Taeyon dan orang tua Taehyung langsung bergegas menyusul ke rumah sakit saat mendengar kabar bahwa Irene kecelakaan.
Yoona dan Minho memang sedang marah pada Irene, bukan marah... tapi lebih tepatnya kecewa, tapi tetap saja mereka mengkhawatirkan kondisi Irene, bagaimana pun juga Irene tetap putri mereka.
"Bagaimana kondisi Irene?" tanya Taeyon pada Taehyung yang sedang menunggu di depan kamar rawat Irene.
"Aku tidak tahu eommoni, maafkan aku.... Irene kecelakaan karna aku" lirih Taehyung.
"Ini bukan salah mu, kau tidak usah menyalahkan dirimu sendiri" kata Taeyon berusaha menenangkan.
"Bagaimana kondisi Irene?" tanya Yoona yang tiba tiba datang dari arah belakang, di susul oleh Minho dibelakang nya.
"Aku tidak tahu, dokter belum selesai memeriksa keadaan Irene" jawab Taehyung seadanya.
Yoona mengalihkan pandangannya menatap wanita di samping Taehyung, dan ia langsung terkejut saat melihat siapa yang duduk disamping Taehyung, tentu saja ia terkejut, Yoona seakan tidak percaya melihat Taeyon ada disini, Taeyon adalah sahabat yang paling mengerti dan dekat dengannya saat masih remaja dulu, mereka sudah lama tidak bertemu bahkan sudah lama tidak saling mengabari karna lost kontak, dan sekarang mereka dipertemukan lagi dengan keadaan yang sangat tidak jelas untuk disebut dengan keadaan apa ini?.
"Taeyon!"
"Yoona!"
Mereka langsung berpelukan saling melepas rindu, meskipun mereka berdua tengah bingung dengan apa yang sedang terjadi.
Sedangkan Taehyung dan Minho menatap keduanya bingung, apalagi Taehyung yang terlihat sangat terkejut melihat mereka berpelukan, apa mereka saling kenal?.
"Bagaimana kau ada disini?, dan apa kau mengenal Taehyung?" tanya Yoona yang tadi sempat melihat Taehyung sedang mengobrol dengan wanita yang ternyata Taeyon.
Taeyon sedikit bingung, apa Yoona juga mengenal Taehyung?, "Ya, aku mengenalnya, dia yang membawa Irene kesini" jawab Taeyon.
Sekarang giliran Yoona yang bingung, apa Taeyon juga mengenal Irene?.
"Tunggu....jangan bilang kau ibunya Irene?!" Tanya Yoona tidak percaya.
"Jangan bilang juga kau orang yang selama ini mengadopsi Irene?!" sambung Taeyon tak kalah terkejut.
Taeyon memang sudah tahu bahwa yang selama ini mengadopsi Irene adalah Yoona, tapi ia tidak menyangka bahwa Yoona yang dimaksud adalah sahabat nya sendiri.
"Iya!!" jawab mereka bersamaan dan keduanya sangat sangat terkejut mengetahui faktanya.
Taeyeon kembali memeluk sahabat lamanya itu dan mengucapkan kata terimakasih terus menerus pada Yoona.
"Terimakasih.....terimakasih banyak karna selama ini kau yang telah merawat putri ku" kata Taeyon.
"Aku benar benar tidak percaya dengan semua ini, a-aku juga berterimakasih pada putri mu karna sudah menyelamatkan Taehyung dan membiarkan dirinya yang tertabrak" lirih Yoona.
Keduanya langsung melepaskan pelukannya dan menatap satu sama lain.
"Kau tidak usah merasa bersalah seperti itu, itu bukan salah anak mu, itu kemauan Irene sendiri untuk menyelamatkan Taehyung, lagi pula itu sudah terjadi, kau tidak perlu menyalahkan siapa siapa disini" kata Taeyon.
Taeyon dan Yoona memang sudah tahu mengapa Irene bisa kecelakaan, karna sebelum nya Seulgi sudah menceritakan nya pada Taeyon, sedangkan Jimin yang menceritakan pada Yoona.
"Tunggu....bagaimana kalian bisa saling kenal?" tanya Taehyung tak mengerti.
"Tentu saja kami saling mengenal, kami sangat dekat sekali dulu, kami bersahabat dengan 7 sahabat kami lainnya, tapi Taeyon lah yang sangat dekat dengan eomma saat kami seusia mu dulu, kami bersembilan benar benar sangat dekat, tapi kami berpisah dan kehilangan kontak satu sama lain hingga tidak tahu kabar masing masing" jawab Yoona.
