Allysia merasakan sakit dan nyeri di bagian bawah tubuhnya, ia mencoba mengalihkan rasanya dengan menggigit bibirnya dan berusaha menahan desahannya.
Milik Elvano yang besar masih berusaha masuk menembus tubuhnya. Elvano menyadari bahwa Allysia sedang meringis kesakitan, di cumbu dan dilumatnya bibir rasa stoberry itu.
"AAKHHHMMH!!"
"Ahh.."
Jerit Allysia tertahan saat merasakan milik Elvano sukses merobek selaput daranya. Rasanya penuh dan perih. Dan erangan nikmat Elvano merasakan sempitnya milik Allysia, tidak seperti istrinya dahulu.
Sengaja Elvano diam sejenak untuk membiasakan Allysia menerima junior di dalam tubuhnya. Elvano mencium dan membelai kerutan di dahi Allysia akibat masih terasa perih agar sedikit memberi ketenangan.
"Rileks, Sya. Kau akan terbiasa. Bolehkah aku mulai?" tanya Elvano berhati-hati.
"Sakithh.." isak Allysia.
Elvano mengangguk kecil dan tersenyum mengerti, "I know" bebarengan dengan perkataannya Elvano mulai memompa dengan pelan.
"Aaakkhh.." masiih terdengar nada kesakitan dari Allysia.
Elvano menahan gejolak untuk menggenjot Allysia secara brutal, gadis ini sedang kesakitan. Pelan-pelan secara berkala kejantanannya dia tarik keluar lalu di masukkannya lagi ke dalam milik Allysia.
"Emhhh..Kau nikmat sekali, Sya" Elvano tak bisa menahan erangan nikmat merasakan sensasinya bergesekan dan beradu dengan milik Allysia.
Allysia sudah tak mampu berkata-kata, rasa perih itu berganti dengan rasa nikmat dan geli yang tiada tara. Yang keluar dari bibirnya hanyalah desahan yang membuat libido Elvano semakin terpicu.
Allysia merasakan bahwa gerakan Elvano pelan namun seperti ada yang tertahan, paham situasi akibat tontonan film porno yang di cekokin Nadya, Allysia membelai lembut pipi Elvano.
"Fassh..terhh.. El.."
Mendengar desahan lirih Allysia itu, setan dalam dirinya sudah tidak bisa terbendung lagi.
Elvano menghentakkan semakin dalam. Mereka terbalut gairah kenikmatan yang tiada tandingannya.
"Ahh.. Ahh.. Ahh" desahan Allysia seirama dengan hentakkan Elvano yang semakin cepat. Bunyi tanda pergumulan panas mereka menggema cukup keras.
"Hmmpph..Awhhh..akuh.. mau pipiss" ujar Allysia di sela-sela desahannya.
"Keluarin ajah sayang, Im still into.. youh"
"AAAWH" sentuhan kata terakhir dibarengi dengan hentakkan dalam oleh Elvano, membuat Allysia hampir kehilangan akalnya.
"Akkh.." desahan parau meluncur dari bibir Elvano saat merasakan kejantannanya di cengkram erat oleh Allysia.
Gadis ini telah mencapai puncaknya. Sayang, tidak dengan milik Elvano.
"Sya, aku masih keras.. Tahan yaahh..Mmmhh"
Lalu terjadilah hentakan-hentakan yang membuat candu diiringi aroma pergumulan yang sangat panas sepnajang malam hingga pagi nanti. Tak lupa dengan desahan-desahan mereka yang saling bersahutan seperti melodi nan indah.
***
Nadya cemas Allysia tak bisa dihubungi. Semenjak dirinya lupa akan janjinya sendiri di tempo hari, Allysia tidak mau berbicara banyak kepadanya. Sudah berkali-kali ia minta maaf, tapi Allysia hanya menyaut seadanya.
Pucuk dicinta ulam pun tiba, Allysia datang dengan wajah dan baju yang sama acak-acakkannya. Nadya merasa sangat lega tetapi sedikit aneh melihat gerak gerik Allysia.
YOU ARE READING
[NOT] AFFAIR !!
RomanceMATURE CONTENT [21+] 🔞🔞 Tak pintar merangkai description. Hanya ingin menceritakan kisah dua insan yang sejauh apapun jika sudah ditakdirkan mendekat maka akan mendekat. Jika dekat sedekat apapun, apabila belum takdirnya maka memang bukan . ✨✨ S...
![[NOT] AFFAIR !!](https://img.wattpad.com/cover/208931316-64-k625560.jpg)