25

2.6K 122 7
                                        

Thanks you yg udh votment😍💙

"Hai Nana," sapanya.

Nana dan Rafa refleks menoleh, terlihat seorang pria berkisar umur 30thn. Dengan kumis tipis dan wajah yang cute tengah menyapa Nana dan juga memakai jaket warna hijau.

"Masnya siapa ya?" Tanya Nana sopan. Ayolah ojol di depannya sangat cute hingga Nana menatapnya tanpa berkedip.

Ojol yang belum di ketahui namanya tersenyum manis menjulurkan tangannya hendak berkenalan namun dengan kasar di tepis Rafa

"Apa lo? Mau pegang pegang? Sorry dia pacar gue!" Ujar Rafa ketus

Ojol itu tersenyum "tapi saya pacarnya mas," ucap ojol tersebut membuat Nana melongo

"Heh! Jangan ngadi ngadi lo!" Ucap Rafa agak terpancing

Nana memegang tangan Rafa merematnya halus agar Rafa tidak terpancing.

"Maaf mas tapi dia pacar saya," ucap Nana pada ojol tersebut.

Rafa tersenyum meremehkan. Ojol itu tetap tersenyum menyodorkan paper bag dan juga bungga pada Nana

Rafa melotot melihat paper bag itu dan juga bunganya

"Buat apa?" Tanya Nana

"Buat kamu," jawab ojol itu

Rafa mendorong paper bag itu dan juga bunganya "heh! Apa apaan nih ngasih ngasih ke pacar orang!"

"Saya emang bukan pacarnya mas, tapi ini amanah dari pacar sebenarnya."

Rafa hampir hendak menonjok orang tersebut karena membohonginya dan juga mengaku ngaku pacar Nana. Dengan sigap Nana memeluk Rafa

"Masnya mending pergi deh, itu juga bawa pergi. Saya cuma punya 1 pacar gak ada yang lain!" Ucap Nana menengahi

"Tapi,"

"Pergi!" Tekan Nana. Ojol itu menganguk lalu pergi sambil membawa kembali paper bag dan bunganya.

Nana mendongak ke atas untuk melihat wajah Rafa lalu menangkupkan tangannya pada pipi Rafa "percaya deh sama aku, pacar aku cuma kamu." Ucap Nana lembut pada Rafa

Rafa diam memalingkan wajahnya ke arah lain "pulang." Ucap Rafa tanpa melihat ke Nana

"Raf, kamu marah?" Tanya Nana sambil terus berjalan di samping Rafa

"Ngak." Balas Rafa. Nana mengerucutkan bibirnya

"Kalo ngak kenapa balasnya singkat sih?!" Gerutu Nana

Rafa tetap diam ketika sudah sampai di depan mobil Rafa membuka kan pintu sampingnya lalu menyuruh Nana masuk

Nana masuk tapi menahan pintu yang hendak di tutup Rafa "jangan marah dong Raf, kan aku ngak kenal dia," ucap Nana

"Rafa melepaskan tangan Nana di pintu lalu menutupnya. Nana menghela napasnya

Rafa masuk ke dalam mobil memakai sealtbeat tanpa menatap Nana

"Pakai sealtbeatnya." Titah Rafa memutar mobilnya keluar dari parkiran

"Gak. Aku gak mau pake sebelum kamu maafin." Ucap Nana

Rafa mengusah nafasnya mendekatkan diri pada Nana membuat Nana kalang kabut karena jarak mereka yang cukup dekat. Nana memejamkan matanya ketika Rafa semakin mendekat

Rafa menjitak kepala Nana membuat sang empu membuka matanya

"Ngapa tutup mata?" Tanya Rafa kembali ke tempat duduknya

RACHELTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang