Kring kring...
Bel masuk SMA Pelita Nusantara pun berbunyi.
Kelas 12 IPA 1 yang semula berisik seperti dihutan kini menjadi hening ketika guru yang bernama pak Wandi datang
"Woi Jessi duduk bego" ucap Amora kepada Jessi, dengan sebal karena sedari tadi tidak bisa diam
"Pagi anak-anak" sapa Pak wandi kepada muridnya
"pagiiii pakkk" jawab serempak murid 12 IPA 1
"Kumpulkan pr dari saya seminggu yang lalu" ucap pak Wandi tegas
"untung lo udah ngerjain Mor" ucap Almira kepada Amora
"kalo gak habis riwayat lo sama pak kumis" bisik Alysa
"Amora,Almira,Alysa kenapa pada bisik-bisik disitu,mana pr kalian!" ucap pak wandi "apa kalian tidak mengerjakan"
"apaan si pak kita ngerjain kok" ucap Amora lalu berjalan menuju meja guru
"kita kan murid teladan pastinya ngerjain dong pak" sambung Alysa dengan cengiran lebarnya
Kring kring...
Bel istirahat pun berbunyi
"Saya akhiri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap pak wandi lalu dijawab oleh semua murid "Amora,tolong panggilkan ketua kelas 12 IPA 2" lanjutnya kepada Amora
Amora hanya mengangguk lalu berjalan munuju 12 IPA 2
Sesampainya didepan kelas 12 IPA 2 Amora langsung mengetuk pintunya.
Amora kesal karena banyak siswa lelaki yang menggodanya termasuk geng gesrek nya Alvaro
"wuih Amora nyari abang ya"
"Makin cantik aja Mor"
"Amora i love you"
"Amora senyum dong"
Amora kikuk tetapi tatapannya tetap datar,lalu ia mengalihkan pandangannya betapa terkejutnya karena sudah ada Alvaro disampingnya
"Cari siapa" tanya Alvaro kepada Amora
"oh em gue disuruh pak wandi manggil ketua kelas 12 IPA 2" jawab Amora gugup
"sial-sial kok gue gugup njir" teriak Amora dalam hati
"Ayo" Ajak Alvaro datar
"hah ayo kemana?" cengo Amora
"lo nyari ketua kelas 12 IPA 2 kan" tanya Alvaro dan Amora mengangguk
"dan sekarang tunjukin gue harus kemana" lanjutnya.
"Emang lo siapa gue kan manggil ketuanya bukan lo" sewot Amora
"Menurut lo?" kata Alvaro datar "ternyata orang cuek kayak lo bisa lemot kayak gini ya" sindir Alvaro lalu meninggalkan Amora yang masih cengo
"WOI KOK LO NINGGALIN GUE SIH" teriak Amora karena punggung Alvaro semakin menjauh
Amora berlari mengejar Alvaro dan saat langkah mereka sudah seimbang Amora berkata
"gila lo,pake ninggalin gue lagi" ucap Amora terengah-engah akibat habis berlari mengejar Alvaro "udah tau langkah lo lebar-lebar" lanjutnya
"Pendek sih lo" kata Alvaro tanpa menoleh ke Amora
"apaan gue gak pendek ya" sewot Amora "nih gue segini lo" lanjut Amora sambil mengukur tinggi badannya yang hanya seleher Alvaro
"gak usah pegang-pegang" ucap Alvaro lalu menepis tangan Amora
"Eh sialan lo" kesal Amora "ihh iya juga ngapain gue megang-megang lo" lanjut Amora lalu mengelap tangannya seperti habis memegang racun
"gila" kata Alvaro
Usai mengantarkan Alvaro, Amora langsung menuju kantin untuk menemui teman-temannya.
Author pov
Teman-temannya yang sedang asik bersendau gurau langsung menoleh ketika sebuah suara mengangetkan mereka
"kok kalian pada disini" tanya Amora kepada kawan-kawan Alvaro
"Amora dari mana aja lo" tanya Almira
Amora tidak menaggapi pertanyaan Almira,lalu ia mengalihkan pandangannya dan menemukan Alvaro yang asik mengaduk jus jeruknya
"eh Alvaro sialan memang lo!" ucap Amora kesal yang membuat semua mata tertuju padanya "enak banget lo main asal pergi, sedangkan gue disuruh sana sini" lanjut Amora lalu dengan asalnya ia meminum jus jeruk milik nadine sampai habis
"eh si tai jus gue ngapa lo abisin" kesal Nadine
"yaelah gak kasihan banget sih lo sama gue" ucap Amora santai
"emang lo abis ngapain dah Mor" tanya kevin,karena memang saat ini Amora dkk dan Alvaro dkk berada di satu meja yang sama
"iya ngos-ngosan banget kayaknya" sambung arga
"abis jadi pesuruh,dan itu karena temen lo!" teriak Amora kesal dengan menekan kata teman Lo
Alvaro dkk hanya memasang wajah cengo mendengar teriakan Amora,sedangkan kawan-kawan Amora hanya santai karena sudah terbiasa.
"bukan nya lo sendiri yang bilang gak butuh bantuan" ucap Alvaro tetap dengan ekspresi datar
Skakmat
"hah eh apaan" ucap Amora kikuk "gue gak bilang gitu ya,lo aja yang main asal pergi" lanjut Amora sewot
"pembual" kata Alvaro
"udah-udah mendingan lo makan nih bakso udah dingin juga" kata Nadine kepada Amora
"Bentar lagi bel masuk nih,balik kuy" ajak jessi kepada keempat temannya
"udah selesai kan Mor" tanya Alysa
"udah kok" jawab Amora
Lalu mereka berdiri dan tanpa basa basi langsung berjalan menuju kelas tanpa mengucapkan sepatah kata pun pada Alvaro dkk hingga, sebuah suara membuat Amora dkk berhenti dan menoleh
"ALYSA GUE TUNGGU PULANG SEKOLAH DI PARKIRAN" teriak ezra
Alysa yang mendengar itupun hanya mengangguk dan tersenyum kikuk lalu,menoleh kepada temannya yang ingin meminta penjelasan
Sesampai nya mereka dikelas Alysa langsung diintrogasi oleh Almira
"gak mau tau pokoknya jelasin Lys" ucap Almira tak sabaran
Sedangkan Amora,Jessi,Nadine hanya diam menunggu Alysa berbicara
Lalu Alysa menjelaskan secara detail tentang kedekatannya dengan Ezra
"jadi lo udah lama deket sama dia" tanya Amora
"hehe peace Mor" ucap Alysa dengan cengiran lebarnya
"kenapa gak cerita dodol" ucap Jessi gemas lalu menyor kepala Alysa
"iss gue kan malu" jawab Alysa
"ooh punya malu ternyata" ucap Nadine lalu mereka semua tertawa
***
Jumat, 29 Maret 2019Hoho Amora sama Alvaro udah mulai banyak omong nih guys
Jangan lupa vote n komen ya
Dan tunggu chapter selanjutnnyaSee you❤

KAMU SEDANG MEMBACA
Cool Boy vs Cool Girl
Teen Fiction"Jangan terlalu datar, Udah kayak tembok aja" -Amora "Jangan terlalu cuek, Udah kayak bebek aja" -Alvaro Menurut Amora, Alvaro itu cowok dingin dengan tingkahnya yang membuat cewek klepek-klepek. cowok dingin yang buat orang penasaran tentang diriny...