15

116 20 1
                                    

Karena waktu lomba yang semakin dekat, setelah bel pulang berbunyi Yiren selalu pergi ke perpustakaan untuk belajar disana bersama Jinyoung dan siswa lainnya.

Yiren melihat Jinyoung yang sedang ditemani oleh Pinky di sebelahnya. Matanya mulai panas dengan tingkah laku pasangan tersebut, tapi bagaimana lagi dia harus belajar bersama Jinyoung. Dengan malas, Yiren menarik kursi tepat di depan pasangan tersebut dan mulai untuk belajar.

"Untuk apa kau kesini, Yiren-ah?"

"Kau tidak bisa melihat aku sedang apa?"

Tanya Yiren ketus tanpa memalingkan tatapannya dari buku yang baru saja ia pinjam. Melihat sikap Yiren itu, membuat Pinky memutar kedua bola matanya malas.

"Disini banyak tempat kosong, kenapa harus gabung bersama kita?"

Yiren sudah habis kesabarannya mendengar celotehan Pinky yang membuatnya tidak fokus dengan belajarnya. Jinyoung yang ada disana hanya menatap kedua yeoja tersebut dan kembali sibuk dengan bukunya.

"Aku disini karena aku satu tim dengan Jinyoung, seharusnya aku yang tanya kau kan bagian lomba bahasa inggris tempatmu disana bukan disini"

"Memang apa urusanmu, lagian aku disini untuk menemani pacarku"

"Perpustakaan bukan tempat untuk pacaran"

Jawaban ketus Yiren, berhasil membuat Jinyoung tersenyum miring tanpa mengalihkan pandangan dari bukunya. Entah kenapa Jinyoung setuju dengan ucapan Yiren, padahal seharusnya ia itu membela Pinky, pacarnya.

"Kau masih menyukai Jinyoung, bukan?"

Pertanyaan Pinky membuat kedua orang yang ada disana menoleh. Jinyoung dan Yiren saling menatap satu sama lain. Yiren bingung harus menjawab apa tidak mungkin dia mengaku di depan Jinyoung.

"Yiren-ah?"

Panggilan Jihoon membuat Yiren menghela nafasnya lega, untung Jihoon datang kalau tidak entah bagaimana kelanjutan dari pertanyaan Pinky itu.

"Maaf aku terlambat, kita mulai latihan hari ini?"

"Tunggu, maksud sunbae?"

"Aku yang akan menjadi pemimbing di tim kalian, oiya Pinky-ya? Bukankah seharusnya kau bersama Felix dan Hyunsuk? Kenapa kau di tim biologi?"

"Aku menemani pacarku, wae?"

"Pacarmu sudah besar, tidak seharusnya kau seperti itu"

Jinyoung dan Yiren tidak dapat menahan tawa mereka saat mendengar ucapan Jihoon. Pinky pun hanya pasrah dan beranjak dari tempatnya untuk berlatih dengan tim-nya. Sekarang hanya tinggal Jinyoung, Jihoon dan Yiren. Sebenarnya kurang satu orang yaitu Somi tapi dia memang hari ini tidak masuk sekolah.

"Oppa, bisakah kau menjelaskan bagian ini?"

Dengan senang hati Jihoon menjelaskannya kepasa Yiren, tanpa menghiraukan ada orang yang daritadi menatap mereka dengan tatapan tidak suka. Jihoon tahu apa yang Jinyoung rasakan, namun ia hanya tersenyum miring dan tidak memperdulikan sikap Jinyoung kepadanya.

"Sudah hampir malam, kita sudahi saja latihan hari ini"

"Ne"

Ucap Jinyoung dan Yiren bersamaan, Yiren membereskan buku dan alat tulisnya lalu hendak untuk pergi namun seseorang menghampirinya.

"Apakah kau sedang menggoda Jihoon hyung?"

"Apa maksudmu?"

"Dari tingkahmu saja terlihat jelas kalau kau sedang mendekati Jihoon hyung. Ahh.. aku tahu, bukankah Jihoon hyung itu kaya, jadi kau mendekatinya, bukan?"

Truth • [ Jinyoung - Yiren]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang