20. hari apes

150 46 17
                                        

"PAK PAK KUSMAN TOLONG BUKAIN GERBANG!"

Laura masih berteriak sejak 3 menit yang lalu, sambil menggoyang goyangkan gerbang , tidak biasanya Laura Bangun kesiangan hingga membuatnya terlambat masuk sekolah seperti sekarang ini .

Pak Kusman berdiri dihadapan Laura yang tak henti menggoyang goyangkan gerbang .
" Duh Neng Laura Maap bapak gabisa bukain gerbang untuk neng Laura , karena neng Laura terlambat . "

Laura menyatukan kedua tangannya didepan " please pak ,lagian Laura baru kali ini terlambat,boleh ya pak ya ya ya ". Ucapnya dengan raut wajah memelas.

"Pak Kusman kan baik ".

"Baru tau saya baik?".

" Pak Kusman makin ganteng deh"

"Tapi lebih ganteng kalo pak kusman bukain ger- " ucap Laura menggantungkan ucapannya.

Tinnnnn!!

" Eh kambing terbang kakinya sepuluh". Teriak Laura latah membekap mulutnya sehingga mobil tersebut tidak membunyikan klakson nya lagi.

Laura dan pak Kusman terlonjak kaget Mendengar suara klakson yang sangat nyaring dan membuat telinganya sakit.

Laura  langsung menoleh dengan tatapan mata yang tajam dan berjalan menuju jalan yang ada di depan  dengan nafas yang memburu, menandakan bahwa sebentar lagi ia akan mengibarkan bendera perang pada pengendara mobil yang sengaja membuat jantungnya hampir copot.
Laura menggedor gedor kaca mobil mewah yang harganya cukup terbilang mahal , pengendara itu hanya berdiam diri memperhatikan Laura dengan tatapan bengisnya sehingga membuat pria itu menahan tawanya.

"Gue bilang keluar ya keluar Lo tuli apa budek hah!?".

Sementara pria itu menghela nafas dan keluar dari mobil. Ketika pria itu keluar mereka bertatapan ,
Laura sama sekali tak berkedip seolah dirinya tersihir oleh pengendara mobil yang diteriaki nya.

"Kok gue pendek ya?". Ucap Laura tak sadar mengatai dirinya sendiri, sedetik kemudian Laura tersadar dari lamunannya dan siap siap memaki cowok tinggi dihadapannya.

" Lo tau kan salah Lo pagi ini apaan? Untung gue gapunya penyakit jantung kalo gue punya penyakit jantung Lo mau -? " Ucapnya terpotong saat Laura melihat wajah pengendara itu dan ternyata nevin.

" Udah puas ngomong nya?" Ucap Nevin menautkan kedua alisnya.

"Belum". Ucapnya ketus.

" Kalo gue mati Lo mau tanggung jawab? , Gue gamau mati konyol gue masih pengen hidup masih pengen ngerasain masa masa remaja ,gue belum nikah sama orang yang gue sayang pokoknya gue gamau mati konyol!". Ucap nya tergesa gesa tanpa titik, Komo dan menghela nafasnya panjang .

" Gue tau Lo telat ayok ikut gue". Ucap Nevin mencekal pergelangan tangan Laura pergi meninggalkan depan gerbang sekolah.

" Lepasin gue mau belajar". Teriak laura , ingin rasanya sekarang juga Laura mengutuk Nevin menjadi batu.

" Nevin lepasin gu-".

"Berisik banget si ,udah ikut aja gabakalan gue apa apain". Ucap Nevin kesal.

Lauraa hanya bisa pasrah diam diri tanpa sepatah kata pun , dan terpaksa mengikuti setiap langkah Nevin .

"Naik punggung gue".ucap Nevin mendongakkan wajahnya sekilas.

"Serius ?Gue berat vin". Ucap Laura asal ceplos padahal Laura takut ketinggian.

"Lo naik , panjat ,loncat , kelar! Gausa banyak bacot gc ".

" Ga ah nanti baju Lo kotor gue yang ribet ".

" Naik atau Lo bakalan gue cium! ". Ucap Nevin mengancam Laura yang sedari tadi masih diam .

Laura langsung menginjak pundak Nevin ragu ragu. Nevinpun segera bangkit , sumpah demi apapun badan Laura ringan banget ! Tidak seperti yang di bicarakan Laura barusan .

Laura memejamkan matanya saat dirinya sudah berada di atas dinding yang setinggi hampir 3 meter . " Vin gue takut". Ucapnya masih enggan membuka mata.

"Loncat ". Teriak Nevin . Melirik kebawah saja Laura tidak sanggup apalagi loncat bisa bisa saat mendarat nyawanya sudah melayang.

"Is yakin Vin , sumpah ini tinggi banget ". Rengek Laura memejamkan matanya.

Bukk ! Nevin sudah mendarat sempurna di tanah area sekolah .

"Buka mata Lo , gc lonjat nanti gue tangkap ".ucap nevin lagi.

" Hua mama Laura gamau mati konyol". Ucap Laura merengek ketakutan.

Nevin yang melihat pun berdecak kesal.

" Loncat tenang gue tangkap". Ucap Nevin . Laura menatap Nevin yang sudah berada di bawah .

"Serius Lo?".

"Iya udah gc ". Ucap Nevin. Laura menarik nafasnya panjang lalu segera lompat menyebut nama 'mama'.

"Cihh , dasar manja " . Cibir Nevin didalam hatinya.

Laura segera membuka matanya setelah melompat dari atas dinding , dan benar Nevin menangkap tubuh mungilnya kedekapannya. Nevin tersenyum melihat raut wajah wanita itu dengan ketakutan.



Minggu,28 April 2019

Dinayndaa:'

ELGATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang