Kopi bagi saya adalah simbol kerukunan. Lingkaran, Musyawarah, atau interaksi-interaksi yang baik lainnya. Banyak sekali kejahatan dan perbuatan yang sia-sia di kita, mulanya karena salah paham, kurang ngobrol, kurang ngopi bareng.
.
Bicara kebudayaan ngopi di Nusantara adalah bicara ide, kebersamaan, diskusi, tatap muka dan segala kebaikan-kebaikan bagi kehidupan. Seperti yang telah kopi lakukan pada dunia; obrolan ringan tentang rencana pemilihan kepala desa atau gotong royong desa & surau sampai dengan revolusi di negara-negara, sebermulanya adalah ngopi. Apa kita kira Bung Karno, Hatta, Syahrir, Agus Salim, dan pejuang bangsa lainnya membahas Nusantara dari sabang sampai merauke tidak diselingi dengan kopi?
.
Tapi, satu kata. Kopi itu kebaikan, wujud cinta Tuhan kepada Indonesia. Nah, kalau kita masih sombong dan malah merusak, berhentilah minum kopi.
