Jungkook sama Lisa itu sahabat dari orok, sebelum jadi bayi kali. Eh ga Deng, maksudnya orang tuanya sama-sama sahabatan.
Dan gara-gara ini, si Lisa nempel banget Ama Jungkook.
Lisa selalu minta tolong ke Jungkook, dan Jungkook juga minta tolong ke Lisa. Kek simbiosis mutualisme gitu lah.
Mereka selalu bareng, kek perangko.
Dan ga ada persahabatan cewek sama cowok yang murni ga ada rasa kan?
Kalau pun, paling ada salah satu di antara mereka yang punya rasa, bener gak? Kalau pun enggak, pasti dulu pernah
Cuih sotoy banget gue.
Disini Lisa yang jadi salah satu dari mereka.
Lisa sayang sama Jungkook.
Lebih dari sahabat.
Sedangkan Jungkook?
Hanya Kei yang tau, hehe.
——
"Lis, gue pen cerita deh" Ucap Jungkook lalu duduk disamping Lisa sambil menyenderkan bahunya.
Lisa menengok.
"Cerita apan Kook?" Balas Lisa.
"Ada seseorang yang lu suka gak?" Tanya Jungkook.
"Ya adalah, emang mau cerita apaan si?" Jawab Lisa.
"Gue lagi mau nembak seseorang nih, tapi jangan kasi tau sapa-sapa. Jan lambe lu" Ucapnya lalu menegakkan posisi duduknya.
"Siapa?" Tanya Lisa heran. Ini pertama kalinya Jungkook cerita hal kaya gini.
"...Eunha" Bisik Jungkook. Lisa meringis dalam hati.
"Oohh"
"Lu suka sama siapa? Pasti Eunwoo Eunwoo itu ya? Bener kan?" Sahut Jungkook.
Lisa menggigit bibir bawahnya. Lalu menghela napas pelan.
"Kook, keknya gue lagi ga enak badan deh, izinin gue ya? Gue mau pulang dulu. Dah. Semangat ya." Ucap Lisa lalu segera mengambil tasnya dan pergi dari sana.
Di sisi lain, Jungkook masih menatap kepergian Lisa. Apa ia salah bicara?
——
"Woo... Nanti ke rumah gue ya? Pliss... Hiks" Ucap Lisa di telepon. Ia sedang berada di mobilnya sekarang.
"Lo kenapa Lis? Lo nangis?" Sahut Eunwoo khawatir.
"Hiks.. nanti aja gue cerita ke elo... Oke? Bye.." Ucap Lisa lalu menutup panggilan tersebut.
——
"Lis? Gue masuk ya?" Tanya Eunwoo dari luar.
Mendengar tidak ada sahutan, Eunwoo lalu membuka pintu kamar Lisa. Dan menemukan Lisa sedang memeluk lututnya di atas kasur.
Eunwoo lalu menghampiri Lisa.
"Lis?" Tanyanya lembut. Ia mendengar isakan isakan kecil yang dikeluarkan Lisa.
Ia lalu mengusap lembut puncak rambut Lisa, dan membawa kepala tersebut ke dadanya, dan memeluknya.
Lalu Lisa membalas.
Mendengar tangisan Lisa mereda, ia lalu mencium puncak kepala Lisa dengan sayang.
Lisa lalu mendongak, menatap wajah tampan Eunwoo.
"Lo kenapa? Cerita sama gue" Tanya Eunwoo.
Lisa menarik napas dalam-dalam, dan menghembuskannya perlahan.
"Woo... Lo tau kan? Gue suka sama Jungkook?" Eunwoo mengangguk.
"Tadi pas istirahat... Dia cerita ke gue... Dia mau nembak seseorang. Dan gue nanya, dia mau nembak siapa, terus dia jawab, dia... Mau nembak Eunha... Sahabat gue Woo..." Ucap Lisa lalu menunduk.
Eunwoo lalu memeluk Lisa lagi. Menyalurkan perasaannya.
"Coba Lo pikir. Eunha sahabat Lo, dan dia tau Lo suka sama Jungkook. Dia pasti ga bakal Nerima kan?" Ucap Eunwoo lembut.
Lisa terdiam beberapa saat.
Lalu kembali memeluk Eunwoo dengan erat.
"Iya juga sih..." Lisa mengangguk.
"Jadi Lo gausah sedih lagi ya? Senyum lagi coba" Eunwoo meletakkan tangannya di kedua ujung bibir Lisa dan menariknya ke atas.
Lalu Lisa tersenyum.
"Makasih ya Woo, gara-gara Lo, gue jadi ngerasa mendingan" Lisa memeluk Eunwoo singkat.
"Sama-sama, nonton film aja yok Lis" Ajak Eunwoo lalu mengambil remote TV yang berada di atas kasur Lisa.
Lisa mendelik.
"Yang punya kamar siapa, yang ngajak siapa" Lalu merebahkan kepalanya di atas bantal.
Eunwoo terkekeh. Lalu ikut merebahkan kepalanya di samping Lisa.
Dengan tangan Lisa yang memainkan rambutnya.
——
Di tengah film, Lisa mendengar suara notifikasi dari hapenya. Ia lalu mengeceknya, dan menemukan kontak Jungkook disana.
Kook
Lis?
Bisa ketemu di taman depan rumah Lo ga?
Gue mau ngasih kabar nih
Kabar apaan?
Emang harus?
Kook
Ya haruslah
Lo kan satu-satunya sahabat cewe gue
Lisa lalu tersenyum miris.
Kapan?
Sekarang
Ya?
Gue tunggu
[Read]
Lisa lalu menatap Eunwoo.
"Woo.. gue diajak ketemuan sama Jungkook, gimana?" Tanya Lisa. Eunwoo lalu menyahut.
"Dateng aja. Dia mau ngapain lagi?" Tanya Eunwoo balik. Lisa mengangkat bahunya.
"Gatau Woo, cuma mau ngasih kabar, gatau apaan" Lalu Eunwoo mengangguk.
"Mau gue temenin?" Tanya Eunwoo lagi.
"Gausah deh Woo, cuma taman depan doang kok." Jawab Lisa lalu menyipitkan matanya.
"Aciee, cemburu ya Lo? Iya tau kok gue banyak yang suka" Goda Lisa sambil menaik turunkan alisnya.
Eunwoo hanya mendengus lalu tersenyum tipis. Se-enggaknya Lisa udah ga kaya tadi, pikirnya.
"Yaudah Sono, pergi" Usir Eunwoo.
Lisa mendelik.
"Ngusir gue Lo? Inikan kamar gue" Ucap Lisa kesal.
"Iya gue ngusir. Dah sana" Ucap Eunwoo lalu mendorong Lisa keluar.
Lisa berdecak lalu meninggalkan kamar tersebut.
Di dalam kamar Lisa, Eunwoo mempunyai firasat yang tidak enak.
—Cuma Temen—
-END-
Plis gue lagi bucin Eunwoo:( helep
-Kei
KAMU SEDANG MEMBACA
Lalisa And Him
FanfictionJust a Fanfiction about Lalisa's Oneshot. [!] Lapak kegabutan ! ©dapethidayah
