WARNING !
18++
Terdapat beberapa karakter yang ditambah dan dikurangkan, terdapat beberapa karakter yang dihilangkan dan dimunculkan, terdapat beberapa karakter yang disamarkan. 100% murni imajinasiku.
setiap kata ' Hei=YAK!! ' dibacanya itu ya, mu...
Kelopak mata yang terbuka secara perlahan membuat cahaya yang masuk ke dalam mata terasa sangat menyilaukan, Pupilnya mengecil dan bekerja keras untuk menyesuaikannya
Pandangan yang awalnya buram perlahan menjadi jelas, menampilkan langit langit yang berwarna putih terang
"Dimana aku? Apa yang terjadi dengan- Aarrgghhh" geramnya sambil memegangi kepalanya yang terasa sangat pening
Saat ia memegangi kepalanya, ia baru sadar bahwa tangannya sedang di infus, iapun juga baru menyadari bahwa kini dirinya sedang memakai selang oksigen membuatnya terkejut dan mengkerutkan keningnya bingung
Ia mengedarkan pandangannya dan melihat terdapat tangan yang sedang memeluk tubuhnya membuatnya segera menoleh dan mendapati dirinya sedang di peluk oleh seseorang di sampingnya
'Ah, ternyata aku masih di kamar Chanyeol, tapi apa yang terjadi denganku sampai harus diinfus dan diberikan oksigen seperti ini?'
"Chanyeol" lirihnya sambil sedikit mendongak dan menatap wajah Chanyeol yang sedang tertidur dengan damai
Puk puk
"Sayang, bangun" ucapnya lagi yang kini sambil memukul pipi Chanyeol pelan
"Eennnggghhh" Chanyeol mengeratkan pelukkannya sambil membuka matanya secara perlahan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Oh Bella kau-" Ucapnya kembali memejamkan matanya namun seketika ia terkejut membuatnya menggantungkan ucapannya dan membuka matanya lebar lebar
"-BELLA! KAU SUDAH SADAR?" Chanyeol segera mengubah posisi tidurnya menjadi duduk
"Aish! Bisakah kau tidak berteriak?" Ucap Bella menatap Chanyeol kesal sambil memegangi telinganya yang terasa pengang
"Demam! Apa kau masih demam?" Ucap Chanyeol segera memegang kening Bella dengan punggung tangannya, terlihat Chanyeol yang kini sangat dekat dengan wajahnya dan raut wajah yang khawatir membuat Bella terasa tercekat hingga rasanya tak sanggup untuk berbicara
'Omg! My heart!!'
"Astaga sayang!! Kau masih demam! Biar aku cek suhunya sambil menelfon dokter" ucap Chanyeol sambil mengambil ponsel dan alat pengukur suhu yang berada di atas nakasnya
Tangan kanan Chanyeol memasukan alat pengukur suhu ke telinga Bella, dan tangan kirinya sedang mengetik sesuatu di ponselnya
"Chan, apa yang terjadi denganku?" Ucap Bella yang tak di hiraukan oleh Chanyeol
"Hallo, Dok! Ini aku, Park Chan yeol. Apakah kau bisa kesini? Bellaku sudah sadar dan demamnya belum turun, masih 39 derajat c" ucap Chanyeol sambil melihat angka yang tertera di alat pengukur suhunya. Sementara Bella hanya terdiam sampai Chanyeol menyelesaikan pembicaraannya dengan seseorang yang berada di telfon
"..."
"Ah, baik dok. Terimakasih. Maaf mengganggu sebelumnya"