chapter 11

6.4K 318 4
                                    

Vomment seikhlasnya:)

Amora terbangun dari tidurnya ketika sinar matahari mulai menusuk retina matanya.

"What jam 06:30" pekik Amora

Lalu Amora segera turun dari kingsizenya dan berlari kekamar mandi, sesudah mandi Amora langsung berlari turun kebawah.

"Ma, Amora berangkat ya" kata Amora sambil bersalaman kepada Mamanya

"gak sarapan dulu Mor?" kata Mamanya

"nanti aja deh ma, udah telat soalnya" jawab Amora, lalu berjalan keluar rumahnya

Sekitar 15 menit Amora sudah sampai disekolahnya, saat ia sedang gelisah karena pagar sekolahnya sudah ditutup, tiba-tiba ada sebuah suara yang memanggil namanya.

"Amora" teriak Jessi

"lah, lorang juga telat?" kata Amora, yang diangguki oleh teman-temannya.

"Telat?" tiba-tiba terdengar suara seseorang yang membuat mereka semua menoleh

"hehe bapak, jalanan macet, taulah jakarta kaya gimana" jawab Jessi

"mangkanya kalo malam itu gak usah begadang, dasar cewe demennya begadang" kata Pak Agus, selaku guru BK

"begadang kita mah bermanfaat pak" jawab Amora santai

"betul itu, karena adanya midnight begadang kita bermanfaat" sambung Nadine

"ada ada saja! Sana hormat ditiang bendera!" suruh pak Agus

"aduh pak panas, nanti kulit saya item gimana? kalo kulit saya item, nanti doi saya ilfil lagi" kata Almira dengan suara yanh dibuat sedramatis mungkin

"sudah tidak usah banyak alasan! Sekarang hormat ditiang bendera sana!" kata Pak Agus dengan tegas

Lalu Amora dkk segera berjalan menuju lapangan untuk hormat didepan tiang bendera

Saat Alvaro sedang berjalan menuju lapangan, mereka tidak sengaja melihat Amora dkk yang sedang hormat didepan tiang bendera.

"tumben mereka telat" kata Ezra

"yoi, berjamaah lagi" sambung Kevin

"apa bedanya sama kita bego" kata Aksa, lalu menonyor kepala Kevin

"sakit Njing" kesal Kevin

"emang peduli" jawab Aksa acuh

"kejam kamu mas" kata Kevin, dengan suara yang dibuat seperti perempuan

"jijik bangsat" kata Aksa sok jijik

Saat Alvaro dkk sedang asik bersendau gurau, tiba-tiba terdengar suara seseorang dari arah belakang mereka.

"kenapa kalian tidak masuk?" tanya salah satu guru, yang sedang berjalan lewat lapangan

"gak ada guru pak" jawab Alvaro datar

"gak ada guru ya masuk, didalam kelas aja, gak usah keluyuran" kesal guru tersebut

Cool Boy vs Cool GirlTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang