lalu pula meniti jalan
menamati kicauan
berjalan tak berkawan
riuh kepala dalam diam
KAMU SEDANG MEMBACA
Luka
Şiiraku hanya tak tau bagaimana mengucapkan-nya, hingga tersusun-lah bait-bait kata yang terpendam dalam diriku-selama ini, dan begini kemudian jadinya
