•Daniel's POV•
Semua tubuhku sungguh sakit terlebih saat mendengar ia berteriak histeris.
Aku akan baik-baik saja.
Badanku terasa terangkat, temanku menolongku.
'Siapapun tolong selamatkan dia'.
'Victoria'
Aku tak bisa berbicara, penglihatan ku sungguh terbatas.
Biarkan aku saja yang mati, aku hanya ingin dia merasa aman.
Kumohon.
•Jason's POV•
Apa yang kulakukan?
Aku sungguh br*ngs*k.
Menjanjikan sesuatu yang kuingkari, membuatnya menangis.
Bahkan terluka.
Tangannya.
'****'
Victoria maafkan aku.
Victoria, jangan tinggalkan aku sendiri.
Jangan pergi dengannya.
'Maafkan aku'.
Jangan pergi Victoria.
•Victoria's POV•
Semuanya terasa begitu aneh sekarang, badanku tak bisa digerakkan, bahkan untuk membuka mata saja aku tak bisa.
'Aku hanya bisa mendengar' pikirku.
'Bagaimana dengan Daniel dan Jason?'.
Aku sungguh takut melihat kejadian tadi dengan melihat tubuh Daniel dilumuri darah
'Darah'.
Aku sangat membutuhkan darah Jason, hanya darah dia yang membuatku merasa baik untuk saat ini.
Bahkan sekarang nafas saja terasa sesak.
'Apa yang terjadi?'.
"Apa yang kau lakukan kepadanya?" tanya seorang perempuan.
'Mungkin mereka membicarakan Jason?'.
Ucapku ketika mencoba menstabilkan nafasku.
"Kita harus segera membunuhnya, dia sudah melukai Daniel" kini yang berbicara adalah laki-laki.
"Biarkan dia hidup hingga Daniel yang memutuskan nya" ucap wanita tersebut.
Aku ingin segera meloncat ketika penciumanku sudah kembali.
Bau darah dimana-mana.
Tetapi mereka tak tahu aku sekarang sungguh membutuhkan darah.
Aku merasakan darah itu mengalir di tenggorokanku, aku hanya bisa mencium bau darah.
Merasakan darah itu mengalir.
Tak tahu darah siapa yang mereka sumbangkan tapi aku sungguh berharap darah tersebut tak berhenti mengalir di tenggorokan ku.
"Philip, sudahlah" ucap salah satu wanita.
"Kau dengan seenaknya mengambil darahku dan membiarkan ia meminumnya, dimana terima kasihnya?" ucap Philip kemudian membalut tangannya dengan perban yang diberikan wanita itu.
'Darah Philip'.
Bagaimana.
'Bagaimana mungkin Philip bisa berada di klan werewolf ini?'.
"Dengar! dia sudah aman di sel jeruji yang kuaktifkan sengatan listrik jika ia mencoba kabur, bahkan dengan hanya memegang selnya".
"Aku juga sudah merantai kaki, tangan, bahkan lehernya".
"Aku muak ketika ia mengatakan untuk melihat wanita ini sekali saja" tutur lelaki tersebut menyeringai kecil.
"Sekarang bagaimana dengan kak Daniel?" tanya suara anak kecil.
'Bagaimana keadaan Daniel?'.
Kemudian aku mendengar suara jeritan dari arah telinga kiriku, itu adalah suara Jason.
Mereka memberi pelajaran kepada Jason.
'Tolong jangan sakiti dia'.
"A..ku m..o..hon" ucapku pelan.
"Dia tak bisa diam, aku hanya memberinya sedikit pelajaran" ucap Philip kembali ke ruangan, sambil mengusap kemejanya yang dipenuhi banyak darah.
°NEXT CHAPTER JIKA VIEW MENYENTUH 500 YAA..❤️❤️❤️
KAMU SEDANG MEMBACA
MY DEAR VAMPIRE <<TAMAT>>
Vampiros"Tolong jangan takut kepadaku, aku juga tidak ingin menjadi seperti ini, kumohon kembalilah kepadaku". ~ Jason Brithson "Aku masih ingin memiliki hatinya, tetapi mengapa semuanya berubah ketika ku mengetahui fakta ini dan kembali menyisihkan serpiha...
