1

1.2K 137 0
                                        


"Soobin tunggu aku!"

Ryujin berlari mengejar Soobin yang berjalan cepat meninggalkannya. Merasa kewalahan mengejar pria jangkung yang sebenarnya adalah kakaknya. Kaki Soobin itu panjang, jelas saja Ryujin kewalahan.

Sedangkan Soobin tidak memperdulikan panggilan Ryujin. Kakinya tetap melangkah cepat sedikit terlihat berlari. Hanya demi meninggalkan Ryujin.

"Hallo ibu dokter, mau kemana? Eh mengejar kekasih bisu mu itu?", Bangchan berteriak pada Ryujin yeng berjalan didepannya.

Mendadak Ryujin berhenti, begitu juga Soobin yang sedikit jauh disana juga berhenti. " Bisu" Sudah melekat menjadi nama nya disini. Tidak ada yang kenal Soobin, mereka kenal nya si bisu.

"Jangan begitu. Siapa tau si bisu itu bisa bicara karna terapi dari Ryujin", Jihyo kakak kelas semok dan primadona di sekolah ini juga ikut menimpali remeh.

Ryujin menatap malas dua orang di samping nya. Terlalu malas untuk berdebat atau memukul bahkan menampar mereka. Dia hanya ingin pulang bersama Soobin. Sekolah ini membuatnya malas.

" Aakhh - awww"

Ryujin yang tadi berjalan menoleh kepada dua makhluk jahat itu kemudian memeletkan lidahnya. Dan tersenyum mengejek karna berhasil menginjak kaki keduanya sebelum berlari lagi mendekati Soobin yang masih berdiri disana.

Soobin menggeleng-geleng keras ketika Ryujin semakin mendekatinya. Tangannya memukul-mukul pelan dadanya sendiri kemudian jari telunjuknya menunjuk arah kanan.

Jangan jalan bersamaku. Kita bertemu disana

Kemudian Soobin berlari meninggalkan Ryujin yang masih terpaku dengan penolakan sang kakak.

"Selalu seperti ini", gumam Ryujin lesu.

🎗🎗🎗

Voice (Soolia/liabin)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang