Part 15

30.2K 1K 21
                                        

"Buka mulutmu sayang..Aaaa"

"No daddy..ion no"

"Why??...kamu harus melakukanya..ini semua demi kebaikanmu"

"Tapi ion gak au...ion gak cuka"

"Kalau dion tidak melakukannya..nanti fishnya akan sedih"

Mungkin kalian bisa menebak situasi apa saat ini???

Yap..kalian benar alex sedang berusaha memberi sarapan ke pada putra kesayangan. Karena saat ini dion menolak sarapannya pagi ini.

Sedangkan dion dirinya sedang berusaha menutup mulutnya dengan rapat dengan kedua tangan mungilnya.

"Tapi ion gak cuka..daddy look fishnya liat ion mengelikan.."ucap dion dengan expersi merinding dan lagi-lagi menolak untuk di suapi

Ya alex paham dengan kalimat dion. Mengerikan satu kata menggambarkan semuanya. Walaupun sarapan milikinya terlihat menggemaskan dengan berbagai bentuk dan toping sebagai bahan lengkap Tapi tidak dengan rasanya.

Karena makan ini berasal dari rumah sakit. Bentuk dan ide tersedia toping adalah pesanan dari alex. Alex tidak ingin sarapan anaknya terlihat biasa saja. Tapi alex juga menyadari kepentingan ke sehatan putra kesayanganya Rasa sarapannya akan tetap hambar. Walaupun rumah sakit ini miliknya tapi Alex tetap mengikuti prosedur rumah sakit.

"Setidaknya coba 1 suapan dulu sayang"ucap alex mencoba mengarahkan kembali sedok ke mulut dion.

"No...no...no..no..."

Lagi-lagi dion menolak makan sarapannya.

Alex menghembuskan nafas pasrah dirinya tidak ingin memasakan kehendaknya. Tapi alex tidak bisa biarkan anaknya menahan dengan perut kosong.

Sedangkan dion malah sebaliknya dari alex. Dirinya sedang asik bermain dengan banyak permainannya. Walaupun tangan mungilnya masih terhubung dengan selang infus.

Banyak mainan??? Jangan di tanya lagi. Mainan baru mainan semua di ruangan ini baru saja datang pagi tadi.

Alex lah pelakunya dirinya mempunyai alasan sendiri. Karena pikiran simpel alex tidak ingin dion merasa bosan itu saja.

"Baiklah daddy akan menyerah...Jadi katakan kepada daddy..apa ada sarapan dion inginkan..daddy akan berusaha mencari atau membuatnya" ucap alex.

Mendengar akan hal itu mata dion langsung berbinar-binar karena senang.

"Benalkah"tanya dion

"Hhmm"jawab alex dengan anggukan kepalanya

"Ion au sup onola..sup onola uat nana"

"Apa yang kamu masuk sup gondola sayang..sup gondola buatan nanamu"

"Iya dad sup onola uat nana..ion au itu" ucap dion bersemangat.

"Ta-tapi"ucap alex terbata-bata bingung dengan pikiran gelisah.

"Tapi apa dad"

"Kalau buat itu daddy tidak bisa membuatnya"

"Why"tanya dion sambil menaikan salah satu alisnya penasaran.

"Jujur saja daddy tidak tau cara membuat sup gondola buatan nanamu sayang...nanamu saat ini masih di korea..jadi tidak bisa membuatkanmu"

"Tapi ion au sup onola uat nana"ucap dion sambil memajukan bibir mungilnya ke depan.

Ada 2 alasan mengenai hal ini.

Pertama sejujurnya alex tidak tau cara membuat makanan sup gondola. Sup ke sukaan anaknya. Saat sewaktu-waktu dion tiba-tiba sakit hanya makan itu yang dion selalu inginkan. Resep itu hanya nana seorang  yang bisa membuatnya.

Dan kedua sejujurnya bisa saja alex menghubungi nana dan menayakan resep masakannya. Tapi alex tidak ingin memberitahukan keadaan dion sekarang.

Karena alex tau pasti kalau dia ingin tanya apa saja resep masakan sup gondola. Seorang nana akan terkejut menyadari terjadi sesuatu ke pada dion dan langsung pergi apa pun terjadi walaupun urusan yang sangat penting. Nana akan selalu mengutamakan dion.

Sialnya nana tidak berada di indonesia melainkan pergi ke korea untuk pertemuan keluarga.

Alex tersenyum mengingat akan hal itu. Nana adalah orang sepesial bagi alex dan dion di hati mereka.

Terutama alex dirinya begitu menyayangi dan sangat mencintai wanita bernama nana. Wanita yang membuat alex rela melakukan apa saja dan rela mati kalau terjadi apa-apa terhadap wanita cantik bernama nana. Karena nana lebih berharga untuk alex.

"Tapi untuk saat ini dion makan yang lain saja ya..dion pesan apa saja selain sup gondola.. dion sudah taukan nana ada di mana"

Dion mengangguk.

"Tau..tapi ion au ama nana.."

"Tapi nanamu pergi jauh sayang..nanamu masih berada di korea"

"Ya udah daddy emput nana "

"Menejemputnya tidak mudah sayang.. butuh waktu lama untuk sampai di sini"

"Itu mudah emput pake pesawat daddy aja"

Mendengar jawaban dion membuat alex geleng-geleng kepala. Anaknya ini benar-benar pintar menjawab setiap pertanyaan yang alex lontarkan dan cepat mencari-cari alasan seakan dirinya tidak ingin kalah.

Dan akhirnya Alex menghembuskan nafas pasrah seakan berat ingin melakukan setelahnya. Alex akan tau akan akibatnya kalau dirinya berani menelpon nana. Seakan malapetaka akan datang.

"Baiklah..daddy akan mencoba menelpon nanamu..tapi janji kalau nanamu tidak mengakat telpon dari daddy...kamu harus makan yang lain selain sup buatan nanamu"

"Ya..ya.. ya..anji dad.. ion anji.. cepat telpon nana..ion udah kangen nana" ucap dion dengan semangat

"Baiklah"jawab alex.

Di lain tempat lebih tepatnya tempat yang sama yang berada di lantai paling bawah rumah sakit. Membuat kehebohan para dokter dan suster. Para dokter dan suster berbaris dengan rapi.

Bagaimana tidak tuan besar datang tiba-tiba. Mereka adalah  sepasang suami istri dan segerombolan bodygurad.

Para dokter suster dan pegawai lainnya mereka semua menunduk saat tuan besar mereka datang.

Sedangkan sepasang suami dan istri itu tidak membalas. Mereka hanya melewati setiap ruangan dengan terburu-buru. Mereka hanya ingin mecepat sampai di satu ruangan dengan tergesah-gesahnya.

"Astaga mah..pelan-pelan jalannya..jangan terburu-buru..ingat pergelangan kaki mu belum sembuh total" ucap suami khawatir sambil memegang istri.

"Mamah hanya khawatir pah..cucu mamah masuk kerumah sakit..apa lagi cucu mamah mengalami kejadian hal buruk..pasti membuat dirinya kenapa-napa..apa lagi anak kita tidak memberi kabar kejadian menimpa cucu kita"ucap istri

"Iya papah tau.. sekarang cucu kita sudah aman... anakmu pasti memperketat keamannya disini dan menyiapkan dokter-dokter terbaik untuk merawat cucu kita... pelankan jalanmu..kita baru saja mendarat dari singapur.."ucap suami.

Dan akhirnya istri menuruti perkatan suaminya

"Ck.. awas ajak anak nakal itu.. kalau terjadi apa-apa dengan cucu mamah"

Bersambung..

My Husband Duda MafiaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang