Cuaca cerah untuk malam yang indah. Tadinya Jimin hanya ingin bermalas-malasan saja di rumah. Tapi mendapati pintu kayunya di ketuk dari luar, mau tidak mau Jimin harus beranjak, melupakan segala hasrat kemalasannya, dan berakhir disini; duduk kaku setelah mendengar pernyataan dari lelaki dihadapannya yang terlalu dadakan.
"Jadi gimana?" Lelaki itu bertanya lagi. "Kamu mau kan jadi pacar aku?"
Sementara Jimin makin gelisah. Manik matanya terus bergulir, sedang tangannya saling meremat satu sama lain. Bibirnya ia gigiti, bingung akan jawaban yang harus ia beri. Karena bagaimanapun juga, pemuda didepannya ini tidak akan berhenti bertanya sebelum mendapat jawaban yang pasti.
Bukan. Bukan karena ia tidak suka Jungkook. Justru Jimin sangat mengaguminya. Jungkook itu lelaki yang baik. Sangat baik malah. Dan itulah yang jadi masalahnya. Jungkook terlalu sempurna untuknya. Rasanya jadi tidak adil sekali kalau Jimin menerima dengan perasaan berbunga-bunga. Tapi jika menolak, malah terkesan ia yang jahat. Gue musti gimana dong ini..
Ditengah kebimbangannya, sepasang lengan merengkuhnya diiringi sebuah kecupan ringan di pipi.
"Hai sayang."
Jimin bergeming. Hening yang semula membuat tegang berubah mencekam. Walau hafal betul dengan pemilik suara barusan, ia menoleh; masih ingin meyakinkan.
Dan benar saja, Kim Taehyung sudah duduk anteng disampingnya. Menatap Jungkook-lelaki didepan mereka-dengan pandangan sinisnya.
"Kook, lu ngapain sama calon istri gue disini?"
WHATDEHELLAFUCK?!!!
.
.
Jimin mendengus mengingat kejadian yang dialaminya beberapa menit kebelakang. Semua hal yang dilaluinya, terutama ucapan mutlak Taehyung terus terngiang.
"Kurang dari seminggu lagi kita nikah dan lu ga diijinin ngebantah."
Memeluk bantal, Jirim merengut sebal.
Nikah. Dikira itu cuma game apa? Lalu dari sekian banyak orang, kenapa harus ia coba? Memangnya Jimin punya dosa besar apa sampai diperlakukan sebegininya oleh Taehyung? Padahal Jimin punya impian sendiri buat menikah; cuma dengan orang yang ia cinta dan mencintainya.
"Si Kim tolol Taehyung itu emang gapunya otak." Monolognya terisak.
FIN jangan?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
anak perawan lagi galau katanya. kira2 mau kagak ya dikawinin tetet? apa pacaran sama babang jeka aja?
betewe gue tuh kena wb tauga. bingung mau lanjutin begimana dan yaaah pen gue cepetcepetin kelar aja. buat kalian yg setia sama work gaje ini makasiiiiiih bangeeeett. you all have my love.
buat saran sama masukannya bisa ditulis di kolom komentar yaaa