"Bi tolong panggil Queena suruh ke ruang tamu " perintah Lisa kepada bi Arum.
"Baik nyonya" ucap bi Arum .
Tokk tokk tokkk
"Non di panggil nyonya disuruh ke ruang tamu" teriak Bu Anum .
"Masuk aja bi ga dikunci ". -lauraa
"Eh bibi , emangnya ada apa tumben mama suruh aku ke ruang tamu emang ada tamu?". Tanyanya.
"Anu , non itu ada temennya nyonya "-ucap Bi Anum.
"Oh yauda bentar Lala ke ruang tamu" ucapnya sambil menatap cermin . Dengan malas Laura melangkahkan kaki menuju ruang tamu.
"Wah ini Queena? Masyaallah makin cantik aja " kata Raina melihat Laura dari atas sampai bawah.
" Tan-tee Raina ? Astaga Tante kemana aja sii tiba tiba gaada kabar sekalinya ada kabar udah pindah rumah , Queen kangen tau iss ". Ucap lauraa sambil memeluk Raina erat .
Raina memanggil Laura dengan sebutan Queen dan sebaliknya Lisa memanggil Nevin dengan sebutan Elga panggilan ia sejak masih kecil .
Laura tersadar dan melepaskan pelukannya " lahh Lo siapa?"ucap Laura dengan heran .
"Mirip nevin ?" . Gumamnya dalam hati .
Pletakkk
"Aw mama sakit Queen punya salah apa si asal jitak jitak kepala orang aja dosa tau !". Ucap lauraa sambil memegang kepala nya yang terasa sakit.
"Ini anaknya Tante Raina Elga masa kamu lupa temen kecil kamu ".
" Hah?!serius ma? Ko aku gatau sii". Ujar lauraa sambil mengingat masa lalunya.
"Kamunya aja yang lupa dasar pikun " ka Lisa.
"Elga sekarang cakep kan makanya kamu lupa" ucap Raina tersenyum mengacak rambut Laura dengan lembut.
"Ih apaan si mom" ucap Nevin ketus memalingkan wajahnya ke sembarang arah .
"Bukannya kamu sekelas kan Ama Elga?hayo ngakuu ". Ucap Raina menggoda Laura , Laura hanya tersenyum malu sedangkan Nevin hanya menampilkan muka datar.
"Ah Tante boong aja orang Elga gasatu sekolahan sama Queen kok . Queen aja gapernah liat Elga eh tapi kok Elga mirip temen sekelas aku ya namanya Nevin dia tu cuek ,suka bikin kesel , tapi cakep tau Tan melebihi Elga".ucap Laura tersenyum membayangkan muka Nevin dan menjulurkan lidahnya meledek Elga.
" Nevin itu gua begok Elga " ucap Nevin dalam hatinya.
"Kamu lupa apa gimana? Nevin itu Elga masa kamu lupa nama panjang nya Elga itu , Nevin Elga Saputra perlu mama ulang?" Ucap Lisa.
"hah?.... Serius elga itu Nevin duh lala lo goblok banget mana udah muji dia cakep secara langsung lagi" . Ucapnya dalam hati .
" Ha ha ha , gamungkin Elga cakep banget". Ucap Laura tersenyum kikuk menggigit jari telunjuknya karena merasa malu.
Sedangkan Nevin diam diam tersenyum melihat tingkah laku Laura yang kebingungan .
"Terserah kamu aja Queen mau percaya apa ngga , yg penting Tante udah kasih tau". Ucap raina .
"Hehe iya deh Tante" ucap Laura tiba tiba canggung.
"Queena kamu temenin Elgaa keliling rumah sana " .perintah Lisa .
" Ayo Elga ke taman " ucap lauraa tersenyum sembari berjalan menuju taman , memegang sebelah tangan sedangkan tangan yang satunya membenarkan jepitan rambutnya tetapi -
Degggg
Nevin terlebih dahulu membenarkan jepitan nya "kebiasaan Lo kalau pake jepitan ga pernah bener , makannya sebelum keluar kamar Lo rapihin dulu biar ga keliatan kek gembel tau ga?! ". Ucap Nevin yg masih fokus menjepitkan jepitan Hello Kitty dirambut Laura.
" Hehe sorry, masih inget kalo gue ga pernah bener pake jepitan?." . Ucap Laura.
" Inget, waktu kecil Lo Kalo main bareng gue selalu pake jepitan Hello Kitty asal nempel aja lagi pake nya kek orang idiot ". Ucap Nevin.
" Eh Dugong , masih parah elu kali cengeng ,ingusan , rambut lepek kek bulu ayam tau gak?!"ucap Laura songong memalingkan wajahnya ke sembarang arah.
" Lo tuh alay boneka kecemplung got aja nangis tinggal beli lagi apa susahnya". Ucap Ngin meledek lawan bicaranya.
" Ya udah si itu kan waktu kecil, udah udah males gue debat Ama anak kambing " .ucap Laura ketus.
"Lo anak anjing." - Nevin
"Elo anak babi"-lauraa
" Lo anak Monyet" -nevin
"Dasar buaya". Laura
" Dasar ular". Nevin.
"Dasar kudanil". Laura
" Terus aja semua hewan disebutin, serasa ngabsen kebun binatang anjing". Ucap Nevin kesal berusaha melerai permasalahan.
"ISS rese banget si Lo belum aja tu pala gue jedotin tembok". -lauraa
"Oke fine, cowok selalu salah Dimata cewek it's okey no problem! , Cape gue nanggepin cewe ga ada kelarnya ." Ucap Nevin pasrah.
Sekarang mereka berdua sudah ada di taman duduk berdua memandang langit yang terasa indah saat dimalam hari apalagi banyak bintang berkelap-kelip .
"Lo beneran Nevin?" Ucap Laura memandang langit lalu menengok ke samping memandang wajah Nevin yang masih asik memandang Bintang.
" Iya ,kenapa?" Ucapnya memalingkan wajah nya lalu memandang sorot mata lauraa .
"Kok lo ngeselin banget sii disekolah, tapi gue ganyangka ternyata Lo Elga , gue kangen Lo Elga ,eh Nevin ." ucapnya memeluk sebelah tangan Nevin terasa nyaman saat didekatnya. Laura sangat merindukan teman semasa kecilnya yang sering melindungi dirinya. Sedangkan tubuh Nevin masih diam tanpa reaksi lalu berkata.
"Panggil gue Nevin aja serasa asing kalo dipanggil elga,Gue gatau kalo Lo Queen". Ucapnya mengelus puncak kepala Laura dengan lembut.
Malam ini adalah hari yang sangat Laura nantikan setelah 13 tahun tidak bertemu dengan seorang pria yang sangat ia sayangi sejak dulu , Laura sangat berterima kasih karena Tuhan telah mempertemukan dirinya lagi dengan pria itu . Sebagaimana Nevin telah menjaganya dengan tulus , menjadi hari harinya lebih berwarna karena Nevin pindah rumah . Semenjak itu Laura dan Nevin tidak pernah bertemu kembali .
Hae gangss;v I'm come back again setelah kelar ujian , sekalian nepatin janji gue bakalan update setelah kelar ujian , jangan lupa vote ,komen yaa:)
Thanks'
Rabu, 27April2019
Dina Ayunda
KAMU SEDANG MEMBACA
ELGA
Fiksi RemajaPria berbadan tinggi itu sekarang pindah sekolah di SMA Harapan bangsa dia adalah Nevin Elga Saputra , pria cuek diatasi rata rata bertemu dengan sahabat semasa kecilnya yang membuat setengah jiwanya dulu menghilang tetapi sekarang telah terobati de...
