.

"Kak" panggil Mina.

"Hm?" Jawab Eunhyuk.

Mina memegang tangan kiri sang kakak dengan erat. Eunhyuk bisa melihat secercah ketakutan dikedua mata cokelat terang sang adik.

"Aku takut kak" tutur Mina pelan.

Eunhyuk tersenyum kemudian menggenggam tangan mungil sang adik dengan kedua tangannya.

"Kan ada aku disini. Jangan takut"

Mina menatap Eunhyuk dengan raut sendunya.

"Jangan sedih"

Suara itu...

Mina membulatkan kedua matanya ketika melihat sosok hantu laki-laki itu disamping kakaknya.

Eunhyuk yang melihat reaksi aneh sang adik mulai mengibas-ngibaskan tangan kirinya didepan wajahnya.

"Mina.. kau kenapa?"

"Dia..."

Eunhyuk mengernyitkan dahinya ketika sang adik tak mengedipkan kedua matanya dan pandangannya terlihat melihat sesuatu yang ada disamping dirinya.

"Kau melihat apa Mina?" Tanya Eunhyuk.

"Aku butuh bantuanmu" tutur hantu laki-laki itu.

Mina mengernyitkan dahinya bingung.

"A-apa yang kau mau?" Takut Mina.

"Hey, kau bicara dengan siapa?" Tanya Eunhyuk kebingungan.

"Dia... yang ada disampingmu"

HANTU TAMPAN ?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang