Pipis Celana!

9K 880 62
                                        

Minggu pagi yang menyenangkan. Dengan segelas teh lemon yang menenangkan yang kini menemani Yoongi dihalaman depan.

"Jemur bajunya baik baik" dibalik bahagianya seorang Yoongi pagi ini, pasti ada saja yang tengah menderita. Jimin contohnya, disana ia berdecih pelan. Ia mengibaskan pakaian basah itu kuat kuat hingga air itu terciprat kemana mana.

Orang lain sedang libur dan tidur hingga sore, ia malah berurusan dengan pakaian pakaian yang sudah seminggu ini ia gunakan.

"Taunya memerintah saja! Nanti kalau tidak dikerjakan galak seperti sapi! Ish" Jimin mengangkat baju satu persatu lalu menggantungnya agar cepat kering.

Hari ini gilirannya mencuci. Ia hanya heran, kenapa Yoongi selalu ikut campur urusan mereka? Maksudku Dalam segala hal Yoongi pasti ada disana, dengan posisi yang sama, seorang kepten. Sedangkan mereka disini seperti babu.

Yoongi sebenarnya baik, tapi itu bisa dihitung dengan tangan! Hyungnya ini baiknya datang datang! Jimin sampai mengira jika hyungnya ini akan baik saat musim bulang purnama dan akan kembali jika semesta sedang biasa biasa saja. Huh

"Baju yang ada disofa di lipat"

"Hm" ingin mengumpat, tapi tahan saja

"Dimasukkan kedalam lemari baju"

"Hmm" masih kalem

"Bila perlu distrika"

"Iya" mulai ngegas, tunggu saja!

"Setelah itu—"

"JIN HYUNG!"

"ADA APA?! JANGAN BERTERIAK"

"TUNGGU AKU DISANA!" Dari pada Mati karena kesal, lebih baik pergi. Jadi Jimin mengambil keranjang itu lalu masuk kedalam rumah dengan bibir komat kamit mengatai Yoongi. Adik yang sangat baik :)

Si Hyung tertua masih berada disana sambil mendengus kesal. Jimin memang sering mengalihkan oembicaraan.

"Suruh saja aku seperti babu! Jangan lupa ini, jangan lupa itu!blablabla" Jin terkekeh. Ia duduk disofa sana sambil melipat pakaian Jimin yang sudah kering.

"Hyung! Letakan itu atau aku akan digantung!" Jin terkekeh. Jimin tentu tidak ingin mengambil resiko dengan Kembaran si serigala didepan sana.

"Kemari, hyung akan bantu" Jimin tersenyum kecil. Hatinya berbunga bunga, Jin memang baik.

Tapi tidak! Tidak akan lagi terkecoh!

"Yoongi hyung akan menggantungku jika kau lakukan itu hyung!" Jin menggeleng. "Aku yang tanggung jawab."

Nah! Ini baru Jimin berani!

Ia berjalan ke arah sofa lalu tersenyum. "Terima kasih hyungnim. Jin hyung memang yang terbaik!" Jin terkekeh.

"Cepat lipat sebelum Hyungmu itu kembali" Jimin mengangguk.

"Hyung tau, aku sampai heran kenapa Yoongi hyung itu seperti beruang bertubuh musang? Memiliki sifat seperti beruang, pendek seperti musang. Setidaknya kalau kalian kembar, kenapa kalian begitu berbeda?"

Suara tapakan kaki itu terdengar dari atas.

"Kau tidak lupa kan kalau saat eomma hamil, appa dalam masa wamil dulu!" Ucap Hoseok yang baru saja menghampiri keduanya.

"Ah benar."

"Maklumi sajalah, Jim" Jimin mengangguk

"Tapi Bahkan aku tidak bisa mengatakan apapun! Aku curiga Yoongi terhimpit! Oleh karena itu tubuhnya pendek?" Jin sudah tertawa lebar sedari tadi, Hoseok pun sama.

"Jangan asal–"

"Sekali lagi bicara, hyung akan memakanmu" tubuhnya meremang, Yoongi dibelakang sana berbisik tepat ditelinganya.

"J-jin hyung selamat kan aku dari hantu menyeramkan ini-- Hahahaha aishh geli!" Jimin terjatuh dari atas sofa saat Yoongi yang baru saja datang menggelitiki adik manisnya. Sedangkan Jin dan Hoseok hanya bisa terkekeh pelan.

Yoongi itu baik, hanya seperti yang Jimin bilang, tergantung bulan. Canda, Yoongi itu sebenarnya baik hanya saja ia ingin adik adiknya mandiri. Mengingat mereka korban perceraian orang tua mereka, jadilah Yoongi tegas.

Yoongi juga tidak muda menunjukkan rasa sayangnya pada seseorang, tidak heran si sulung saat ini masih Jomblo :"D

"Hahahha ah hyung jangan!"

"Kuberi kau dua pilihan anak muda. Menuruti Yoongi hyung atau mati digelitiki?" Jimin berbalik menatap Yoongi.

"Mati saja!"

"YAK!" Dan Jimin harus berlari terbirit birit kekamar mandi. Yoongi menoleh sambil menahan tawa.

"KAU MENGOMPOL JIMIN-AH?!"

"HYUNG YANG SALAH!"

.

Nggak nyambung? Maaf

Ngaku siapa yang perna ketawa ampe pipis celana? Wkwkwkw aku perna kok, waktu masih smp tapi wkwkwkw.

HYUNGNIM!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang