22.raftra

488 22 2
                                        

Pagi harinya citra sudah siap
dengan seragam sekolahnya jujur
Dia sangat malas ke sekolah belum lagi nanti akan bertemu dengan
Raffa

"Kak masih disini?"

"Iya kenapa?Lo mau nganterin gue emang?"tanya balik citra

"Ogah banget minta aja sana sama mang ujang"suruh gilang

"Dasar adek luknat"

"Ganteng gini di bilang gitu yang
ada dasar adik tampan"

"Pergi!atau sepatu gue jatuh tepat
Di muka lo"ancam citra

"Eh jangan dong"

Dengan gerakan kilat gilang
langsung pergi membawa motor
nya keluar gerbang

"Songong mentang mentang baru
Di beliin Motor"dumel citra sendiri

"Nanti gue minta papah buat beliin Zet!!"

Mang ujang terdiam sejenak
melihat citra bicara sendiri ia
sempat berfikir kalau non citranya agak agak

"Non"panggil ujang

"Bapa sejak kapan?"tanya citra
kikuk karna merasa malu

"Baru non"jawab mang ujang kini
berbohang padahal dari tadi

"Anterin saya kesekolah"pinta citra sambil berjalan menuju mobil

"Baik non"

Saat mang ujang hendak menjalan
kan mobilnya tiba tiba saja sebuah motor sport hitam menghadang
Dari arah depan pintu siapa lagi kalau bukan raffa

"Turun!"pinta raffa dengan nada pelan dan juga kode mata

"Non ini gimana?"

"Langsung jalan aja kalau perlu tabrak"perintah citra

Terlihat dari wajahnya kini mang ujang nampak takut tapi kalau
Tidak nurut ia cemas akan di pecat

"Jalan pak!"

Akhirnya mang ujang segera
mundur lalu membelokkan stir ke kiri kebetulan jalur itu lumayan
Luas untuk mobil

"Citra!"teriak raffa sangat kencang membuat tetangga citra melirik
nya sinis

Tanpa ambil celah raffa segera
melajukan motornya kencang
menyusul mobil citra kali ini dia benar benar emosi

Jalanan sudah seperti arena
balapan dimana raffa maupun pak
ujang melaju dengan kecepatan
tinggi

"Non saya khawatir kalau kita tuh
Kalah cepat"ujar ujang

"Jangan berhenti terus jalan pak" pinta citra

Tak mau kehilangan mobil yang
citra tumpangi kini raffa
mengambil langkah bahaya
dengan Sengaja menabrakkan
motornya kemobil citra

BRAK

"Aduh gimana ini non sayaa gak
mau nabrak"keluh mang ujang

"Dasar cowok sinting"

"Jangan gitu atuh non biar
gimana juga itu pacar non sendiri bukan"ujar ujang

"Iya sii"

Saking asyiknya bicara tanpa sadar mang ujang belok ke samping
tanpa melihat ada motor raffa memepet

Brakk

Motoor yang raffa kendarai kini
Oleng dan terjatuh tepat di aspal
Citra yang melihat itu langsung menyuruh sopirnya berhenti
Dengan cepat

"Akhh"rintih raffa sambill bangkit perlahan

"Raffa!"panggil citra merasa cemas akan kondisi raffa

RAFTRA [Tamat]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang