"Lynne dengar ni mummy nak cakap ."Lynne yang sedar dia akan dibebel lebih lama mula baring sambil menutup mata .
"Mummy baru tahu tentang hal kamu pergi kelab malam tu dan mummy tahu benda tu tak betul . Ada orang fitnah kamu ? Ada orang buli kamu tentang hal tu ? "
Lynne senyap tidak membalas sebaliknya dia menggeleng kepala tanda tidak percaya akan perkara yang dia dengar . Perkara mengenai kelab malam tu sudah berlalu selama hampir 3 minggu tapi ibunya baru sahaja tahu .
Orang tua . Ya , itulah perkataan yang muncul di dalam benak fikiran Lynne sebaik sahaja mendengar kata-kata ibunya yang lambat mengetahui hal kelab malam itu .
"Haih kamu ni . Mummy ni dekat Jepun jadi tak dapat nak serang kamu punya universiti . "
Semakin panjang bebelan ibunya , semakin berat mata Lynne . Dia yang semakin rasa mengantuk terus sahaja hampir terlelap .
"Lynne ! Kamu dengar ke tidak ni !?"
Lynne tersentak . Dia bangkit daripada baring supaya tidak terlelap . Dia dengan gelabah mengambil telefon pintar yang sedang terdampar di meja belajarnya .
"Ye , Lynne dengar . " Lynne menjawab acuh tak acuh .
"Mummy tanya ni daddy dah tahu ke belum ? "
Lynne yang tadinya sudah gelabah semakin gelabah . Kalau ayahnya tahu tentang hal ini memang habis dia dimarahi .
Ayahnya sibuk dengan restoren hotel milik keluarga mereka jadi dia tiada masa untuk bermain media sosial sebab itulah ayahnya masih belum tahu akan hal ini .
"Sudah . Dia kata yang dia dah bincang dengan Prof dan hal ini dah selesaikan salah faham cuma tulah mulut manusia susah nak tutup . "
Lynne menipu dengan penuh rasa bersalah . Bukan tidak mahu ibu bapanya masuk campur akan hal kehidupannya tapi dia tidak mahu kedua orang tuanya risau .
"Hmm.. baguslah kalau begitu . Kalau macam tu mummy pergi dulu . "
"Ok bye mummy . "
Panggilan telefon yang berlangsung selama hampir sejam itu ditutup . Lynne menghela nafas lega . Nasib ibunya berada di Jepun . Kalau dia masih di sini pasti ibunya sudah datang menyerang pergi ke bilik Prof .
"Lynne ! " Suara Cella bergema kuat di dalam dorm mereka yang sunyi sepi .
"Ye aku datang . Sabar kejap . "
---
"Betul ke Hotboyz nak tolong ? " Suara Carol penuh curiga . Yelah Hotboyz mana pernah suka tentang hal-hal prank ini .
"Kalau dia tak tolong aku nak lempar dia punya Xbox . "
Lynne ketawa jahat bersama riak wajah menyeramkan . Prankers pandang Lynne dengan wajah yang tidak percaya padahal dia hanya bergurau .
"Wei aku bergurau jangan percaya sangat ."
Wajah yang tadinya menyeramkan kembali polos . Kata-kata yang Lynne keluarkan membuatkan Prankers menghela nafas lega . Lynne agak gila orangnya jadi mereka percaya yang dia betul-betul ingin membuang Xbox milik Zack .
"Maaf lambat ." Suara teguran Adam yang garau itu membuatkan semua ahli Prankers menoleh .
"Ok jom tanpa berlengah mulakan prank ni !" Jerit Mitchel bersemangat . Pasal prank bukan main ye dia bersemangat .
ANDA SEDANG MEMBACA
The School Rival And TSR 2 ; Past Vs Present
Teen Fiction[2018/2020] The School Rival ; Prankers sekumpulan gadis yang terkenal kerana mereka selalu melakukan prank . Kalau famous mesti banyak haters , kan ? Hot boyz , Bae dan Miss Beautiful antara haters Prankers . Siapa tidak kenal dengan kumpulan ni...
