Aku mengembara tanpa kenal lelah
Diiringi nada-nada kelabu
Dirasuki aroma tubuhmu
Kecantikanmu luluh keyakinanku
Duniaku tak sanggup lagi menyulam ragamu
Kemarahanku berhenti
Aib menyelimuti
Wajah ini malu
Keabadian pelan-pelan menelanmu
Aku ragu..
Marahku hanya kata
Kesalku berujung derita
Sedihku ditopang tawa
Cintaku hanya janji semata
Aku ragu..
Melodi jiwa sendu
Menakuti siang malamku
Sudut egoku penuh berhala
Ku puja tanpa makna
Aku ragu..
Sakitku..
Bukan lagi pelengkap
Tapi satu-satunya rasa
Yang hilang bahagia
Yang ada serangkaian duka
Aku ragu..
Nyanyian doa menusuk relung jiwa
Sampai titik aku terdakwa
Berhenti menakutiku
Aku sudah yakin
Raguku saksi bisu kepergianku
KAMU SEDANG MEMBACA
Memories
PoesíaBeberapa rasa dan emosi tidak selalu diceritakan sepenuhnya, ada rasa yang hanya beberapa kata saja sudah mewakili isinya, dan ada pula emosi yang saat itu pula harus diabadikan meskipun hanya beberapa kalimat saja. Karya ini adalah puisi yang aku p...
