"Just say Thankyou for God, and everything always be okay."
-Leece
~•~
"Nanti malam kita berdua akan makan malam di luar, Jisoo-ah," ujar Junmyeon ketika Jisoo tepat di depannya yang sedang merapikan dasinya.
"Oh? Kemana?" tanya Jisoo yang sembari menatap Junmyeon, gadis itu mundur selangkah setelah selesai merapikan dasi milik Junmyeon.
"Kau hanya perlu ikut saja," lalu Junmyeon mengacak surai Jisoo yang sudah di sisir rapi oleh gadis itu.
"Junmyeon-ah, kau tidak perlu mengacak rambut ku!" pekik Jisoo yang kesal bukan main dengan tingkah Junmyeon yang mengacak rambut rapinya.
Hingga tepat di senja yang membuat langit menjadi berwarna orange, Jisoo mendapatkan sebuah paket yang isinya berupa gaun pendek cantik dengan high heels manis yang menjadi temannya di dalam kotak itu.
Choi Junmyeon
Kau suka gaunnya? Pakailah itu saat makan malam nanti, Jisoo-ah. Dan dandan yang cantiklah. Aku jemput pukul 7pm.
Mendapatkan pesan seperti itu dari Junmyeon, Jisoo langsung bergegas untuk berdandan karena tak ingin membuat Junmyeon menjadi kesal karena menunggu lama dirinya.
Choi Junmyeon
Turunlah, aku sudah sampai di halaman rumah.
Dan Jisoo langsung menuruti titah Junmyeon. Dirinya terus berjalan dengan sedikit tergesa-gesa karena takut ketahuan oleh Chenle kecil yang akan memberikannya 1001 pertanyaan yang membutuhkan waktu lama untuk menjawabnya.
"Mau kemana, eonni?" tanya Jennie kepada Jisoo yang terlihat sangat cantik sekali malam ini.
"Pergi bersama Junmyeon oppa ke suatu tempat," ujar Jisoo sembari memperhatikan jamnya dan terus saja berjalan dengan sedikit berlari.
"Aku pergi dulu!" pekik Jisoo yang kemudian menutup rapat pintunya.
"Semuanya! Ayo kita bergegas!" pekik Jennie kepada semua orang yang ada di lantai dua. Jennie sendiri langsung pergi ke kamar Jongin untuk masuk ke walk in closet pria itu guna mengganti baju yang lebih layak.
"Pasti akan sangat romantis sekali nanti. Wahh, aku sangat iri," ujar Lalisa yang terlihat semangat namun berujar dengan nada yang sedikit lemas.
Sehun merangkul bahu gadis itu. "Kau mau yang lebih romantis? Nanti aku akan melamar mu di tengah-tengah konser idola mu, Lisa-ah," Lalisa langsung mencubit perut Sehun ketika dirinya mendengar Sehun yang main omong seenaknya saja.
"Itu tidak romantis sama sekali. Aku ingin ka—ah seseorang melamar ku di tengah-tengah sungai Han lalu menyewa penuh satu kapal pesiar," ujar Lalisa yang kemudian berjalan lebih dulu meninggalkan Sehun yang terdiam di tempat sembari tersenyum menatap gadis itu.
"Kalau begitu mari kita ke sungai Han," ujar Sehun pelan kemudian berjalan menyusul Lalisa dengan sedikit berlari.
Kini, beberapa mobil itu sudah terpakir rapi di belakang gedung restaurant yang isinya disewa penuh oleh Junmyeon demi kelancaran acara yang sudah ia siapkan satu hari sebelum Jongin memutuskan untuk melamar Jennie di pesta kecil-kecilan yang diadakan di belakang rumah sepekan yang lalu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Arranged Marriage [Blackxo vers.]
FanfictionTentang dua keluarga kaya raya yang saling menjodohkan anak mereka. Ranks on : #1 on blackpinkxexo 210715
![Arranged Marriage [Blackxo vers.]](https://img.wattpad.com/cover/231454367-64-k195368.jpg)