35 - Journey

4.6K 269 1
                                        

"Apa kalian sudah siap?"

"Ya"

.
.
.
.

"Hati-hati"

"Iya, sampai jumpa"

"Jadi kita mulai?" Tanya Daffa sambil memakai tas ranselnya

"Ya" ujar Alessandra

Alessandra, Daffa dan Reynard pun memulai perjalanan mereka ke hutan terlarang. Hutan yang mana tidak bisa menggunakan sihir apapun, hutan yang bisa menyerap energi mereka jika... mereka menggunakan sihir mereka.

Saat mereka memasuki Hutan Terlarang itu memang belum ada apa apa nya, Hutan ini tampak seperti Hutan biasanya yang penuh dengan pohon pohon yang menjulang tinggi. Mungkin mereka menyadarinya atau tidak bahwa mereka tidak sendirian.

"Tidak ada apa apa disini" ucap Reynard was was dengan sekeliling

"Apakah masih jauh? Sebenarnya seberapa luas hutan ini?" Tanya Daffa

"Entah lah" ucap Alessandra

Mereka terus berjalan sampai ke jantung Hutan Terlarang itu memang belum terjadi apa apa disana sampai Indra Pendengaran Alessandra menangkap sesuatu

"Stop" ucap Alessandra tiba-tiba

"Ada apa?" Tanya Daffa

"Kalian sudah menblokir sihir kalian bukan?" Tanya Alessandra

"Oh shit, aku lupa.." ucap Daffa mendengar ucapan Alessandra

"Daffa kenapa kau begitu ceroboh" ujar Alessandra menurunkan tas ranselnya mencari cari di dalam tasnya itu

"Apa yang kau cari?"

"Ini, minumlah sekarang kita tidak punya waktu" perintah Alessandra sambil memberikan 1 botol kecil cairan berwarna biru

"Apa ini?" Tanya Daffa

"Minumlah sekarang kita tidak ada waktu" perintah Alessandra lagi

Daffa pun meminum cairan itu, dengan cepat Alessandra menarik Daffa dan Reynard bersembunyi di atas pohon yang sangat tinggi itu.

"Tidak ada apa apa"

"Apa? Aku yakin bau itu berasal dari sini"

"Apa yang kau cium Rin?"

"Aku mencium bau Guardian disini tadinya"

"Apa maksudmu mereka sudah tiba?"

"Sepertinya begitu mungkin ini pertanda perang akan di mulai"

Alessandra berusaha mencerna perbincangan itu, apa maksud dari semua ini. Dengan nekat Alessandra loncat dari ketinggian tinggi tidak menimbulkan suara apapun

"Apa maksud kalian?" Ucap Alessandra

"Siapa kau?"

"Apa aku harus memperkenalkan diriku?" Sambung Alessandra

"Kalian para Wolverin kenapa ada disini?" Tanya Alessandra

Ke-2nya yang mendengar perkataan Alessandra pun merubah wujudnya menjadi wujud manusiawi mereka layaknya bukan dalam bentuk Wolverin

"Seperti yang anda tahu kami para Wolverin menempati Hutan Terlarang ini sejak dulu kala" jelas perempuan itu

"Bukan kah Hutan ini perbatasan dengan Ras Caleum?" Tanya Alessandra

"Memang benar tapi awalnya Hutan ini milik kami sampai akhir penyihir itu mengambil alih Hutan ini" ucap laki laki itu

"Lalu apakah ada Wolverin yang lain juga?" Tanya Alessandra

"Tentu saja, tidak jauh dari sini ada goa tempat perkumpulan para Wolverin. Kalian ingin bermalaman disana?" Tanya perempuan itu

"Tentu, ngomong ngomong siapa nama kalian?" Tanya Alessandra

"Aku Rin, dan ini Len itu singkatnya semua orang memanggil kami begitu" ucap Rin

"Aku Alessandra, ini Reynard dan ini Daffa" jelas Alessandra

"Nah ayo sebelum gelap menyerang disini bukan tempat yang aman untuk kalian" ujar Rin Alessandra hanya mengiyakan untuk mengikuti mereka

"Kau yakin?" Tanya Daffa

"Tentu aku mengenal Wolverin sangat baik, mereka berpihak penyihir seperti kita tidak berpihak pada Caleum" jawab Alessandra kemudian jalan mengikuti Rin dan Len

"Sudahlah apapun keputusan Alessandra itu selalu tepat ikuti saja" ucap Reynard lalu mengekori Alessandra dari belakang

"Mungkin ya" kata Daffa sambil mengekori mereka

"Sebenarnya apa rencana kalian kesini?" Tanya Rin

"Kami ingin pergi ke suatu tempat yang melewati Hutan Terlarang dan Dunia Ilusi" jawab Alessandra

"Maksudmu Portas Mortis?" Ucap Len tiba tiba

"Ya" singkat Alessandra

"Kenapa kalian ingin kesana? Kalian tahu tempat itu seperti apa kan? Apa yang kalian cari?" Tanya Rin lagi mulai cemas menurutnya Portas Mortis adalah tempat yang cukup berbahaya sedangkan mereka tidak memiliki Sihir sama sekali

Anda belum tahu sebenarnya Rin :v

"Kedamaian Dunia" ucap Alessandra membuat Rin dan Len keduanya bingung

"Kedamaian Dunia?" Balas Len

"Ya, seharusnya kalian tahu bahwa Ratu Anna masih hidup bukan?"

"Apa? Ratu Anna masih hidup?" Teriak Rin dan Len cukup keras

"Hey jangan berteriak, seharusnya kalian tahu itu" balas Alessandra

"Apa maksudmu Ratu Anna masih hidup?" Tanya Rin penasaran dan kebingungan

"Hentikan perbicangan kalian itu" ucap seorang Pria tiba tiba

"Tuan" ucap Rin dan Len hormat

"Mr Jack Wolverin lama tak berjumpa" cibir Alessandra saat melihat Pria itu

"Putri? Apa yang anda lakukan disini?" Tanya Jack

"Seperti yang kukatakan tadi" jawab Alessandra acuh

"Sebaiknya tidak disini" ujar Jack lalu masuk ke 1 Goa

Hanya 1 kata untuk mendeskripsikan Goa itu

WOW

Itu kata pertama yang muncul di otak Alessandra,Daffa dan Reynard

Bagaimana tidak Goa yang terlihat sangat gelap suram dan mencekam berubah menjadi sebuah desa yang sungguh indah

"Jadi ini alasan mengapa kau ingin kembali ke asalmu itu" cibir Alessandra kepada Jack yang hanya terkekeh pelan

"Jadi bagaimana kalau kita bicarakan di rumahku saja" ujar Jack dan Alessandra hanya mengangguk setuju

Daffa dan Reynard hanya saling memandang, sebenarnya berapa banyak orang yang kenal dengan Alessandra

Alessandra, Daffa, Reynard dan Jack berjalan ke arah utara dimana rumah Jack berada

"Ceritakan" ucap Jack begitu mereka masuk ke rumahnya

"Dasar pak tua setidaknya disuruh duduk kek kasih minum kek layani kek ini langsung curcos" ejek Alessandra

"Aku lebih tua darimu jadi tidak masalah, kau tahu saat kau menceritakan kepada Rin dan Len di hutan sana berbahaya Caleum sudah bergerak" ucap Jack mengalihkan

"Baiklah"

Alessandra pun menceritakan semuanya kepada Jack dari Argus sampai Anna lengkap sudah di ceritakannya

Eryx School Academy [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang