Psychopath Trilogy ( II )
Kisah Hueningkai yang menjadi Personal Slave seorang Ruthless Prince.
Vampire Story
~BoyxBoy
~Mature Content 18+
~Really dark story just for people who have a strong mind and heart
You Have Been Warned
"Dia benar-benar gila, bagaimana aku bisa mencambuki cheng, meskipun Cheng sudah melakukan hal buruk terhadapku aku tetap tidak bisa melakukannya!" Batin Kai, ia masih memandangi tangan Soobin yang masih memegang cambuk itu.
"M-master aku tidak bisa melakukannya!"
"Apa kau lupa dengan peraturan nomor 1?" Soobin menatap Kai dengan matanya yang terlihat dingin disana.
"Apa yang telah ia lalui sebenarnya hingga ia tidak memiliki hati dan belas kasih seperti ini?" Batin Kai.
"A-ku tidak bisa melakukannya, Master!" Kai mengulangi perkataannya, sambil terus menggelengkan kepalanya.
"ck, Cheng!Keluarlah" dengan jentikan jari tangan Soobin tali yang mengikat kedua tangan Cheng terlepas. Cheng dengan sangat cepat beranjak berdiri dan keluar kamar Soobin. Pandangan Soobin sedari tadi terus berada pada Kai yang sudah tertunduk dengan tubuh yang bergetar.
"ia pasti akan menghukumku" Batin Kai.
"Kai" Suara Soobin terdengar datar tapi juga menakutkan, Kai masih menunduk kan wajahnya.
"Look at me!" dengan takut-takut Kai mengangkat wajahnya. Mata dan kedua pipinya sudah basah oleh air mata.
"Bukalah lemari itu dan pilihlah satu barang yang kau mau" Ucap Soobin menunjuk kesebuah lemari yang ada dikamar Soobin. Dengan tangan bergetar Kai membuka pintu lemari itu, Mata Kai terbelalak melihat apa yang ada didalam lemari itu. disana terdapat peralatan bdsm, Spanking, gag mouth, handcuffs, penjepit nipple, dan beberapa sex toys. Kai memutar otaknya barang apa yang akan ia pilih, dan Kai memilih satu dan menunjukannya pada Soobin.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ah, you like being controlled, are you?" Ucap Soobin. Kai pikir ini barang paling aman yang ada dilemari itu.
"Strip" Ucap Soobin
"Apa?!" Soobin menatap dingin ke arah Kai, ia tidak ingin mengulangi ucapannya, Dengan tangan bergetar Kai membuka bajunya. Soobin memakaikan barang yang kai pilih tadi itu pada Kai, Soobin berjalan kearah lemari tadi dan mengambil beberapa barang.
"Master, Kau bilang tadi pilih satu!" Ucap Kai
"Kau memilih satu dan aku bisa memilih apapun yang aku mau" Ucap Soobin masih dengan wajah datarnya
Benar-benar, dia sengaja melakukannya, Batin Kai.
Barang yang Soobin ambil adalah penutup mata dan juga mulut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.