[BEBERAPA BAGIAN DI HAPUS]
Agatha joy davine tidak menyangka akan ikut terseret ke hidup taehyung brameswara yang merupakan bosnya.
Hubungan professional antara mereka berubah menjadi menjengkelkan ketika joy tahu rahasia bosnya.
Sampai ke titik dim...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gue lihat dia berdiri dihadapan gue dengan wajah yang terlihat lelah. Enggak, gue gak kasihan liat wajah dia dan kak wendy yang sejak tadi milih di sini bareng gue natap taehyung galak. Gue malah santai seperti biasa seolah-olah gak ada yang terjadi. Gue ambil tas dia dan bantu taehyung lepasin jas nya. Gue tetap melayani suami gue dengan baik bahkan gue bantuin taehyung lepas kaos kaki dia seperti biasanya.
"Kamu udah makan?" Gue nanya sama dia yang berusaha tersenyum sama gue.
"Belum, aku buru-buru pulang karena kangen sama keanu" jawab taehyung dan gue jalan kedapur setelah naruh barang-barang taehyung buat masakin dia makanan. Kak wendy milih diam dan belum ngomong sampai dia akhirnya buka suara.
"Lo beneran bego ya? Kok lo masih bisa baik sama si taeayam sih?!" Kak wendy mulai protes dan gue cuman senyum. Gak tahu gue harus ngapain lagi dan ngomong apa sama taehyung saat dia masih dalam keadaan berduka gini.
"Gue gak mau bahas apapun dulu kak" jawab gue.
Gue lanjutin masak dan kak wendy tetap bantuin gue walaupun dia ngomel sendiri. Gue tahu kok kalo gue berusaha kuat saat ini dan gue tetap berusaha menjalankan kewajiban gue sebagai seorang istri tanpa perlu membicarakan apapun sama taehyung kali ini kecuali kalo terpaksa. Taehyung masih merasa bersalah sama ellen dan gue bakalan nunggu sampai dia lepas dari rasa bersalah itu.
"Tae, aku udah selesai masak" kata gue sama taehyung yang lagi gendong keanu dan gue mendekat ambil keanu dari gendongan dia. Taehyung senyum sama gue dan cium dahi gue singkat sebelum dia jalan keluar ke meja makan.
"Keanu, maafin mommy sayang. Mommy gak bisa menjaga kamu lebih lama lagi" bisik gue sama keanu yang lagi tidur. Gue naruh keanu ke box bayi habis itu ikut nyusulin taehyung sama kak wendy yang kelihatan gak bisa natap taehyung dengan pandangan biasa aja. Kak wendy natap taehyung dengan pandangan sinis tapi taehyung sepertinya gak peduli dengan cara kak wendy natap dia.
"Joy, ayo makan dan habis ini lo harus ngomong sama nih orang!" Kata kak wendy waktu liat gue mendekat. Kami bertiga makan dengan keheningan. Gak ada yang mau buka suara dan taehyung kelihatan sibuk dengan pemikirannya sendiri. Dia disini tapi hatinya gak disini sama dia. Hatinya udah pergi sama ellen dan gue selalu bersikap menyedihkan.
Semuanya menyedihkan. Baik gue dan dia belum saling mencintai. Taehyung tidak mencintai gue dan gue mungkin cinta sama dia. Kami udah selesai makan dan saat ini di ruang tamu. Kak wendy mau bicara sama taehyung dan gue juga gak tahu kenapa gue ikut dalam pembicaraan mereka yang udah memanas padahal tadi mereka masih santai sampai kak wendy nyebutin nama ellen dan bikin taehyung kelihatan nahan emosi mungkin dia bakalan pukulin kak wendy kalo kak wendy bukan cewek.
"Gue gak tahu lo bisa nyeret joy kedalam pernikahan bohongan ini. Lepasin joy dan biarin dia hidup bebas tae" kata kak wendy.
"Gue gak bisa" balas taehyung tanpa tenaga. Suaranya kecil sampai gue gak bisa denger.