Sekarang Aira sudah berada di apartemen Jungwoo. Acara pernikahan tadi cukup melelahkan, saat acara sudah siap Jungwoo meminta izin kepada orangtuanya untuk langsung membawa Aira ke apartemennya.
Di acara tadi yang tampak sangat khawatir adalah Aira, ia takut kalau temannya datang di acara pernikahannya itu. Mata Aira liar melihat kesana-kemari. Begitu juga saat bersalaman, Aira terus menunduk.
Dia lega, tidak ada tanda-tanda kedatangan temannya.
***
Dia terus menatap foto yang ada di ponsel Jungwoo dengan sangat dalam, baru berapa jam tidak bersama orangtuanya Aira sudah merindukan mereka.
"Aira." Suara Jungwoo mengagetkannya, Aira langsung meletakkan ponsel Jungwoo di meja.
"Jungwoo, sudah siap?" Aira melihat Jungwoo memakai baju putih polos dengan rambut sedikit basah duduk di samping Aira membuatnya ingin berteriak kencang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Apa yang kau lihat?"
"Tidak ada. Kalau begitu aku mandi dulu, ya." Aira beranjak meninggalkan Jungwoo.
.
Saat di kamar mandi, Aira lupa membawa pakaiannya, "Aduh, gimana ini? Kan tidak mungkin aku berlari ke luar." Aira terus berpikir, satu-satunya cara adalah meminta Jungwoo untuk mengambil bajunya tapi dia malu.
"Um... Jungwoo~." Wajah kecil Aira sedikit keluar dari pintu kamar mandi.
"Ya?" Suara Jungwoo terdengar dari luar, "Ada apa?"