Taehyung tercengang mendengar jawaban eomma nya, ia sangat tidak menyangka.
"Lalu bagaimana dengan yang lainnya, apa kau tahu keadaan mereka?" tanya Yoona.
"Aku juga tidak tahu, selama aku koma aku benar benar sudah berpisah dengan yang lain, hanya Tiffany yang sekarang masih bersama ku" jawab Taeyon.
"Benarkah?, aku sungguh merindukan SNSD" kata Yoona. SNSD adalah nama sahabat mereka dulu.
Percakapan mereka terhenti saat seorang dokter keluar dari kamar UGD.
"Bagaimana keadaan putri saya?" tanya Taeyon dan Yoona bersamaan.
"Pasien masih belum sadar, keadaan nya sedang kritis, kami tidak tahu kapan dia akan sadar"
Taehyung langsung merosot, ia sangat merasa bersalah sekarang, ia juga tidak tahu bagaimana kedepannya jika harus melihat Irene terus terbaring lemah di atas kasur.
Taeyon, Yoona dan Minho pun sedih mendengar keadaan Irene sekarang, mereka langsung bergantian masuk kedalam kamar rawat Irene, dan yang terakhir masuk adalah Taehyung, ia sengaja ingin menjumpai Irene paling akhir agar dirinya bisa sedikit berlama-lama dengan Irene.
"Irene, bangun lah...maafkan aku karna membuat mu menjadi seperti ini, harus nya aku yang melindungi mu bukan kau yang melindungi ku, kenapa kau nekat sekali sampai mau mempertaruhkan nyawa mu?" lirih Taehyung.
"Aku mohon jangan terlalu lama tidur, cepatlah bangun, apa kau tidak merindukan ku, aku janji aku akan berusaha agar bisa menikah dengan mu nanti, aku tidak akan berhenti, aku tarik kembali ucapan ku tentang mengakhiri semua ini, aku akan berusaha untuk mendapatkan mu, ayo kita berjuang bersama sama, kumohon bangunlah..."
Taehyung diam sesaat, memandang Irenee sendu lalu ia melanjutkan lagi kalimatnya.
"Kau tahu?, aku sangat terkejut dengan fakta yang baru aku ketahui, apa kau tahu kalau eomma kita itu bersahabat?, aku sangat tidak menyangka dengan apa yang aku tahu ini, kau juga pasti terkejut kan?, ayolah cepat bangun...aku mohon...aku tidak sanggup melihat mu seperti ini" lirih Taehyung, Taehyung terus saja mengajak Irene bicara dengannya walaupun ia tahu Irene tidak akan bisa menanggapi setiap ucapannya.
Percaya tidak percaya sekarang Taehyung tengah menangis, ia tidak pernah selemah ini sebelumnya, dulu ia sangat membenci Irene, ia sendiri bahkan tidak menyangka akan menyukai adik angkat nya sendiri.
Sedangkan sedari tadi Yoona dan Minho terus memperhatikan Taehyung dari luar, Yoona ikut menangis karna melihat putranya yang sangat terpukul melihat Irene terbaring lemah.
"Kau lihat?!, mereka saling mencintai!, aku tidak pernah melihat Taehyung selemah ini karna wanita, Irene juga bahkan merelakan nyawa nya untuk menyelamatkan Taehyung, tidak seharus nya kita memisahkan mereka!, aku tidak peduli lagi dengan perjodohan Taehyung dengan Jennie!, pokoknya perjodohan mereka harus dibatalkan, aku tidak mau melihat Taehyung semakin terpuruk!" marah Yoona sambil menangis.
"Aku minta maaf, berhentilah menangis, aku akan batalkan perjodohan Taehyung dengan Jennie, aku mohon jangan menangis" kata Minho sambil memeluk Yoona.
.
.
.
.
.
.
.Ada yang nunggu aku update gak?:v
Jangan lupa vote and coment yah, vote dan coment nan kalian itu ngebuat author jadi semangat buat update, ngevote gak dosa kok, so biar aku update terus jangan lupa vote and coment😘

KAMU SEDANG MEMBACA
Hate Being Love [Vrene]
FanfictionIrene seorang gadis berumur 7 tahun yang di buang oleh ibunya membuat Irene harus tinggal serumah dengan Taehyung