4. Salahmu

42 5 0
                                    

Cemburu bisa sewajarnya bukan?
Tidak perlu berlebihan, seharusnya kamu percaya kepadaku bahwa aku tak akan selingkuh.

***

***

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


***

Sekarang Rifki pulang bersama Revina menggunakan mobil miliknya yang dikendarai oleh supirnya, karena hari ini dia tidak membawa motor.

Revina terlihat heran melihat raut wajah Rifki yang begitu kesal, tapi dia tidak berani bertanya langsung karena dia takut jika Rifki akan marah. Revina hanya terdiam bungkam sampai Rifki sendiri yang memulai pembicaraan.

"Revina". Rifki baru bersuara. Langsung saja Revina memalingkan wajahnya ke depan Rifki dan menatapnya.

"Kenapa?". Tanya Revina dengan nada yang lembut.

"Maaf". Lirihnya pelan.

"Maaf kenapa?". Revina terlihat khawatir melihat Rifki seperti itu, Rifki sekarang sedang menggenggam tangannya dan tatapan matanya menunduk.

"Kenapa?". Revina mengulanginya lagi karena belum mendapatkan jawaban.

"Aku di skors". Rifki masih menunduk,dia tidak berani menatap wajah Revina.

"What? Skors? Kok bisa?". Revina benar-benar terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Rifki barusan.

"Gara-gara tadi aku mukulin cowok itu, sekarang aku di skors selama satu Minggu".

Revina memegang dagu Rifki,dia menegakkan wajah Rifki agar menatapnya. Rasanya Revina ingin sekali memarahi Rifki, tapi dia tidak tega Ketika melihat wajah Rifki yang sangat kusut seperti itu.

"Harusnya loe jangan pukul Riski seperti tadi. Cemburu boleh aja, tapi plis jangan berlebihan. Seharusnya loe percaya sama gue,gue gak akan selingkuh". Revina mencoba menenangkan Rifki,dia menggenggam erat tangan Rifki.

"Kamu gak marah aku di skors?". Mata Rifki mulai berkaca-kaca.

"Gue marah sama loe,benci sama loe,tapi itu semua kalah sama rasa cinta gue". Revina mulai tersenyum simpul.

"Makasih". Rifki memeluk erat Revina,dia merasa lebih tenang sekarang. Namun beberapa saat kemudian dia melepaskan pelukannya.
"Tapi kamu nanti berangkat sekolah sama siapa kalo aku di skors? Apa mau aku jemput?".

"Gak usah,gak papa. Nanti gue bisa minta tolong supir buat antar jemput ke sekolah".

"Beneran gak papa?".

LOVE STORY RISKI REVINATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang