Halo, selamat malam gaiss. Gimana kabarnya? Jangan lupa makan malam dan istirahat yaww.
Jangan lupa vote dan komen yaww.
Happy Reading
**
Alena baru saja keluar dari lift. Ia segera menuju ke kelasnya. Namun tiba-tiba ada yang memanggil namanya.
"Lena," Alena sangat tahu itu suara siapa. Ia pun segera menengok ke belakang, di sana ada Aureen.
Aureen pun tiba-tiba berlari menghampirinya dan memeluknya. Hal itu membuat Alena kaget, tiba-tiba sekali Aureen memeluknya seperti ini.
"Hey, kenapa, Ren?" tanya Alena.
"Gapapa. Cuma pengen meluk aja," jawab Aureen.
"Beneran?" tanya Alena sambil menatap Aureen.
"Nanti jadi kan kita nongkrong?" tanya balik Aureen.
"Iya jadi," jawab Alena.
"Oke," sahut Aureen.
"Yaudah ayok ke kelas. Bentar lagi mau mulai kelasnya," ajak Alena.
Mereka berdua pun langsung menuju ke ruangan mereka.
🍁🍁🍁
Kelas Alena kini telah selesai. Alena dan Aureen pun memutuskan untuk ke kafe, karena Alena sudah janji kemarin.
"Len, yuk ke kafe," ajak Aureen.
"Iya ayo," sahut Alena.
"Biar gue aja yang bawa mobil lo. Tadi gue bareng Ezra," kata Aureen.
Aureen tadi berangkat bersama Ezra dan laki-laki itu belum selesai kuliahnya. Aureen juga ingi ngobrol berdua sama Alena, karena mereka sudah lama sekali tidak ngobrol berdua.
Alena dan Aureen sudah berada di kafe, mereka memutuskan duduk di meja pojok. Aureen dan Alena duduk bersebelahan, karena mereka tim anti duduk hadap-hadapan.
"Len, gue minta maaf karena selama ini gue sibuk sama dunia gue sendiri," ucap Aureen membuka suara.
"Setelah gue punya pacar, gue selalu sibuk sama percintaan gue sampai gue nggak perhatiin sekitar gue, karena sangking sibuknya gue sama dunia gue sampai nggak tahu lo lagi nggak baik-baik aja. Gue nggak tahu lo putus sama Arka dan gue nggak tahu alasan apa yang membuat kalian putus," imbuhnya Aureen dengan tatapan penuh penyesalan.
Aureen merasa setelah dirinya berpacaran dengan Ezra, ia sibuk dengan percintaannya dan tidak memperhatikan orang-orang disekitarnya, contohnya sahabatnya. Ia menyesal terlalu sibuk dengan percintaannya sampai dirinya tak tahu kalau Alena putus dengan Arka. Ketika Alena butuh dirinya, Alena butuh sosok teman untuk bercerita namun dirinya tak ada di samping Alena, karena ia terlalu sibuk dengan Ezra.
"Maafin gue, Len. Maaf karena terlalu sibuk dengan dunia. Lo harus nyimpan semuanya sendiri, karena disaat lo butuh orang buat tempat cerita tapi gue nggak ada buat lo. Gue minta maaf, Len," ucap Aureen dan entah sejak kapan air matanya sudah turun membahasi pipinya.
"Hey, Ren, gue gapapa kok," ucap Alena sambil memegang tangan Aureen.
"Jangan gini ih!" kata Alena yang merasa tak enak. Karena itu bukan kesalahan Aureen.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alena & Arka [Terbit]
Teen FictionAlena dan Arka, dua remaja yang baru saja memasuki dunia perkuliahan, ternyata sejak mereka lahir sudah dijodohkan oleh kedua orang tua mereka. Meskipun merasa terpaksa dan enggan, mereka tak bisa menghindari kenyataan bahwa takdir mereka sudah dite...
![Alena & Arka [Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/222692566-64-k93037.jpg)