CHAPTER 13: A MEMORY

168 12 0
                                        

•Victoria's POV•

'Victoria'.
'Kau masih mencintaiku bukan?'.
'Jangan pergi'.

"Hah?!" Aku terkejut dengan mimpiku.

"Ada apa?" tanya Daniel.

"Tidak, mungkin saja mimpi buruk" ucapku.

'Jason'. Pikirku

Iya.

Itu namanya.

"Hari ini hari pertama kita pergi ke kampus, aku akan pergi menyiapkan makanan dulu" ucap Daniel sambil bergegas mengancing kemejanya.

"Daniel, apakah kau mengenal seseorang bernama J-" ucapku terpotong ketika nada dering diponselku berbunyi.

"Halo.Iya?..saya yang waktu itu melamar".
"Iya, sehabis pulang dari kampus saya akan kesana" ucapku dan mengakhiri percakapan tersebut dengan memutuskan sambungan telepon.

"Aku harus cepat bersiap" ucapku bergumam sendiri dan cengengesan ke kamar mandi.

'Siapa ya yang Victoria tanyakan' pikir Daniel bersandar di kamar pintu.

Takut jika masa lalu terulang.

'Mungkin cuma perasaanku saja'.

Ia ingin menanyainya lagi, tetapi melihat Victoria sudah berada di kamar mandi, ia memutuskan untuk menyiapkan sarapan terlebih dahulu untuk mereka berdua.

°°°
"Bagaimana?" tanya Daniel yang sangat antusias menunggu pendapat Victoria tentang masakannya.

"Sangat enak, kamu ternyata sangat jago memasak" ucapku memakan suapan terakhir.

Sementara Daniel hanya tersenyum.

Hari ini adalah hari pertama kami pergi ke kampus dengan berjalan kaki, kami bergandengan tangan, dimana aku sangat senang dengan percakapan kami.

Aku berharap bahwa momen ini terus berjalan, berharap bahwa Daniel akan terus berada disisiku.

"O, iya, aku sehabis pulang dari kampus, aku akan pergi ke kafe tempat kamu kerja ya".

"Kamu ingin melamar pekerjaan?" tanyaku

"Iya" ucapnya dengan "pd".

Aku hanya tersenyum.

'Semoga diterima'.

Ketika melewati taman didekat kampus, aku melihat sosok pria dengan jubah hitam yang memegang ponselnya.

Ketika melewati taman didekat kampus, aku melihat sosok pria dengan jubah hitam yang memegang ponselnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ada apa Vic?" tanya Daniel.

"Aku melihat pria yang aneh menggunakan jubah hitam" ucapku lirih, takut jika pria tersebut mendengarnya.

"Dimana?" tanya Daniel.

"Di bangku taman".

"Tidak ada orang, Dear"

Saat aku melihat kearah bangku taman, aku masih mendapati bahwa ia masih berada disana dengan posisi berdiri sambil melihatku.

Saat aku melihat kearah bangku taman, aku masih mendapati bahwa ia masih berada disana dengan posisi berdiri sambil melihatku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ia tersenyum.

'Senyumnya'
'Mata itu'

"Jason?" lirihku sambil berjalan kearah bangku taman.

"Vic? kamu kenapa?" tanya Daniel kaget dengan nama yang kusebutkan.

"Aku melihatnya!" ucapku berlari kearahnya.

•Author's POV•

Tetapi pria itu tiba-tiba menghilang, Victoria panik, mencarinya kedekat taman tersebut tetapi nihil, ia tidak menemukan nya sama sekali

"Tenanglah Dear" ucap Daniel yang tak kalah panik ketika Victoria tahu tentang Jason.

"Bagiamana? bagaimana aku mengetahui namanya, senyum itu, mata, hidung itu, aku melihatnya dimimpiku" ucap Victoria frustasi.

'Bagaimana ia bisa mengetahui ini, sedangkan Jason telah mati'.

"Daniel? Apa kau mengenalnya?" tanya Victoria dengan mata berkaca-kaca.

"Daniel?"
"Kumohon jawab aku!" ucap Victoria.

"Aku tidak mengenalnya, aku hanya pernah bertemu dengannya beberapa kali" ucap Daniel.

"Jason mengalamai kecelakaan mobil bulan lalu" lirih Daniel.

Kebohongan dibuat lagi.

•••

•Bakal Update Secepatnya Minggu ini ^^•

MY DEAR VAMPIRE <<TAMAT>>Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang