first 25

220 12 0
                                        

"katakan" ucap sissy masih dengan posisi memejamkan mata

"pegang jangan lepaskan.. pegang jangan lepaskan.. pegang jangan lepaskan" anto bertugas mengucapkan kalimat itu supaya diingat oleh jihan dan sissy

sementara jihan dan sissy bagian beriteraksi dengan arwah yang ada pada tubuh poppy

"saya... sakit mendengar ucapan kalian seperti itu" ucap poppy yang dirasuki sila

"siapa kamu?"

poppy pun mulai berbicara bahwa dirinya sila...

"saya sila, saya begini karna saya belum menemukan ayah saya.. bantu saya cari dimana ayah saya bersembunyi" ucap poppy
.
"baik.. tunggu nenek saya datang" jawab sissy

dengan kekuatan teleportasi sissy memanggil kedua nenek dan kakeknya menuju ruang yang mereka tempati untuk pemanggilan arwah sila

bergabung di belakang tubuh sissy, johan, dan anto, kedua nenek dan 1kakeknya

"ayahnya berada di luar negri disebuah kota terpencil, dengan kehidupan yang penuh dengan kegelapan" ucap nenek sissy

"ia hidup sebagai pesihir kelas atas.. sila tidak bisa menemukan karna ia menutupi dirinya dengan beberapa mantra membuat dirinya menghilang dari arwah sila" sambar nenek sissy selanjutnya

"dan saya sudah membuang mantra itu, kamu bisa mencari nya" ucap kakek sissy

sila pun keluar dari tubuh poppy

"sila... kembalikan feli" ucap sissy menyebut teman ray yang menghilang

tak lama terdengar suara panggilan  dan suara itu milik feli

dan keadaan kembali membaik...

hal yang sering dilihat oleh ruri dan seluruh temannya temasuk netto namun membuat ray yang baru mengenal sissy pun hanya kaget melihat yang terjadi saat itu...

bahkan salah satu teman ray sempat merekam diam diam kejadian itu

kejadian itu terus terulang.. setiap ada yang berbuat diluar dugaan pasti akan terkena imbasnya...
begitupun dengan yang dilakukan teman ray yang merekam kejadian itu

bernama afdo.. lelaki yang menghilang sesaat setelah acara pengajian selesai..

"ray, afdo kemana ya?" tanya teman ray

"afdo bareng gue.. kemana dia, tadi lo tua dia dimana?"

"enggak, gue tau emang disini tadi..."

"kenapa ray?" sapa sissy

"afdo ilang.."

"temen kamu yang pake kacamata?"

"iya..."

seseorang membisik kepada sissy..

"dia merekam kamu dengan tiga temanmu bersama sila.. saya abang sila melihatnya.. dan saya sama seperti sila, mati dianiaya ayah saya sendiri, karna saya tak suka teman mu itu merekam alhasil temanmu sama saya.. tenang, dia aman setelah video itu benar benar dihapus disosial media miliknya" bisik kaka sila

"afdo? aman.. siapa antara kalian dekat dengan afdo? tau akun sosmed afdo? afdo akan kembali jika afdo menghapus video yang dia ambil diam diam saya saya dan tiga teman saya ritual" jelas sissy

seluruh teman ray kaget dan menatap satu dengan yang lainnya...

setelah video yang tersebar sudah dihapus dan dipastikan hanya beberapa yang menonton, afdo kembali ke dengan santai nya bergabung

"aku ketiduran ya, udah sepi aja kalian mau ninggalin aku ya?" ucap afdo

"afdo"

"makasih si.. maafkan saya.." ucap afdo menatap sissy

"is okay"

Kota MatiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang