"Yg vote comment gemesh ih kek Nana."
-Nana
"Halah! gemesh dari mana?"
-author
"Author sirik!"
" -_- "
_________________________________________
Duo N kini sedang membersihkan lantai mansion Rachel dengan wajah yang sangat sangat menyebalkan!.
Nana yang bagian menyapu sedari tadi menggerutu tak jelas. Nata juga sama ia bahkan mencaci caci lantai mansion Rachel sambil mengepel
"Ck! Mending kita kagak kesini!," decak Nata kesal bagaimana tidak? sehabis ia dan Nana mengerjai Rachel.
Kini mereka malah mendapatkan hukuman. tak hanya 1 hukuman. namun 2! Kata Rachel sih, karena kalian berdua jadi hukumannya 2. Nata dan Nana hendak memprotes. namun, dapat delikan dari Rachel sapa suruh ngerjai gue?! Skak mat. Nata maupun Nana diam sambil menghela napas pasrah.
Nana menghela napas "ini gara gara lo! coba kalo lo gak bikin ide itu, pasti gak akan kayak gini!" Tuduh Nana ke Nata. Nata yang tak terima pun ikut menyalahin Nana
"Lo kok nyalain gue? Lo juga setuju kan sama tuh ide?!"
"Y, gue kira Rachel gak bakalan ngasih nih hukuman dan rencana kita bakalan mulus. Tapi ternyata kagak!"
"Lo kira gitu? Apalagi gue markonah!" Ujar Nata kesal
"Tau ah!" Balas Nana melempar sapunya.
***
"Non sini biar bibi aja," ujar bibi art yang bekerja di rumah Rachel
Nata dan Nana menoleh
"Serius nih bi?" Tanya keduanya dengan raut berbinar
"Iya non kasian kalo kalian yang ngerjain," balas bibi
"Aa makasi bi," Duo N memberikan sapu dan alat pel kepada bibi namun, saat ingin memberi mereka terhenti
"Gak usah bi! Biar mereka aja. Lagian itu hukuman yang cocok buat mereka berdua." Ujar Rachel yang baru saja datang.
"Cocok dari mananya ferguso??" Teriak Nana kesal. dibalas acuh oleh Rachel
"Lo kayaknya ada dendam pribadi sama kita ya hel?!" Tanya Nata esmosi
"Dendam pribadi mana ada kata kita!" Tekan Rachel pada kata kita yang diucapkan Nata.
"Tahan nat tahan!" Batin Nata menahan emosi pada Rachel.
"Jangan dibantuin bi!" Tegas Rachel lalu berjalan pergi meninggalkan mereka bertiga.
Bibi menatap Nata dan Nana bergantian "maaf non," kata bibi meminta maaf. Nata dan Nana menganguk
"Gak papa bi," balas Duo N
"Kalo gitu bibi ke dapur dulu mau buatin minuman pasti kalian capek,"
"Iya bi, makasih,"
"Sama sama." Bibi pun meningglkan Duo N.
Nata melempar pel yang ia pegang dengan kasar.
"Anjir dikira kita pembantu kali!" Dengus Nata. Nana menggeleng lalu duduk di atas sofa
"Lo ngapa jadi duduk?!" Tanya Nata.
"Cape, kesel, sebel, pengen Rafa," balas Nana dan tersenyum malu saat mengatakan Rafa. Nata mendengus bisanya ia memikirkan cowo disaat lagi keselnya! Namun itu memberikan nya suatu ide
KAMU SEDANG MEMBACA
RACHEL
Teen Fiction(FOLLOW SEBELUM MEMBACA!) Rachelia Clareta Adhitama gadis manja dan periang ketika sedang bersama keluarga dan para sahabatnya. Namun siapa sangka bahwa Rachel juga memiliki sifat dingin, kejam, sadis, cuek tak berbelas kasih jika sedang bersama ora...
