15. Restu

495 67 19
                                    

Hari ini seperti biasa Eunbi datang ke rumah Hoseok, membangunkan Jiwoo, membantu mempersiapkan sarapan dan mengatar Jiwoo ke sekolah.

Di dalam mobil seperti biasa Jiwoo dan Eunbi sedang mengobrol ria " Eonni (kakak), boleh aku minta bantuan?" Tanya Jiwoo dengan mata berbinar. Dengan ekspresi seperti itu mana mungkin Eunbi bisa menolak, ahh kan jika pun Jiwoo langsung meminta pasti Eunbi akan berusaha untuk melakukannya tanpa Jiwoo harus memohon.

Eunbi tersenyum hangat "Tentu saja, Jiwoo-ya. Katakan saja kau mau apa?" Jiwoo kemudian bersorak kegirangan "Jinjjayo (sungguh)?" Tanya Jiwoo kembali memastikan dan Eunbi pun mengangguk ria. "Kalau begitu nanti sore Eonni temani aku ya." Ucap Jiwoo kembali. Eunbi kemudian mengangguk dan berkata "Siap...jiwoo-ya."
Tak ada rasa curiga sedikitpun di benak Eunbi sejujurnya ia penasaran akan pergi ke mana, tapi Eunbi enggan untuk menanyakannya karena Eunbi pikir mungkin Jiwoo sedang ingin belanja.

***

Saat ini Eunbi dan Jiwoo sedang ada di mall. Jiwoo sedang memilih-milih dress yang sangat cantik dan tentu harganya juga wow. Sedangkan Eunbi hanya diam sambil melihat-lihat, sejujurnya ada rasa ingin memiliki namun Eunbi sadar bahwa kebutuhannya lebih penting dibanding untuk memuaskan egonya saja. Setelah cukup lama pilihan Jiwoo pun jatuh pada 3 buah dress dengan warna berbeda.

Eunbi sangat terkejut ketika Jiwoo menyodorkan dress pilihannya kepadanya. "Cobalah Eonni (kakak)." Seru Jiwoo. "Eogh...kok aku, kan aku tidak ingin beli Jiwoo-ya." Sanggah Eunbi. "Ayolah Eonni, kau sudah berjanji membantuku. Sekarang bantulah aku dengan cara Eonni mencoba dress ini." Jelas Jiwoo. Eunbi kemudian hanya mengguk pasrah.

Eunbi keluar dengan dress pertama berwarna merah marun

Eunbi keluar dengan dress pertama berwarna merah marun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Tidak cocok." Komentar dari Jiwoo yang disertai gelengan kepala. Eunbi pun masuk kembali keruang ganti dengan muka masih bingung sebenarnya bantuan seperti apa yang Jiwoo inginkan.

Beberapa menit kemudian Eunbi kembali keluar dengan dress berwana hitam

Beberapa menit kemudian Eunbi kembali keluar dengan dress berwana hitam

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Bagus sih, tapi masih kurang cocok. Warnanya terlalu gelap untuk Eonni hehheheh.... ganti lagi ya." Ucap Jiwoo yang mendapat dengusan dari Eunbi. "Jiwoo-ya sebenarnya kau mau Eonni untuk membantu apa hah?" Akhirnya pertayaan itupun lolos keluar dari mulut Eunbi yang sudah sangat penasaran. "Mian (maaf)...hehhhe, nanti Eonni juga akan tau." Jawab Jiwoo dengan cengirannya. Dengan hembusan nafas pasrah Eunbi kembali ke ruang ganti.

Setelah beberapa menit Eunbi pun keluar.
"wow... daebak, Eonni kau sangat cantik." Puji Jiwoo. Kita ambil yang ini.
Setelah itu, meraka kembali ke rumah. Jiwoo segera menarik Eunbi menuju kamarnya.

Di dalam kamar Jiwoo yang luas dan indah Eunbi makin dibuat bingung "Kau mau apa Jiwoo-ya?" Tanya Eunbi. "Aku ingin mendandanimu Eonni." Jawab Jiwoo dengan senyum manisnya. "Mwo? Untuk apa?" Tanya Eunbi kaget. "Tentu saja untuk prgi bersama Oppa ku ke perta pernikahan mantannya. Eonni aku mohon bantu Oppa ku, ia begitu bodoh dalam urusan seperti ini, jika Oppa pergi sendiri ke sana pasti mantanya akan tersenyum kemenangan karena menganggap Oppa ku tidak bisa move on darinya, ihh aku sungguh tak rela jika itu terjadi. Oppa ku pantas mendapatkan yeoja (perempuan) yang 1000 kali lebih baik dari dia. Eonni aku percaya padamu, aku sangat berharap kau memiliki perasaan pada Oppa ku. Hhehhe." Kalimat terakhir dari Jiwoo membuat Eunbi tersentak, entah kenapa hal itu membuat hati Eunbi mencelos bahagia, seakan ia telah mendapat restu tapi di sisi lain Eunbi masih bingung apa ini yang dinamakan jatuh cinta? Apa sungguh ia menyukai Hoseok? Dan terus pertanyaan baru bermunculan kembali di pikirannya.

Melihat Eunbi yang masih syok dengan perkataan Jiwoo, tanpa banyak pikir panjang Jiwoo sudah mulai membersihkan wajah Eunbi, Eunbi yang sadar akhirnya hanya pasrah. Jiwoo memulai bakat meriasnya, sungguh teknik make-up Jiwoo tak kalah hebat dan mahir dengan teknik salon-salon terkenal.

***
Author mau curhat nih...
Jujur author sedih banget...  Karena sepi vote and comment 😭😭😭
Padahal aku udah usaha buat Up tiap hari lho

Aku mohon dukungannya dong guys

Aku tetep bakalan selesaiin cerita ini kok

Hemmm tolong vote and comment nya ya guys 🙏🙏🙏

Because Of You [SinHope]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang