Part 39

1K 46 12
                                    

Percepat aja yah.

Kini telah 5tahun sejak kejadian pesawat yang dikendalikan oleh Irwan kecelakaan.

Rara pun telah kembali menjalani aktifitasnya sebagai seorang dokter sedangkan Khenzie sudah sekolah.

Pagi ini Khenzie sedang ingin berangkat sekolah tapi seperti biasa dia tidak bisa memakai tali sepatunya kemudian dia menuju kamar Rara.

Tok . . . Tok . .

Rara : iya masuk

Khenzie : mama

Rara : iya sayang

Khenzie : mama Khenzie gak bisa pake tali sepatunya (menunjukkan sepatunya yang belum di ikat)

Rara yang berada di depan meja rias pun menghentikan aktifitasnya di meja rias dan menghampiri Khenzie.

Rara : aduh anak mama manja banget sih sama mamanya

Sejak kepergian Irwan Rara mengurus sendiri anak semata wayangnya dia memberikan perhatian yang luar biasa.

Agar tidak kehilangan figur seorang ayah Rara selalu berusaha menjadi ayah dan ibu bagi Khenzie.

Rara pun memakaikan tali sepatu Khenzie.

Rara : sekarang udah siap

Khenzie : makasih mama (mencium pipi Rara)

Rara pun meneteskan air mata, dia ingat dulu Irwan selalu mencium pipinya tapi sekarang dia sangat rindu itu.

Khenzie : mama kenapa (menghapus air mata Rara)

Rara pun langsung memeluk Khenzie.

Rara : gak papa sayang mama hanya kangen sama papa😢😢😢

Khenzie pun membalas pelukan Rara.

Khenzie : Khenzie juga kangen sama papa ma😢😢😢

Rara : ya udah sekarang kamu siap-siap habis itu turun dan sarapan nanti telat berangkat sekolahnya (melepaskan pelukan Khenzie dan menghapus air matanya)

Khenzie : iya ma tapi mama jangan sedih-sedih lagi ya (menghapus air mata Rara dengan tangan kecilnya)

Rara : iya sayang mama akan selalu senyum untuk kamu (meletakkan tangan Khenzie di pipinya)

Khenzie pun mencium pipi Rara

Khenzie : Khenzie sayang mama

Rara : mama juga sayang kamu nak

Khenzie pun keluar dari kamar Rara.

Kini Rara pun telah ada di meja makan untuk sarapan.

B.Della : Khenzie mau makan apa sayang ??

Khenzie : Khenzie mau sarapan roti aja nek

Rara : biar Rara aja bun yang nyiapin sarapan Khenzie

B.Della : ya udah kalo gitu

Rara : kamu mau pake apa sayang

Khenzie : pake keju aja ma

Rara pun menyiapkan sarapan untuk Khenzie, kemudian Rara pun memperhatikan cara Khenzie makan.

Rara : cara makan kamu mirip banget sama papa kamu nak (batinnya sambil mengelus kepala Khenzie) makan yang banyak ya sayang

Khenzie : iya ma

Rara : kamu dimana bang Rara yakin abang masih hidup, nanti suatu saat kita pasti akan kumpul kembali menjadi keluarga yang bahagia. Lihat ini bang anak kita udah tumbuh besar , wajahnya emang mirip Rara tapi sifatnya mirip banget sama kamu bang. Rara kangen sama abang (batinnya)

Engkaulah Takdirku ( THE END )Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang