[Completed]
Judulnya 127 Days, berisi 35 bagian cerita yang mengisahkan 127 lembar kertas berisi ungkapan Haechan akan rasa sakit miliknya, diary singkat yang ia tulis sejak kenyataan pahit hampir merenggut mimpinya.
Dengan awal berupa diary, kemud...
Johnny menggendong ala bridal style tubuh Haechan setibanya mereka di rumah sakit, ia bersama Jaehyun segera berlari meminta bantuan pada tenaga medis disana untuk segera menolong adik mereka.
Manajer Hyung menyusul setelah sebelumnya memarkirkan mobil.
Ia segera berbicara kepada perawat disana untuk meminta di rahasiakan kedatangan Haechan dirumah sakit ini.
Haechan sudah di bawa masuk ke ruang UGD.
Johnnya dan Jaehyun memandang cemas pintu UGD yang tertutup. Keduanya bergerak gusar sambil berdoa agar tidak terjadi apa-apa pada adik mereka.
Manager Hyung yang tiba segera meminta keduanya untuk tenang.
"Bagaimana dengan orang tua Haechan, Hyung?" Tanya Johnny pada manajer Hyung.
"A.." saat hendak menjawab ketiganya di kagetkan dengan kemunculan dokter lain serta seorang perawat yang membawa beberapa kantong darah tiba-tiba berlari masuk keruang UGD.
"Apa yang terjadi?" Ucap Jaehyung kaget.
Kenapa dokter itu berlari panik? Kenapa mereka membawa kantong darah? Apakah Haechan dalam bahaya? Tidak ia tidak boleh pesimis
Tapi.. tapi..
"Tenang. Doakan yang terbaik untuk Haechan" kata manajer Hyung berusaha menenangkan Jaehyun yang tampak mulai panik.
Walau nyatanya ia juga merasa panik.
15 menit
30 menit...
1 jam
Johnny mulai tidak tenang dalam duduknya. Sudah satu jam berlalu dan belum ada satupun yang keluar dari ruangan tersebut.
"Kenapa lama sekali"
"Hyung.. menurutmu apakah Haechan akhir-akhir ini terlihat aneh?" Tanya Jaehyun.
Johnny dan manajer Hyung memandang jaehyung yang duduk sambil menunduk.
"Akhir-akhir ini sepertinya, dia sering melamun.." jawab Manajer Hyung.
"Benar, beberapa hari yang lalu dia begitu kan.."
Flashback
Saat Latihan
Mendadak semua member NCT 127 memandang curiga kearah maknae mereka yang tampak tenang.
Ini benar-benar kejadian langka.
Mark yang melihat kejadian itu seketika teringat akan cerita Renjun yang mengatakan kalau si fullsun menjadi pendiam akhir-akhir ini.
Dia masih bertindak seperti biasa, masih ceria, masih nakal dan jahil.
Tapi... Tak jarang member akan melihat air muka Haechan yang tampak kurang fokus dan tercetak raut sedih juga di sana.
"Haechan-ah... Apa kau sedang ada masalah?" Jungwoo menepuk halus pundak haechan.
Membuat si empu kaget, "ada apa Hyung?" Tanya haechan.
Okey, tampaknya si maknae benar-benar memiliki masalah.
Lihat dia tidak fokus.
"Apa kau sedang ada masalah, Chan?" Tanya Yuta mengulang pertanyaan jungwoo.
Haechan mengernyit bingung.
"Aku? Aku baik-baik saja, Hyung"
Taeyong mendekati Haechan. "Kau yakin?" Tanya sang leader.
Haechan mengangguk sebagai jawaban.
"Tapi akhir-akhir ini kau terlihat kurang fokus" doyoung mulai ikut bersuara.
Haechan memandang bingung, Hyung kelincinya itu.
Haechan memiringkan sedikit kepalanya.
Dan entah kenapa itu terlihat imut.
"Tapi aku benar-benar baik-baik saja, Hyung." Ucapnya yakin yang membuat semua orang menghela nafas.
"Baiklah, lain kali jika sedang ada masalah atau ada sesuatu yang menggangu pikiran mu beritahu kami, arraso?" Taeyong mengusak Surai rambut Haechan tak kala pemuda Tan itu mengangguk semangat.
Kemudia ke sembilan orang tersebut kembali melanjutkan latihan mereka.
Flashback off
Pintu UGD terbuka, menampilkan dua dokter yang tadi menangani Haechan keduanya tampak berbincang sebentar sebelum salah satunya pamit undur diri sedangkan yang lain menghampiri Johnny, Jaehyun dan Manager Hyung.
"Keluarga pasien?"
Manager Hyung maju, "saya walinya, dokter"
"Baiklah, pasien saat ini baik-baik saja. Sepertinya ia mengalami serangan kelelahan. Ini terjadi apabila ia terlalu memaksakan diri, kurangnya istirahat serta tekanan mental yang pasien alami membuatnya menumpuk kemudian secara mendadak terlepas yang membuatnya merasakan sakit yang luar biasa...
Saat ini dia sudah dipindahkan ke ruang inap dan sedang menerima transfusi darah karena pasien mengalami kekurangan darah berlebihan akibat mimisan"
"Tapi dokter, Haechan tidak mengeluh sakit."
"Benarkah? Kalau begitu bisa bicarakan ini diruangan saya?"
"Bisa dokter, Jaehyun kamu temani Haechan. Biar aku dan Johnny yang berbicara dengan dokter"
Jaehyun mengangguk patuh, sedangkan Johnny dan manajer Hyung pergi bersama dokter tersebut.
Di Kamar Pasien
Jaehyung memandang sedih pada remaja yang sedang terbaring lelap diatas ranjang rumah sakit.
Tangan kanan pemuda tersebut terpasang infus serta di bagian atas lengannya juga terdapat selang yang didalamnya terdapat cairan merah yang Jaehyun yakini adalah alat transfusi darah.
Pakaian pemuda tersebut telah berganti menjadi pakaian khas pasien berwarna biru.
Jaehyun mendudukan dirinya di samping ranjang Haechan.
"Aneh rasanya melihat mu seperti ini, Chan" ucap Jaehyung sembari memperbaiki beberapa anak rambut haechan.
"Cepatlah sembuh"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
___________________________
Selamat siang sijeuni💚....
Masih menunggu cerita ini kan? Hehe( ◜‿◝ )♡
Gimana kabar kalian?
Semoga senantiasa sehat selalu ya..
Maaf ni, baru up sekarang.. insyaallah besok fast up..
H-13 sedang proses pengetikan..
Jadi di tunggu yaa 💚
_____________________________
Keep healthy, dan Jangan lupa cuci tangan, sijeuni💚