Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lino baru saja mengantarkan Lia pulang, dan sekarang ia sedang berbaring di kasur luasnya itu. Tiba-tiba handphone di nakasnya berbunyi notifikasi, entah dari siapa.
Unknown Number: Gw tunggu di tempat biasa, bawa motor andalan lo, yang katanya mahal, buktiin, kalau lo gentle' gw tunggu, buat siapa yang pantes dan ga pengecut buat Lia.
"Sialan," batin Lino.
Lino mengambil bomber hitamnya, lalu turun kebawah dan langsung menancapkan gas motornya.
Sesampai disana, tidak lah ramai. Tidak seperti biasanya. Hanya ada Lino, Bang Chan, Yeonjun dan - Soobin.
Bang Chan dan Yeonjun sengaja dihadirkan, agar bisa mengetahui siapa yang bertindak curang.
Disisi lain, Lia berkali-kali menelepon Lino yang pasalnya baru memberi nomor handphonenya kepada Lia dan berjanji akan membantu Lia mengerjakan tugas penjas orkes karena nilainya yang kurang.
"Kak Lino kok ga angkat sih, katanya mau ajarin aku penjas orkes," Lia menggerutu dikamarnya.
•
Perlombaan dimulai, Lino pasrah karena Soobin melakukan kecurangan lagi.
Dan,
Akhirnya,
Lino, mengaku kalah.
Bang Chan yang melihat itu langsung menepuk bahu Lino.
"No, gw tau lo suka Lia, gw juga tau berat rasanya untuk lepasin orang yang lo sayang, tapi inget, buktiin kalau diri lo bisa dan ga bergantung dengan lomba ga jelas kayak gini. Lepasin Lia bentar, sesuai janji lu sama Soobin sebelum ngelakuin taruhan ini. Inget No, cinta itu tentang keikhlasan, nanti kita liat, Lia bahagianya sama lo atau Soobin. Sekarang, balik ke rumah, istirahat, obatin lebam lo," jelas Bang Chan panjang lebar.
Lino mengangguk pasrah, dan mengambil bomber, handphone, serta dompetnya. Ia mampir ke s'bucks untuk menenangkan dirinya terlebih dahulu.
Lino kaget dengan banyak miss call dari Lia, dan dia baru inget bahwa ia janji akan mengajarkan gadis itu tentang penjas orkes, kebetulan Lino berbakat di bidang olahraga, ya tidak bodoh banget lah pikir Lino.
Lia: Kak Lino Kak Kak Linooo Kak Lino Arsenio Chasel bastard boy kuu Katanya mau ngajarin aku penjas orkes, Aku ga bisa Kak, Kak Lino ih jahat, Aku udah misscall kok ga dijawab, Udah tidur? Yaudah deh, Good Night See U besok Ini aku ngerjain ngasal loh Ka, Kak Lino beneran tidur ya? Yaudah deh ganggu akutu.
Lino hanya terseyum melihat spam chat dari Lia, ia menaruh handponenya di meja lalu meminum matcha green tea latte nya itu lalu kembali ke rumah.