Chapter 13

443 58 140
                                        


New day, new start. I still got your picture hanging on my wall, yet I'm ready for every possibilities that may come. I still have a hole in my heart for longing your unknown presence, yet I'm taking a step forward every single day hoping we can share a path in the near future.

***

Seok, lagi ngapain?

Sebait pesan muncul di layar ponselnya Jumat sore itu. Wooseok kini berada di Coffee Cojjee, Cheongdam-dong, tempat yang pernah ia sebut sebagai rumah selama beberapa tahun. Tiga hari tidak masuk kuliah membuatnya ketinggalan beberapa pelajaran. Ia harus menyalin catatan yang diberikan Yein sekaligus mengerjakan tugas. Untung saja ini akhir pekan, paling tidak Wooseok punya waktu yang cukup untuk mengerjakan semuanya.

"Kalo capek istirahat dulu," kepalanya diusak sang ayah sambil lalu. Jaejoong baru saja turun dari kantornya di lantai tiga dan berjalan menuju tempat barista.

Salah satu alasan Wooseok memilih untuk ke kafe ini, selain karena ia bosan berada di apartemen, ada sang ayah yang masih saja protektif akan kondisinya. Jadi kalau ia lelah, ia bisa berbaring di sofa bed yang ada di kantor Jaejoong.

"Nggak kok. Cuma nyalin doang. Tugasnya juga udah dikasih kisi-kisi sama Yein."

"Itu tugasnya mesti tulisan tangan? Masih jaman?"

"Dosen yang ini kolot banget. Gak mau terima kalo ketikan atau submit via email gitu. Katanya bisa aja kita cuma copy paste. Ada-ada aja deh."

"Well good luck deh kalo gitu."

"You're not helping."

"Ya kan gak perlu dibantuin juga."

"Yeah yeah..."

Jaejoong keluar lagi dari balik meja barista, menaruh secangkir peppermint tea hangat di dekat salah satu buku Wooseok.

"Minum tehnya. Biarpun kamu di sini, Papa udah bilang sama semuanya gak ada yang boleh bikinin kamu kopi. Gak usah cemberut, tuh hp kamu bunyi lagi. Papa naik ya."

"Ok."

Wooseok membuka aplikasi chat-nya kali ini. Seungwoo ternyata mengirimkannya pesan kembali.

Gue lagi ngerjain tugas
Kenapa?


Yah, gue ganggu dong?
Gabut aja
Hari ini gak ada kuliah

Ya pake buat istirahat lah
Biar kaki lo cepet sembuh juga


Boseeeen

Ya ampun, whinny ya lo

Imut gak gue kalo whinny gitu?

No comment, Woo

Hahahaha
Lo di apartemen?

Nggak
Di Cojjee


Kafe bokap lo?

Iya

Yang di mana?

Cheongdam

Gue ke sana ya

Ngaco lo! Kaki lo Woo! Kakiiii

Tunggu ya, Seok
Jangan pulang dulu

DANCING ON ICETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang