Something
Typo!!!
Ini sudah hari ke 5 Jimin di apartemen Yoongi, kenapa ia tak pulang? Jawaban nya Yoongi yang tak membiarkan Jimin pulang walaupun dulu ia sempat mengusir Jimin. Soal hubungan, mereka lebih terlihat seperti teman ketimbang sepasang kekasih.
Hari ini rencana Jimin akan ikut ke Caffe Seokjin untuk menemani Yoongi bekerja. Dengan susah payah membujuk Yoongi akhirnya ia mengijinkan Jimin untuk ikut.
"Hyung aku datang! " Seokjin yang tengah membersihkan meja menoleh kan pandangan nya saat mendengar suara Yoongi.
"Ada Jimin juga? "
"Nee Jin hyung aku ingin membantu Yoongi hyung sekalian untuk belajar bekerja sendiri. " jawab Jimin dengan senyuman manis nya, membuat beberapa gadis yang tengah nongkrong di Caffe itu menatap Jimin penuh puja. Melihat itu Jimin melirik Yoongi sekilas ingin melihat reaksi yang di berikan Namja pucat yang menyandang status sebagai kekasih nya. Jimin mengerucut kan bibirnya kesal pasal nya Yoongi tak memberikan reaksi apapun. Tetap sama, lempeng.
"Kalau begitu Yoon ajari Jimin. " ucap Seokjin dan mendapat anggukan dari Yoongi. Oh iya soal kasir Jin yang menjadi kasir tapi juga merangkap jadi koki sedang kan Yoongi hanya jadi pelayan biasa. Bukan nya Seokjin tak mau menjadikan Yoongi kasir tapi karna Yoongi selalu menolak.
"Ah liat pelayan itu manis sekali! " bisik seorang gadis saat melihat Jimin tengah membawa beberapa pesanan pelanggan.
"Saat dia kemari aku akan meminta nomer ponsel nya. " lanjut gadis itu dan di angguki oleh teman-teman nya.
"Permisi ini pesanan nya. " ucap Jimin sopan, sedang kan Yoongi hanya diam kembali fokus membereskan meja.
"Oppa.... Kau sangat tampan, boleh aku minta nomer ponsel mu? " sebenarnya Jimin sedikit kaget dengan perlakuan gadis itu. Jimin kembali melirik Yoongi yang tiba-tiba berhenti dari kegiatan nya.
"Ah nee boleh. " mendengar jawaban Jimin sontak membuat Yoongi mengalihkan pandangannya pada Jimin dan segerombolan gadis itu.
"Tulis sendiri. " gadis itu pun menyerahkan ponsel nya pada Jimin, baru saja tangan nya ingin menerima ponsel itu sebuah tangan pucat dan berurat sudah lebih dahulu mengambil nya.
"Kembali bekerja Park dan kalian jangan pernah berpikiran untuk mendekati kekasih ku. " memang nada bicara Yoongi terdengar datar tapi hal itu sukses membuat semua orang diam termasuk Jimin. Setelah mengembalikan ponsel gadis itu Yoongi pun menyeret Jimin keruangan tempat ia biasa mengganti baju.
"Oooo..... Sepertinya akan ada perang. " Seokjin terkekeh pelan melihat yang Yoongi lakukan tadi lalu memilih membalik papan bertuliskan OPEN menjadi CLOSED.
Yoongi mendorong tubuh Jimin ke dinding lalu mengurung Jimin dengan cara meletakkan kedua tangan nya di sisi kepala Jimin.
"Kau sengaja bukan? " Yoongi menatap tajam Jimin hal itu sukses membuat nyali Jimin ciut. Niat yang tadinya ingin bercanda malah membuat singa yang sedang tidur marah.
"Aku hanya ingin melihat hyung cemburu atau tidak. " cicit Jimin.
"Kau tau itu kekanakan Jimin. " Jimin menunduk dalam tak berani menatap mata tajam itu.
"Liat aku! " dengan perlahan Jimin mendongak kan kepalanya dan bertemu langsung dengan tatapan yang lebih lembut dari sebelumnya.
"Aku cemburu, maaf. " Yoongi meletakkan kepalanya di bahu Jimin, menghirup aroma tubuh Jimin yang manis. Jimin sendiri hanya bisa mengerjap kan matanya bingung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Something (Yoonmin) - END
FanfictionMenceritakan tentang seorang Namja indigo bernama Min Yoongi. Sejak kecil ia di kucilkan karna kemampuan aneh nya itu. Dirinya juga selalu menjadi bahan bullyng di sekolahnya. Saat memasuki masa SMA dirinya jatuh Cinta pada seorang Namja bernama Par...
