"paaak, bisa aja.."
sissy pun keluar dari pekerjaan nya dengan membawa kepercayaan suat brand nya akan lebih dikenal..
suatu saat ketika ia harus datang ke acara midnight dan bazar besar dikampusnya, sissy menyisihkan beberapa baju tak dipakai miliknya untuk dijual dengan harga 50% di lapak milik nya dan tiga temannya, anto, poppy dan jihan
karna ada jedah waktu dua hari, cukup sehari untuk sissy mencari baju untuk acara itu..
ia sengaja tak memakai baju dari butiknya karna pasti baju bazar yang dikumpulkannya bersama tiga temannya takkan laku..sissy memilih membeli baju baru kebutik lainnya..
bernama "istana mini""ada yang bisa saya bantu?"
"tanya pelayan"
"em.. saya mau cari untuk acara midnight dan bazar untuk kampus bisa minta rekomen?" tanya sissy
sementara pelayan mencari rekomendasi untuk sissy..
sissy merasakan ada yang ganjal dari butik ituia berjalan mengelilingi satu persatu ruang ganti disana, ia merasakan sesuatu yang aneh dibutik ini
ruri stevano gahanza, seorang pemilik butik itu, melihat ada yang aneh dari pengunjungnya satu ini
"ehmm simpan di lacimu" ucap ruri kepada karyawannya
ruri mendekati arah sissy yang dusuk di kursi depan salah satu ruang ganti dimana ruangan itu paling sering bermasalah..
sissy terlihat duduk..
memejamkam kedua mata dengan tangan keatas seperti doa karna memang sedang berdoa. (hehe lawak)ruri memperhatikan sissy disana namun ia melihat yang membuatnya tak percaya.. dimana yang terlihat, pintu itu mebuka menutup dengan sendirinya tanpa suara dan geprakan atau bantingan
sissy pun membuka kedua matanya dengan cepat lalu berdiri
terlihat ia menarik nafas dan mulai berjalan menuju tempat baju yang ia pilih tadi bersama pelayan disana..
ruri berpura pura mencari baju bagian dekat dengan ruang gantiruri memang sengaja tak menyapa maupun menegur dan sebagainya, ia penasaran dengan yang dilakukan oleh sissy
ia menuju ruangannya dan melihat kearah cctv disananum tak menemukan apapun, anehnya di video yang diambil dari record cctv semua sama sekali tak bergerak sedikitpun, pintu yang ia lihat tadi saat menutup dan membuka sendiri beberapa kali tak terlihat bergerak di record
ruri menuju kearah pelayan yang melayani sissy..
"pelayan.. orang yang tadi, pakai baju navy jadi beli?"
"jadi pak, baru saja keluar.. dan memesan baju pink fanta.."
ruri berlari kearah keluar melihat sissy, tak lama sissy menoleh kearah butik itu lagi..
"em pak, ini, tadi punya mbak itu lupa dia bawa mungkin" ucap pelayan ruri memberikan kredit card milik sissy
ruri dengan semangat mengejar sissy
"kak.. ini ketinggalan" ucap ruri
"oh ya, aduh makasih kak" jawab sissy
"iya, dari beli baju dibutik ya?"
"iya nih, tadi bayar eh lupa masukin lagi ke dompet"
"oh hemmm.."
"oh iya, kakak tau siapa pemiliknya?"
"waduh kebetulan ini, saya pemiliknya" jawab ruri
"oh anda pemiliknya? bisa kita bicara?" tanya sissy
"bisa silahkan, masuk ruangan saya atau bagaimana?"
"oh dikursi depan situ aja"

KAMU SEDANG MEMBACA
Kota Mati
Horrorterlahir dari keluarga indigo bahkan sissy juga terbilang bisa berinteraksi dengan astral sekalipun sissy tak bisa melihat jelas keberadaan mereka