"Baiklah baik, bunga ini untuk kekasihku, puas kau?"
____________________
"Sayang, bagaimana kabarmu? Pasti baik baik saja kan? Aku disini baik baik saja kok, aku menjaga kesehatanku dengan baik, makan dengan teratur, tidur dengan cukup, dan juga istirahat tepat waktu. Happy Anniv my sweetheart, maaf bulan kemarin aku tidak datang berkunjung karena aku sibuk bekerja, hebatkan? Wanitamu yang manja ini sudah mandiri dan mendapatkan pekerjaan! Akhirnya hehe. Tapi aku akan selalu mengunjungimu setiap anniv kita, 12 juli aku pasti menemuimu. Kau pasti bahagia kan disana? Aku juga sangat bahagia disini, Kau tidak kesepian kan disana? Aku juga tidak kesepian kok sayang. Tidak usah mengkhawatirkanku, aku tidak pernah menangisimu kok, dan aku juga tidak pernah merindukanmu, aku mengikuti apa yang kau inginkan sayang" ucap Bella menelan salivanya dengan sangat sulit, ia merasakan matanya sangat panas sampai penglihatannyapun buram dan dadanya terasa sangat sesak
"Aarrrgghh, cuaca hari ini panas ya. Kenapa tidak hujan saja sih agar terasa sejuk" ucap Bella menyeka air mata yang berhasil keluar dari matanya. Setiap kalimat yang Bella lontarkan begitu berat untuk ia ungkapkan, tapi dia harus tegar dan tidak boleh bersedih di hadapan kekasihnya
Sementara Chanyeol hanya terdiam di belakang Bella, ia hanya berdiri dan menatap Bella yang sedang jongkok dan menatapi sesuatu di depannya dengan penuh kasih sayang dan rindu yang tidak akan pernah terbalaskan
Ardiansyah Pramudya Fahlevi
Lahir : 27 - Januari - 1999
Wafat : 02 - September - 2017
Itulah yang Chanyeol baca di batu nisannya. Chanyeol tidak tau bahwa kekasihnya Bella ternyata sudah tiada
Chanyeol sempat merasa perih saat mendengar Bella ingin bertemu kekasihnya tadi, ia sempat menyesal karena telah ikut dan ingin segera kembali ke negaranya. Namun ia urungkan dan memilih untuk menjadi pria sejati
Chanyeolpun sempat tidak mengerti kenapa mereka mendatangi pemakaman, dan kini Chanyeolpun hanya bisa terdiam. Meskipun ia tidak mengerti apa yang Bella katakan, tapi ia sangat paham bahwa saat ini Bella sedang berusaha tegar di depan makam kekasihnya
"Ah ya sayang, ini dia-" ucap Bella menggantung dan menoleh kearah Chanyeol yang sedang menatapnya
Chanyeolpun langsung berjongkok di samping Bella
"-dia, Park Chanyeol, kau pasti tau kan? Sepertinya doamu terkabul ya, hehe. Tapi aku tidak memiliki hubungan apapun dengannya. Kau jangan salah paham! Bukan karena dirimu, ya. Ini karena diriku sendiri kok. Aku ingat selalu apa yang kau katakan dan akan berusaha menepatinya" Tambah Bella membuat Chanyeol masih terdiam
"Ah, Chan. Ini kekasihku. Ardian" Ucap Bella menggunakan bahasa yang dapat di mengerti Chanyeol membuat Chanyeol tersenyum dan mengangguk
"Hallo! Aku Park Chanyeol! Aku rasa aku lebih tua darimu jadi aku akan memutuskan untuk berbicara santai saja ya padamu. Aku sangat mencintai Bella, bolehkah dia sekarang menjadi kekasihku? Aku akan membahagiakan dia! Dan aku akan selalu menjaga dia, aku akan melakukan hal yang lebih baik dari yang kau lakukan. Senang bertemu denganmu, aku harap kau bahagia dan sehat selalu disana, tolong restui kami!" Ucap Chanyeol menggunakan Bahasa Inggris membuat Bella segera menoleh dan terkejut mendengarnya
Chanyeol menoleh kearah Bella dan tersenyum manis kearah Bella membuat jantung Bella berdetak lebih kencang dari biasanya
"Aku tidak akan membuat dia menangis, aku berjanji! Kau boleh mendatangiku jika aku membuatnya menangis, kau tidak perlu khawatir, oke! Aku laki laki sejati yang dapat di pegang omongannya! dan dia akan bahagia bersamaku" tambah Chanyeol membuat Bella menyikut Chanyeol pelan
KAMU SEDANG MEMBACA
Lucky ( Completed )
FanfictionWARNING ! 18++ Terdapat beberapa karakter yang ditambah dan dikurangkan, terdapat beberapa karakter yang dihilangkan dan dimunculkan, terdapat beberapa karakter yang disamarkan. 100% murni imajinasiku. setiap kata ' Hei=YAK!! ' dibacanya itu ya, mu...
