Riana
Tahukah kau
Aku rela mengarungi danau yang luas
Demi memenuhi dehidrasi rinduku
Aku rela mendaki gunung tertinggi
Demi mematahkan keraguanmu
Aku rela merenangi lautan terdalam
Demi kepercayaanmu
Itu hanya canda
Kau tahu itu
Aku hanyalah pembual yang mahir
Memutar kata membalikkan fakta
Adalah kelebihanku
Kau tahu itu
Riana
Tapi aku serius mencintaimu
Kau tahu pohon cemara yang diujung sana
Sepuluh tahun lalu
Aku menulis namamu
Kelak aku akan jatuh cinta pada putri anggun yang bernama Riana
Selama itu aku menanti
Kini aku benar-benar menemukanmu
Tepat sepuluh tahun berlalu
Kamu terlihat menawan
Seperti namamu
Aku jatuh cinta
Aku kasmaran
Pada seorang putri secantik dirimu
Riana
Oh Riana
Aku rela kau mematahkan kakiku
Agar tidak pernah jauh darimu
Aku rela kau memotong tanganku
Agar tidak menyentuh perempuan lain selainmu
Aku rela kau tahan dalam hatimu
Kelembutan adalah kekerasanmu
Bagaimana aku tidak jatuh cinta?
Riana
Melangkahlah nona
Tujulah hati yang rapuh ini
Runtuhkanlah kegilaan hamba
Sudah hancur berkeping-keping
Harapku malam-malam kuarungi bersamamu
Aku gila
Kaulah penyebabnya
Namamu saja mampu mematahkan tekadku
Matamu, sudahlah aku lemah
Jadilah kekasihku
KAMU SEDANG MEMBACA
Memories
PuisiBeberapa rasa dan emosi tidak selalu diceritakan sepenuhnya, ada rasa yang hanya beberapa kata saja sudah mewakili isinya, dan ada pula emosi yang saat itu pula harus diabadikan meskipun hanya beberapa kalimat saja. Karya ini adalah puisi yang aku p...
