"langsung ke Gajah Mada nih?" Tanya Nadine
"Yoi" jawab Jessi
Lalu mereka berlima masuk ke dalam mobil masing-masing, dan segera menuju ke SMA Gajah Mada.
Saat ini kelima nya sudah sampai dihalaman sekolah SMA Gajah Mada.
"Kuy langsung masuk aja" ajak Nadine
"Kalian duluan aja deh" ucapa amora
"Loh, emang lo mau ke mana?" Tanya Alysa
"Supermarket, beli minum" jawab Amora, sambil membenarkan tataan rambutnya.
"Mau dianter gak?" Tawar Jessi
"Gak usah elah, didepan situ doang" tolak Amora
"Ya udah, kita duduk didekat suporter ya" kata Almira.
Amora hanya mengacungkan jari jempolnya sebagai jawaban.
Kali ini mereka semua sudah berkumpul di gym SMA Gajah Mada, tepat dimana mereka akan memperjuangkan segalanya untuk kemenangan.
Anak basket SMA pelita Nusantara saat sedang berada diruang ganti sembari menunggu beberapa orang yang belum datang.
Brakk!
Pintu ruangan ditendang oleh seseorang yang baru saja masuk, membuat semuanya terlonjak kaget.
"Udah pernah disumpel sepatu belum?" Geram Aksa
"Santai bro santai" kata Kevin, sambil cengengesan
Yap, yang menendang pintu ruang ganti itu adalah Kevin.
"Sudah pada kumpul" tanya sang pelatih
"Sudah pak" jawab mereka kompak
"Kita akan bermain diurutan kedua, lawan kita cukup kuat. SMA gajah Mada, mereka kemarin berhasil menerobos 30 besar. Namun mereka terhenti langkahnya di 26 besar" jelas pelatih.
"Tundukan kepala kalian, berdoa kepada Tuhan meminta kepadanya yang terbaik untuk tim kita. Buatlah orang tua bangga, sekolah bangga, pelatih bangga, juga teman-teman yang ikut serta dalam mendukung!" Lanjutnya.
"Siapp pak" jawab seluruh anak basket dengan kompak.
Tim mereka akan melawan 4 klub jika berhasil melawan keempatnya, dan saat itulah awal kejayaan dimulai.
Mereka merangkul beberapa tas jinjing klub. Lalu berjalan keluar dari ruang ganti, dan menaruhnya di bangku samping lapangan.
WOAAHHHHH!
Teriakan penonton terdengar ketika kedua tim sudah melakukan tip off. Teriakan tak terhingga terdengar di sudut gym.
Alvaro dengan segera mengambil bola yang sudah tip off itu, lalu mengoper pada Arga. Dan dilanjut oleh Arga dengan cara shoot.
Permainan sudah berlangsung cukup lama. Permainan pun sepertinya tinggal beberapa menit lagi, dan yang mencetak poin terbanyak adalah tim SMA pelita Nusantara.
Kevin mengambil bola lawan, dan disusul oleh gerakan Lay up
6-2
Waktu masih tersisa 2 menit, jika mereka kalah perjuangan hanya terhenti disini.
Ezra melanjutkan permainan dengan cara shoot.
Brukk
Dan
Pritttt!!
8-5
Permainan berakhir. Sorakan riang dari suporter mereka menggema di dalam gym tersebut.

KAMU SEDANG MEMBACA
Cool Boy vs Cool Girl
Novela Juvenil"Jangan terlalu datar, Udah kayak tembok aja" -Amora "Jangan terlalu cuek, Udah kayak bebek aja" -Alvaro Menurut Amora, Alvaro itu cowok dingin dengan tingkahnya yang membuat cewek klepek-klepek. cowok dingin yang buat orang penasaran tentang diriny...