44 : eyes, heart and memory

1.4K 219 17
                                        

🎵 Paul Kim-Traffic light

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

🎵 Paul Kim-Traffic light

"Kita cuman nikah dan habis itu kita cerai"

"Aku gak mau nikah sama kamu"

"Sampai kapan? Sampai kapan kamu kurung aku dalam pernikahan sialan ini?"

"Aku emang gak cinta sama kamu tapi aku gak bisa lepasin kamu"

"Kamu mau ceraikan? Aku kasih yang kamu mau wanita bego"

Cuman percakapan samar yang terpotong yang bisa gue dengar. Gue gak tahu apa yang terjadi dan gue gak bisa menjelaskan semuanya secara jelas. Mimpi ini balik lagi seakan mau ngasih tahu gue sesuatu yang gue gak ingat sedikitpun. Pria itu, gue gak bisa lihat wajahnya dengan jelas cuman matanya yang bisa gue lihat dan detik selanjutnya dia ngelempar barang-barang sampai dia gak sadar pecahan kacanya mengenai tangan wanita yang duduk di lantai. Wanita itu nunduk sampai gue gak lihat wajah dia. Dia nangis dan tapi pria kejam itu tetap gak peduli. Dia hanya menatap kosong dan gue bisa tahu dari tatapannya kalo dia gak nyesal udah nyakitin wanita itu.

Gue bangun dan hapus air mata gue. Mimpi itu menyakitkan seakan-akan gue yang mengalami nya. Sangat menyakitkan dan tikam hati gue. Semenjak pertemuan gue dengan pria yang bikin gue nangis, malamnya gue selalu mimpi dan keulang-ulang di kejadian yang sama. Gue merasa sangat kehilangan ketika bangun tapi gak tahu apa yang hilang. Kadang gue bangun tengah malam dan nangis tanpa tahu karena alasan apa dan tangisin siapa. Kadang gue juga merasa merindukan seseorang tapi gue gak ingat siapa orang itu. Gue gak ingat siapa orang yang gue rindukan bahkan ingatan gue tentang pria itu hanya ingatan samar-samar yang membuat hari gue semakin buruk.

Entahlah, rasanya sangat sakit dan gue bahkan bisa sesak napas mikirinnya. Gak ada yang bisa gue ingat tentang sosok pria di mimpi gue karena pikiran gue menolak menginggatnya. Gue bukannya gak berusaha bahkan gue datang ke psikiater dan nanya apa yang terjadi sama gue tapi kak angga hanya ngasih gue obat penenang yang bahkan gak ada gunanya walaupun gue minum. Obat itu hanya menenangkan gue tapi gak pernah bisa menghilangkan mimpi gue tentang pria itu.

Siapa dia? kenapa saat gue melihat matanya gue selalu merasa sedih tapi gue gak bisa ingat dengan jelas wajahnya. Gue bahkan gak ingat tentang diri gue yang dulu. Rasanya sesak dan gak terhitung berapa kali gue memaki diri gue sendiri yang gak bisa lupain sosok pria yang gak pernah gue kenali itu. Ada apa dengan gue dan apa hubungan gue sama sosok pria yang berada di mimpi gue itu. Mama gue bahkan gak pernah membahas tentang masa lalu gue. Mereka seakan menutupin masa lalu gue dan gak akan mau buka mulut.

Gue bisa gila kalo lama-lama gini. Apa yang gak seharusnya gue lupakan. Apa yang gak harusnya gue ingat itu? Kenapa pikiran gue menolak untuk menginggat sosok pria dimimpi gue. Mimpi itu menyakitkan dan terus berulang setiap malamnya bagai ingatan menyakitkan yang bisa membuat hati gue sakit tanpa ampun. Gue gak bisa hidup dengan tenang sebelum gue mencari tahu tentang mimpi itu dan mencari tahu tentang masa lalu gue supaya gue bisa kembali hidup normal lagi.

Jika saja gue bisa memaksakan ingatan gue kembali. Jika saja hal itu bisa. gue bakalan berusaha tapi semakin gue mencoba menginggatnya semakin gue gak bisa menginggat tentang seseorang itu dan kepala gue bakalan sakit jika gue memaksa ingatan yang seharusnya gue lupakan. Alam bawah sadar gue seakan kirim sinyal bahaya dan gue akan kesakitan jika memaksa semuanya. Gue gak nyangka pertemuan gue dengan pria itu akan membuat rasa sesak di hati yang sangat menyakitkan.

