Suasana di dalam ruangan tampak hening, tak ada seorang pun yang mengeluarkan suara. Sakura masih berusaha menunjukan sikap tenang meski kenyataannya tidaklah demikian. Jantungnya berdegup kencang, tak karuan. Pikirannya resah dan dia tengah memutar otaknya untuk menemukan jawaban yang tepat atas pertanyaan yang dilontarkan Madara padanya. Sebuah jawaban yang akan membuat Madara berhenti mencurigainya.
Madara masih duduk angkuh di tempatnya seraya menopang dagu di atas meja. Kedua onyx segelap malamnya menusuk tajam pada Sakura. Raut tak bersahabat terpancar jelas di wajahnya, sorot mata yang begitu kentara penuh kecurigaan.
Sosok lain adalah Izuna yang masih mempertahankan posisi awalnya. Berdiri bersandar pada dinding ruangan sembari kedua tangan yang bersedekap di depan dada. Sama halnya dengan Madara, pria Uchiha yang satu ini pun tampak awas memperhatikan Sakura. Kedua onyx-nya tak berpaling, hanya berpusat pada sosok wanita berambut merah muda yang tampak duduk tenang di tempat.
" Kenapa diam? Tidak bisa membuktikan bahwa kau bukan seorang penyusup?"
Orang pertama yang akhirnya memecah keheningan dengan pertanyaannya adalah Madara. Ujung bibirnya tertarik ke atas membentuk sebuah seringaian, merasa menang karena lawan bicaranya tak bisa berkutik sekarang.
Namun ... tatkala si lawan bicara menyunggingkan seulas senyum, Madara memicingkan kedua matanya. Menatap penuh antisipasi pada wanita mencurigakan yang duduk di hadapannya.
" Saya hanya terkejut, Uchiha-sama. Kedatangan saya kemari hanya untuk melamar pekerjaan karena saya membutuhkannya. Tidak menyangka saya akan dicurigai sebagai seorang penyusup. Ini benar-benar di luar perkiraan saya."
" Jangan bertele-tele." Sela Madara dengan suara ketus dan dinginnya. Dia memiringkan kepalanya, menguarkan aura mengintimidasi pada lawan bicaranya. Dan ya, meski senyuman masih tersungging di bibir Sakura, tak dia pungkiri ... di dalam hatinya, ibu satu anak ini semakin gelisah dan gugup.
" Langsung saja jawab pertanyaanku tadi." Madara melanjutkan.
" Meskipun Byakugou sebuah jutsu terlarang, nyatanya tetaplah sebuah jutsu yang bisa dipelajari oleh siapa pun." Jawab Sakura, wajahnya tampak tenang. Dia sangat handal dalam memanipulasi ekspresi wajahnya di depan Madara.
" Meski yang anda tahu saat ini satu-satunya Kunoichi yang berhasil membangkitkan justu ini adalah Uzumaki Mito, bukan berarti tidak ada orang lain yang mempelajarinya bukan?"
" Jadi kau mempelajarinya?" tanya Madara.
" Benar."
" Siapa yang mengajarimu jutsu itu?"
" Seperti Uzumaki Mito yang mempelajarinya sendiri. Saya juga demikian. Lagipula, memangnya anda pikir siapa yang akan mengajarkan saya jutsu ini? Uzumaki Mito?" Sakura mengangkat kedua bahunya tampak santai dan acuh tak acuh. " Tidak mungkin dia mengajari saya karena kami bahkan tidak saling mengenal."
" Jadi Uchiha-sama, saya mempelajari jutsu ini sendirian. Memang butuh waktu bertahun-tahun hingga saya berhasil membangkitkan jutsu ini."
Madara semakin memicingkan matanya, menatap lurus pada Sakura yang masih berusaha menjelaskan alasan dirinya memiliki tanda Byakugou seperti Uzumaki Mito, istri Senju Hashirama.
" Inti dari membangkitkan Byakugou adalah menyimpan chakra selama tiga tahun. Bukan bermaksud untuk pamer, tapi mengendalikan chakra adalah salah satu keahlian saya. Jadi tidak sulit bagi saya untuk menyimpan chakra dalam jumlah yang sama selama tiga tahun usaha saya membangkitkan jutsu ini."
" Kau bilang tidak mengenal Uzumaki Mito?"
Sakura menggelengkan kepalanya.
" Namanya memang tersohor ke pelosok dunia shinobi, tentu saya sendiri berulang kali mendengar nama besarnya. Tapi untuk bertemu langsung dan saling bercakap, kami tidak pernah melakukannya sekali pun."
KAMU SEDANG MEMBACA
SAVE UCHIHA SARADA (COMPLETED)
FanfictionSetelah selesai menjalankan misi bersama di pusat astronomi negara Redaku demi menyelamatkan Naruto yang terserang penyakit mematikan. Kini pasangan suami-istri Uchiha harus kembali melakukan misi jangka panjang bersama. Sebuah misi untuk menyembuhk...
