32.AKU KEHILANGANMU

29K 1.3K 32
                                        

"Ketika kamu berpisah lalu bertemu, dan berpisah kembali

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ketika kamu berpisah lalu bertemu, dan berpisah kembali. Apakah itu tandanya takdir menolak untuk mengikat kita?

Ianna membuka matanya pelan-pelan, ia menatap sekeliling ruangan di rumah sakit ini dengan bingung.

"Akhirnya lo bangun juga," ucap Luna khawatir, ia mengenggam erat tangan sepupunya.

"Lun," panggil Ianna. "Di mana Randy?" Pertanyaan Ianna membuat Luna dan Caca terdiam.

"Luna, Caca! JAWAB." Suara Ianna meningkat satu oktaf.

Luna dan Caca hanya diam mendengar pertanyaan Ianna, mereka bingung harus menjawab apa. Luna hanya bisa memeluk Ianna agar gadis itu jadi lebih tenang.

"Kalian kenapa sih!? Mana Randy!"

Dokter datang sama dengan Caca, dan langsung menyuntikkan obat bius agar Ianna lebih tenang dan beristirahat. Gadis itu sudah koma selama 3 hari, dokter pikir Ianna harus lebih banyak istirahat agar cepat pulih.

Maaf, ini belum saatnya lo tahu tentang Randy, batin Caca.

Ianna membuka matanya, lalu memijit pelipisnya yang terasa pusing. Di sana ada Risa yang menatapnya dengan khawatir.

"Ianna kamu sudah bangun? Ayo makan dulu." Risa membantu Ianna duduk.

"Mi ...." Suara Ianna terdengar lirih dan langsung memeluk Risa sambil terinsak.

"Kemarin Ianna mimpi aneh. Randy ninggalin Ianna."

Risa tersenyum tipis dan menatap putrinya itu. ia mengelus rambut putrinya dengan lembut. Risa sangat menyayangi Ianna lebih dari apapun, ia tak tahan jika harus melihat putrinya ini menangis, kehilangan.

"Itu cuma mimpi sayang," ujar Risa.

"Ianna gak mau mereka pergi Mi. Ianna sayang banget sama mereka. Mereka sudah seperti keluarga bagi Ianna," ucapnya dengan air mata yang mengalir dipipinya.

Tidak lama kemudian, pintu terbuka dan mendapati Raka yang duduk di kursi roda.

"Kamu sendiri? Di mana suster?" tanya Risa khawatir, lelaki itu hanya tersenyum.

"Gimana keadaan lo?" tanya Raka.

Ianna menganggukkan kepalanya. "Lo sendiri? Lalu yang lain bagaimana?" tanya Ianna menyeka air matanya, ia tak ingin terlihat lemah didepan Raka.

ARDIANA [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang