Happy Update ❤
Aku merasa ada bau-bau mau tamat ni😁
Gimana dengan chapter kemarin?
Semoga kalian suka ya...
Aku berharap kalian suka sih,nggak lupa juga buat vote,dan terus dukung FF ini sampai tamat.
Soalnya bakalan ada FF baru setelah ini yang akan menemani kalian,aku udah buat sedikit ceritanya di arsip aku.
Buat kalian yang ARMY,siap-siap setelah ini akan ada kejutan FF Jungkook karena First Bias aku tuh Jungkook.Jungkook yang buat aku jadi ARMY dan KPOPERS,dan ada juga penambahan tokoh yaitu------
Kayaknya aku udah kebanyakan kasik spoiler,pokoknya tungguin aja dan semoga kalian suka dengan chapter ini.Jangan lupa beri vote dibawah ya...Happy Reading 💕
.
.
.Hyunjin menepati janji pada Appa-nya untuk membebaskan kedua wanita yang ia sekap,sejujurnya Hyunjin tidak setuju karena ini menyangkut Jungraa pada akhirnya Hyunjin setuju untuk membebaskan kedua wanita itu dan ia seharusnya bersyukur karena Appa-nya memberitahu semua kebenaran lalu sekarang ia bisa bertemu dengan Pink-nya.
Hyunjin tengah mengendara menerobos jalanan yang lumayan sepi menuju tempat ia menyekap kedua wanita itu,setelah mengantar Jungraa pulang Hyunjin langsung teringat dengan kesepakatan dirinya dengan Appa-nya.
Hyunjin sudah sampai di gedung tua yang lumayan besar,lantas melangkahkan kakinya menuju kedalam untuk menemukan kedua wanita yang kini sedang menangis dengan tangan dan kaki terikat.
"Sepertinya ini adalah hari yang bagus untuk kalian,ya?" Ucap Hyunjin saat ia sudah berada diruangan dimana kedua wanita itu berada.
Kedua wanita itu jelas terkejut mendengar suara yang amat sangat mereka takuti,lantas mereka menundukkan kepala berusaha tidak menatap manik tajam pria yang kini mulai perlahan-lahan mendekati mereka.
"Hari ini aku akan membebaskan kalian,apa kalian senang?" Hyunjin kini tengah berjongkok memposisikan dirinya tepat dihadapan kedua wanita yang terduduk dilantai yang dingin dengan kedua tangan dan kaki terikat.
Kedua wanita itu menoleh menatap Hyunjin saat dia bilang akan membebaskan mereka,mereka jelas senang akan bebas dari tempat terkutuk ini.
"Tapi,aku akan bertindak lebih dari ini jika kalian melakukan hal yang sama yaitu melukai kekasih-ku lagi!" Ancam Hyunjin dan sukses membuat kedua wanita itu ketakutan.
"Kami janji tidak akan melakukan hal yang sama lagi dan kami akan pergi jauh dari kehidupan kalian" Ucap Ryujin takut dan menundukkan kepala tidak berani menatap Hyunjin.
"Janji saja tidak akan cukup,Nona Shin!" Balas Hyunjin lalu berdiri menuju salah satu Bodyguard-nya untuk mengambil surat perjanjian.
"Kalian berdua tanda tangan disini,lalu bisa langsung bebas dan aku dengan baik hati akan menyuruh Bodyguard-ku untuk mengantarkan kalian pulang dengan selamat" Ucap Hyunjin lalu memberikan surat perjanjian lengkap dengan pulpen untuk mereka tanda tangani.
Mereka berdua menurut menandatangani surat perjanjian itu secara bergantian lalu menyerahkannya pada Hyunjin,Hyunjin mengecek surat perjanjian itu terlebih dahulu lantas menyuruh 2 Bodyguard-nya untuk membebaskan lilitan tali yang ada ditubuh keduanya.
"Awas jika kalian melaporkan kejadian ini kepolisi,aku tidak segan-segan akan menghabisi kalian berdua!" Keduanya menunduk takut dan ngeri melihat Hyunjin."Satu lagi,jangan sampai siapapun tau kau pernah ku-sekap!apa lagi kekasih-ku!berpura-puralah tidak mengenal jika kalian berdua berpapasan denganku" Lanjutnya sebelum mereka berdua akan segera pergi.
"Baik!sekali lagi aku dan Ryujin minta maaf!" Ucap Chaeryeong saat ia sudah bebas dan bisa berdiri lalu membungkuk hormat disusul Ryujin.
"Cih!" Hyunjin membuang muka kesamping dengan melipat kedua tangan didepan dada saat melihat raut wajah bahagia keduanya karena bisa bebas,Hyunjin benci sungguh."Kalian berdua antarkan mereka pulang dengan selamat!" Ucap Hyunjin pada 2 Bodyguard-nya lalu membawa Ryujin dan Chaeryeong keluar menuju mobil yang akan mengantarkan mereka pulang.

KAMU SEDANG MEMBACA
Cold Boy (HHJ) [COMPLETE]
FantasyCOMPLETE Seorang pria yang dikenal dingin dan cuek pada akhirnya meleleh bak es batu yang mencair saat dipertemukan dengan siswi pindahan bernama Lee Jungraa Awal seperti cerita anak sekolah kebanyakan,mereka saling membenci lalu lama kelamaan salin...