VOTE PLEASE ❤️✨
***
Naca menghela nafasnya , mencerna situasi apa yang sedang menimpanya . Vano tetaplah Vano . Pria dingin yang tidak mempunyai perasaan .
Naca yang merasa kesal . Ia langsung meninju-ninju lengan Vano dengan kedua tangan terkepal . Melampiaskan kekesalannya yang menggunung . Emosinya sudah mencapai puncak ubun-ubun!
" Apaan sih ? "
" Lo ! Nyebelin ! " Sergah Naca tak tanggung-tanggung . " Kapan sih lo baik sama gue ? "
" Gue gak pernah jahat sama lo ." Jawab Vano logis .
" Bodo amat . Gak mau tau . Anterin gue pulang ! Gue mau pulang sama lo van ." Ucap Naca langsung menggegam lengan Vano dengan paksa.
" Ca ..." Panggil Vano tajam sembari melepaskan tangan Naca dari lengannya dengan paksa .
" OKE FINE ! Gue balik sendiri ." serah Naca pasrah .
" Naik apa ? " tanya Vano .
" gak usah sok peduli ! " balas Naca jutek .
" Chat gue kalau udah nyampe ." Ujar Vano .
Naca mendengus kesal . Sepertinya sama sekali tak ada perubahan dari sikap Vano kepadanya . Tetap dingin . Naca menatap Vano sebal .
" Gue pulang ." Ucap Naca dan langsung berjalan pergi meninggalkan Vano begitu saja .
Ia memperlambat langkahnya , berharap Vano menghentikannya . Namun sepertinya itu hanyalah angan belaka . Ia sedikit menyesal , tidak pulang bersama Arin . Kini dirinya harus pulang sendiri ? Sangat menyebalkan !
" Lo kira gue ini jemuran apa ?Digantungin terus dibiarin gitu aja ! "
" Dasar pria Jahat ! "
***
Naca berjalan keluar dari gerbang sekolah yang sangat ramai . Beberapa siswa-siswi yang sedang sibuk menunggu angkutan , jemputan , dan kendaraan lainnya yang bisa membawa mereka pulang dengan selamat .
" Ngeselin banget sih ! " Cerca Naca masih terasa emosi .
Sebuah motor berhenti di depan Naca . Ia mengernyitkan dahinya saat melihat pemilik motor itu .
" Ayo naik ."
" Gue anterin pulang .
***
tidak ada yang membuka percakapan diantara keduanya . Terasa hening dan sangat canggung . Meskipun Vano selalu mendorongnya dengan ucapan pedas menyakitkan . Cowok itu selalu ada untuknya .
Naca sedang sibuk dengan pikirannya sendiri , ia mencoba menikmati angin sore bercampur polusi .
Lampu hijau menyala , kembali cowok itu melajukan motor ninjanya dengan kecepatan normal .
" Gue bakal kasih apa yang lo mau ." Ucap Vano membuka suara yang membuat Naca mengangkat wajahnya dari menunduk , memecahkan lamunan gadis itu .
KAMU SEDANG MEMBACA
NATASHA
JugendliteraturGadis paling cantik dan populer yang menjatuhkan hatinya pada prasasti hidup yang tak memiliki perasaan. Natasha kesal setengah mati dengan cowok dingin murid baru dari Australia . Namun Ia malah jatuh takluk pada cowok itu , dan sangat menginginka...
