Luna baru saja bangun dari tidurnya. Dan bersiap-siap untuk pergi sekolah.
"Pagi mih"
Luna langsung duduk dan memakan roti yang disiapkan oleh Riska.
"Pagi sayang, gimana jalan-jalannya kemarin sama Raffi?, mamih gak sempet nanya"
"Seru kok mih,lagian ya Raffi baik banget mih, pengertian lagi, gak egois, lembut. Intinya almost perfect"
"Jadi udah mulai jatuh cinta nih ceritanya"
"Ih, mamih kok gitu sih. Aku kan masih cinta sama Angga"
Riska mendesah berat. Saat ada Raffi yang begitu tulus padanya. Luna masih saja memikirkan Angga.
"Sayang, kamu dengerin mamih ya. Coba deh sekali-sekali kamu lihat kebelakang, masih ada yang tulus sama kamu"
Luna mengernyitkan dahi bingung. Lantas Luna melihat kebelakang.
"Gak ada orang kok mih, cuman ada perlatan dapur. Ih mamih gak usah aneh-aneh deh. Pagi-pagi udah ngajak Luna cerita horor".
"Ya ampun Luna. Bukan gitu maksud mamih. Itu perumpamaan sayang. Maksud mamih lihat kebelakang itu, kan masih ada Raffi yang selalu ada buat kamu".
"Ohh itu mih, kirain apa"
Luna hanya nyengir.
"Yaudah gih berangkat"
"Oke mih".
***
Luna baru saja sampai disekolah dan berjalan menuju kelasnya.
Disana sudah ada Liah dan Bagas.
"Pagii temen-temen"
Luna menyapa dengan cukup keras.
"Juga Lun, bahagia banget lo kayaknya?"
Bagas tersenyum ke arah Luna.
"Yee gue mah tiap hari bahagia"
Luna tersenyum.
"Iya deh, yang abis jalan-jalan sama Raffi"
Liah menimpali.
"Eh tau darimana lo?"
Luna terkejut.
"Yaelah gue kemarin gue juga jalan-jalan kali"
"Sama siapa?"
"Sama gue!"
Rino muncul dari balik pintu dan langsung menjawab pertanyaan Luna.
"Cieee yang jadiannn, traktirannya manaa?"
Bagas menimpali.
"Belum jadian kampret. Tapi lagi otw"
"Ciee yang lagi otw jadiaan"
Luna menggoda Liah.
"Tau ahk"
"Yee ngambek, Reno bujuk gih, Liah ngambek tuh"
Luna malah semakin menjadi.
"Sayang"
Reno malah semakin menggoda Liah.
"Sayang pala lu anjir"
Sontak seisi kelas tertawa melihat aksi Liah dan Rino
Setelah beberapa menit bel sekolah pun berbunyi.
***
Jam kosong membuat seisi kelas Luna heboh. Luna juga bergabung membuat keributan di kelas.
Luna berjalan ke depan kelas sambil membawa gitar.
"Oke guys, karena gue lagi baek. Gue pengen bawain sebuah lagu"
Semua kelas bersorak senang.
🎶
Hadirnya dirimu berikan suasana baru
Kau mampu tenangkan aku, disaat risau dalam hatiku.
Lembutnya sikapmu, meluluhkan hati ini.
Terbuai aku terlena oleh dirimu
Oleh dirimu.
Jantungku berdetak saat engkau ada
Didekatku
Mungkinkah diriku telah jatuh cinta
Pada dirimu
Sebisa hatiku mencoba untuk melupakanmu
Namun ku tak bisa kau pun selalu ada dalam hatiku"
🎶
KAMU SEDANG MEMBACA
FRIENDZONE Area (COMPLETED)
Teen FictionDua manusia berbeda kelamin sahabatan? Yakin murni sahabat? Yakin gak ada secuil rasa suka? Bener yakin? Gue rasa persahabatan anatara cewek dan cowok gak akan semulus itu. Tidak ada yang murni di dunia ini termasuk persahabatan dua kelamin yang be...