"Hiks, apa yang gak seharusnya lo lupain athala?" Gue nangis karena perasaan gue sulit di artikan. Gue capek sama semua mimpi yang gue gak tahu apa itu. Rasanya menyakitkan, sangat menyakitkan.

 Rasanya menyakitkan, sangat menyakitkan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kenapa gue bisa lupa? Apa itu. Gue gak bisa terus gini! Gue harus ingat semua masa lalu yang mungkin ada hubungannya sama mimpi gue" gue yakinin diri gue sendiri bahwa gue bisa menginggatnya walaupun gue harus mengorbannya banyak hal.

_

Gue bangun lebih awal hari ini karena memang semalam gue gak bisa tidur lagi. Udah berhari-hari gue gak bisa tidur dan pagi ini gue bakalan ketemu sama psikiater gue. Mama gue kelihatan sibuk atur meja makan dan bang ceye juga di rumah pagi ini. Mama liatin gue yang tumben rapi.

"Kamu mau kemana?" Mama nanya sama gue dan gue senyum ke arah mama gue.

"Athala mau ketemu bang angga" balas gue dan mama natap gue gak suka karena sebut-sebut bang angga atau yang lebih di kenal dengan nama rangga abimanyu.

"Mama udah bilang sama angga buat gak bantuin kamu. Kamu gak perlu ingat apapun athala! Beberapa hari ini mama gak tenang karena kamu makin beda. Mama pengen kamu lupa masa lalu itu dan hidup normal. Sebaiknya sesuatu itu gak usah di ingat karena bakalan nyakitin kamu pada akhirnya" mama mulai ngomel sama gue. Dia yang paling gak setuju gue konsultasi sama bang angga soal balikin ingatan gue yang emang sulit atau bisa dikatakan gak bisa.

"Eyang, taeoh mau ayam" kata anak bang kai dan bang kai suruh gue pergi sebelum mama gue ngomel lagi.

"Kamu jangan lama nanti siang kan nikahan abang" bang ceye ikut bicara. Dia kelihatan santai dan gak pernah ngelarang gue lagi mungkin karena lamarannya di terima sama kak wendy jadi dia gak terlalu mau ngurusin gue.

"Iya bang" jawab gue setelah itu gue nungguin taksi yang bakalan antar gue nanti ke tempat bang angga.

"Lo gak akan ingat masa lalu itu kalo lo nolak athala dan gue gak bisa bantuin lo selain ngasih lo obat penenang" kata bang angga ke gue. Gue udah di ruangan bang angga yang natapin gue dengan tatapan menyesal.

"Tolongin gue bang, gue udah gak sanggup alamin mimpi yang seakan-akan menghantui gue setiap malam" gue minta tolong dengan sangat sama bang angga yang menggeleng.

"Gue gak bisa bantuin lo. Gue cuman bisa nya ngasih lo nasehat. Daniel sama abang lo bakalan marah besar kalo dia tahu gue bantuin lo athala" bang angga itu sepupu nya niel dan dia selalu ikutin kata-kata daniel. Gue gak bisa terus gini, gue gak mau jadi orang gila karena mimpi gue yang gak jelas itu.

"Bang, gue mohon. Gue gak bisa hidup dengan semua mimpi itu. Gue pengen ingat apa yang terjadi sama gue sebelum kecelakaan itu dan mungkin saat gue ingat. Gue bisa tahu jawabannya. Gue bisa tahu kenapa pria itu natapin gue dengan sedih seolah-olah dia kehilangan sesuatu"

gak pernah sekalipun gue minta tolong sama bang angga yang ternyata tetap gak mau nolongin gue sedikitpun malahan dia minta maaf dan bilang kalo dia butuh waktu buat mikirin semuanya. Gue keluar dari ruangan bang angga. Perasaan gue kerasa kosong dan apa hubungan niel dan keluarga gue sama masa lalu gue yang gue tahu jelas kalo mereka emang gak mau gue ingat apapun tentang masa lalu itu. Masa lalu yang gue pengen ingat tapi seakan menolak buat di kembaliin sama memory gue.

[COMPLETE] The boss that sucks | VJOYCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang