"Aku pulang." Teriak Sasuke membuka pintu rumah, mata onyx Sasuke mendapati seorang gadis cantik tengah duduk santai bersama dengan Kakaknya. Ia Karin, gadis yang sudah lebih dari 2 tahun menjalin hubungan dengan Itachi.
"Karin-nee." Ucap Sasuke antusias. Ia begitu merindukan gadis itu, sudah lebih dari 3 bulan Karin tak berkunjung kerumahnya, ia terlalu sibuk dengan bisnis online nya.
"Lama tak bertemu, Suke-chan." Sapa Karin dengan senyuman hangat yang menenangkan. Sasuke mengambil duduk diantara Itachi dan Karin, yah.. tak masalahkan jika Sasuke menjadi sedikit pengganggu diantara hubungan mereka?
"Bagaimana kabarmu?" Tanya Karin mengacak surai raven Sasuke. "Seperti yang Nee-chan lihat." Sahut Sasuke.
Mereka menghabiskan waktu, tertawa dan bercanda. Bahkan tak sadar jika kini mentari sudah kembali ke peraduannya, memaksa Karin untuk kembali kerumahnya. Sebenarnya, Sasuke sempat meminta Karin untuk menginap, namun Karin mengatakan jika ia masih memiliki banyak pesanan yang belum ia kirim. Jadi mau tak mau ia harus kembali kerumahnya. Sasuke tak dapat memaksa, karena ia tau betapa pentingnya pekerjaan itu untuk Karin.
...
Beberapa hari setelahnya, Karin tak berkunjung lagi, yah.. mungkin ia memang sibuk sekarang.
Sasuke membuka pintu rumahnya, suara teriakan Itachi begitu nyaring ditelinga Sasuke. Mereka sedang bertengkar.
"Ada apa dengan kalian? Mengapa kalian tidak menyetujui hubungan ku dengan Karin sekarang?!" Teriak Itachi.
"Jaga sikap mu, Itachi!" Teriak Fugaku tak kalah. Sasuke hanya dapat mematung ditempat, mendengar kata-kata kasar yang keluar dari ayah dan anak itu. Beberapa kali Sasuke dapat mendengar suara Mikoto menenangkan mereka, namun sepertinya itu tidak terlalu dianggap oleh mereka.
Tak berapa lama, Itachi pergi begitu saja meninggalkan rumah. Mikoto sempat berlari menahan Itachi untuk tidak meninggalkan rumah, bahkan Mikoto sampai menangis memohon Itachi mengerti akan apa yang orang tuanya lakukan. Namun, Itachi pada pendiriannya, ia menghiraukan seruan Mikoto memanggil namanya.
Sasuke hanya dapat terdiam, ia tak mengerti akan apa yang terjadi, ia tak mengerti mengapa pertengkaran ini terjadi. Pertengkaran yang memuat luka baru dihati Sasuke.
Beberapa hari Itachi tak kunjung kembali, keluarga mereka menjadi hancur, tak ada lagi sukacita didalam rumah itu. Mikoto yang selalu ada didalam kamar, dan Fugaku yang sibuk bekerja sedangkan Sasuke. Ia menghabiskan waktunya berada disekolah sampai larut malam. Tak peduli jika dirinya tinggal terima surat kelulusan. Sasuke selalu berharap jika keluarganya kembali seperti dulu, ia merindukan keluarga hangatnya.
Tapi seperti nya semua itu tidak mungkin terjadi. Kedua orangtuanya ditangkap karena menjual obat terlarang, polisi menangkap Fugaku dan Mikoto. Saat itu Itachi kembali, sebenci apapun Itachi pada mereka, Itachi yakin jika Fugaku dan Mikoto tak mungkin melakukan hal sekeji itu. Mereka memang bukan keluarga yang mampu, tapi bukan berarti para polisi bisa menghakimi kedua orangtuanya sebagai pengedar Narkoba.
Itachi marah, menyesal, segala emosi bercampur menjadi satu. Jika saja Itachi mendengarkan Fugaku dan Mikoto mungkin hal ini tidak akan pernah terjadi. Keluarga kecil mereka tidak akan hancur seperti sekarang.
Hari-hari Sasuke semakin diselimuti awan kelam. Itachi memang sudah kembali, namun kedua orangtuanya yang pergi. Sasuke selalu mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja, semuanya akan kembali seperti sedia kala. Segala doa selalu ia panjatkan agar keluarga kecil mereka dapat kembali utuh.
Mungkin ini hukuman kecil dari Tuhan. Sasuke mendapat kabar jika kedua orangtuanya meninggal dikamar mandi penjara. Harapan Sasuke hancur begitu saja, air mata tak dapat ia tahan. Ia menangis, ia marah, ia menyesal.
Begitupun dengan Itcahi, ia tampak begitu tertekan akan kematian kedua orangtuanya. Itachi bahkan mengurung dirinya dikamar, ia menghiraukan Sasuke yang membujuk untuk makan. Ia yakin jika kini Itachi menjadi lebih kurus dan tak terurus, itu akan sangat menyakitkan untuk Sasuke. Bagaimana jika nanti Itachi sakit dan pergi seperti kedua orangtuanya? Sekarang hanya Itcahi yang Sasuke miliki, jika Itachi pergi, Sasuke tak tau harus melakukan apa. Hidupnya akan menjadi begitu sulit tanpa hadirnya Itachi.
Entahlah, ini hanya semacam cobaan atau memang karma untuk Sasuke menebus kesalahannya dikehidupan sebelumnya.
Itachi ditangkap oleh polisi karena dituduh sebagai pelaku pembunuhan kedua orangtuanya. Sekarang siapa lagi yang akan pergi dari sisi Sasuke? Sekarang Sasuke hanya sendiri. Mengapa dunia begitu kejam memisahkan Sasuke dengan Fugaku dan Mikoto bahkan sekarang memisahkan Sasuke dengan Itachi.
"Sasuke dengar. Dengarkan aniki. Jangan pernah percaya padaku, hidupku penuh dengan kebohongan. Maafkan aniki karena sudah membunuh Tou-san dan Kaa-san, maafkan aniki karena telah memisahkan mu dari mereka. Tapi, percayalah jika aniki begitu menyayangi mu. Suke-chan." Air mata Sasuke tak dapat ditahan lagi. Mobil polisi sudah membawa Itachi pergi, langkah kaki Sasuke juga membawanya mengejar mobil itu. Tapi apa daya? Langkah kaki Sasuke takkan mampu membuat mobil itu berhenti, bahkan suara jerit putus asa Sasuke takkan mampu menyapa telinga mereka.
Semua mimpi dan harapan Sasuke hancur, kini ia hanya dapat berdiri dengan kedua kakinya, tanpa ada Itachi, Fugaku dan Mikoto yang menemani.
Kini berganti Sasuke mengurung diri dikamar, bahkan hari kelulusan pun ia tak datang. Dimata onyx itu tidak ada lagi harapan, begitu kosong. Semuanya telah pergi bersama dengan keluarga kecilnya.
...
Jean waktu nulis bagian ini hampir nangis, kenapa hidup Sasuke susah banget? Kayak nya klo dikehidupan nyata mah ga ada kali ya🤣🤣
Thx ya yang udah baca cerita buatan Jean
Love you All
JeanTheRapper.
KAMU SEDANG MEMBACA
Next Door|Tamat
Mystery / Thrillerada yang minta cerita romence-action, tapi cerita ini ga terlalu action lebih banyak teka-teki nya atau mungkin thriller nya. Sasuke seorang detective swasta sedangkan Naruto sendiri detective dari sipil. mereka bekerja sama untuk mencari pembunuh s...
